Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2020) - page 2

Ungkapan

Tulisan ini menceritakan sesuatu
Bumi kering tak berisi hati
tak ada sesuatu yang datang bersiul
sunyi bisu menyayat jiwa

Saat bulan berusaha bersinar
matahari berusaha membantu
saat itu sang Dewi datang
menyapa bumi lewat mega luas

Bumi mendendangkan syair
mengisyaratkan hati
memberi nada yang merdu
bergema, menyapa melodi yang tertidur

Saat nada dijuluki pria, melodi adalah wanitanya
saat >>...

~ 5 ~

Malam Kelam

Senja merona
Menandakan petang datang
Hewan malam pun mulai menyanyikan lagu

Kala temaram mulai menyeruak
Sunyi mulai senyap
Ditemani lentera temaram

Aku terbujur dalam kesunyian
Lamunan menerawang
Ke kerinduan yang mendalam

Rindu yang tak kunjung tersampaikan
Semakin dalam

~ 5 ~

Riuh di malam hari

Tak kusangka
Angin malam membuat ku tak tenang
Dinginnya malam terasa mencekam
Terhempas kan kesunyian yang begitu mendalam

Untuk kesekian kalinya
Ku tuliskan surat rindu
Namun bukan sembarang rindu
Karena terlepas dari belenggu nafsu

Siulan burung gagak
Tangisan seorang bayi
Dan alunan gitar tua
Menyatu harmoni dalam sukma

Akan ku tunggu pagi menjelang
Melepas sebuah kesunyian
Menyambut datangnya >>...

~ 3 ~

Terjebak malam

Kala malam semakin larut
Aku terbujur dalam kesunyian
Kerinduan malah semakin akut
Entah kapan terbalaskan
.
Semakin malam
Mulut bungkam
Mata terpejam
Tenggelam
.
Kala aku bangun pagi
Mentari menyambut hari
Aku lupa tentang rindu semalam
Temaram
.
Kembali malam
Lamunanku jauh menerawang
Rindu terkenang
Semakin dalam

~ 4 ~

Rindu yang hangus terbakar

Tatkala hari ini aku terpenjam,
menantikan siang berganti malam,
namun bayangmu selalu terngiung-ngiung,

didalam kalbu, tak terganti tak tertutupi sunyi,
dirimu yang selalu ada,
ada dalam setiap ingatan,
namun rasa ini tak terlampiaskan,
karena terbentur waktu dan lautan,
hanya terbiaskan dalam angan

rindu ini terkadang menyiksa seperti duri,
menyentuh hangat bagai mentari,
membelai layaknya jemari jari,
namun >>...

~ 4 ~

Bencana asap

Tiada asap tanpa api
Hutan kami telah dikebiri
Dengan cara yg tak manusiawi
Oleh orang-orang berdasi

Mereka musnakan dengan api
tanpa memikirkan hidup kami
Asap telah melanda ke seluruh negri
Tiada lagi oksigen yg kami konsumsi

Bisa bisa kami akan mati
Asap memberi banyak rugi
Paru-paru diserang tanpa negosiasi
anak-anak menjerit sampai ke hati
Beraktifitas di >>...

~ 5 ~

Tentang massa

Pernah ingin kembali
Namun itu tak mungkin lagi
Sebab semua sudah tak ada lagi
Sedangkan aku masih disini
Mencari cerita kembali
Tetapi itu hanya khayalan
Yang pernah aku dambakan
Bersama-sama menciptakan masa
Yang tertunda dulu
Dan kini engkau sudah berlaku
Bahkan engkau tak akan pernah tahu
Di sini aku masih menunggu
Saat-saat seperti dulu bersama >>...

~ 5 ~

Hari terindah

Hari terindah
Adalah hari dimana engkau bersamaku
Ketika hari hujan mendinginkan udara
Kau hangatkan aku dengan pelukmu
Ketika hari kemarau terik
Kau sejukan aku lewat senyummu

Hari terindah adalah ketika engkau bersamaku
Ketika aku gagal
Kau kuatkan aku lewat tatapan lembutmu
Ketika aku berhasil
Engkau lembutkan hatiku dengan ciuman

Hari terindah adalah ketika engkau bersamaku
Menyaksikan kita >>...

~ 5 ~

Kekasih

Semalam aku bermimpi
Didalam mimpiku aku bertemu seorang bidadari cantik
Yg dikirim oleh tuhan untuk menemani hidupku
Alangkah beruntungnya aku

Namun waktu terus berlalu
Dulu bibirmu yg mungil
Yg selalu memancarkan senyuman
Kini membiru dan terpaku
Dulu parasmu yg cantik
Berbalut dgn make up
Kini memudar dan memucat
Dan dulu badanmu yg elok
Kini terbungkus kain >>...

~ 3 ~

TAK BERBEDA

Pagi sejuk sepi
Siang panas meradang
Malam dingin mencekam

Kosong
Pusing berdenging
Sepi tak bertepi

Bulan tersenyum memanggil
Menawarkan asa
Bintang berkedip merestui
Sesampainya di sana..

Hhmm..
Tak berbeda..

~ 6 ~

BIAS RINDU

Rindu ini terpaut olehmu
Namun Semuanya bias
Abstrak tak bermakna
Rindu ini bertuan padamu
Namun Semuanya hampa
Gelisah tak berujung

Rindu ini milikmu
Aku sematkan pada pelangi jingga
Yang membentang dibatas horizan
Agar kau tau tau
disini aku meriduimu

Meski hanya tersamar
Namun Kisah kita belumlah usai
Saat ini disini
Aku tetap menantimu hingga titik >>...

~ 4 ~

LARA SENJA (tentang masa lalu yang kelam)

Kita pernah melihat hal yang sama meski tak saling melihat.
Tiga tahun hati melunak keringat berdarah.
Untuk likunya kita perjuangkan, berpaut mesrah.
Melawan waktu, melawan dunia.
Pun baranya bersama kita kibas pada mereka (keluarga).
Akan cinta belaka.

Dikau lembut benih denyut sugmaku. Akalmu laksana bulan.
Berangan lekas kahyangan; di indah bola matamu.

Lalu bersama senja dan angin >>...

~ 0 ~

Kini dan Nanti

Dewasa adalah tujuan utama
mencari jiwa agar mudah diberi nama
terkadang maknanya sedikit salah
melampaui kisah sedikit resah

kini aku sudah tak biasa
kini aku sudah tak merasa
bersama mereka disela lara
hidup di pinggir kota
berbagi cerita bersama di teman lama

kini aku berkaca
bukan saatnya aku bercanda
dulu aku sering berjalan tanpa arah
dulu aku >>...

~ 0 ~

Penampikan

Tanpa kau minta

Aku suguhkan raga

Tanpa kau minta

Aku hidangkan jiwa

Tanpa kau minta

Aku sajikan asmaraloka

Tanpa kau iba tiada kau memeka

Malah kau minta asa-ku dipusara

~ 0 ~

SORE

Kau bawa ikatan setumpuk bunga di tangan
Menyebarkannya pada langit senja
Berharap ia akan menyampaikannya pada sang waktu
Sebuah goresan sarat akan makna kau lukiskan
Sebuah kata “ya” yang kemungkinan akan menjadi nyata
Dan sebuah kata “mungkin” yang harus tersemogakan
Seakan engkau berharap
Bahwa ratusan tahun nanti
Dimulai dari sekarang
Semua tidak akan pernah hilang
>...

~ 0 ~

Permataku yang hilang

Aku hanya sekeping rasa
Yang kemudian menjelma menjadi sebuah asa
Asa yg dulu pernah di bangun bersama
Sebelum Akhir nya dia pergi meninggalkan jejak yg ku sebut luka.

~ 0 ~

Idul Adha

Sepuluh dzulhijjah
Malam takbir berkumandang
Surau penuh dengan suara takbiran
Pagi bergegas
Para manusia menjalankan sholat
Menjadi barisan berkumandang
Kelak selesai
Jeritan hewan menggema gema
Takut berpisah dengan tuan dan kawan

~ 0 ~

Pejuang ibu pertiwi(TNI)

Menunggu mu
Seperti menunggu
Ajat mejemput ku..
Bertahun tahun ku lewati
Berbulan bulan hingga
Berhari hari
Namun tak kunjung ku temui
Dulu kita di pisahkan oleh jarak
Dan di lengkapi oleh pertengkaran
Yang Sudah ku lalui
Hingga kita sudah di satukan di kota yang sama
Namun tak >>...

~ 0 ~

Otak Mati

Mereka cakap kalau bengap hisap rokok,
Lelaki itu dimarahi ambil vape,
Sedut sampai tenang,
Bertenaga minum redbull,
Tak berguna ambil dadah,
Sampai otak mati,
Biar engkau mati,
Kataku baik berhenti dari bunuh diri.

Sayang diri.

~ 0 ~

Do’akanlah ibu..

Ibu…
Anakmu sedang bimbang..
Pikirannya buncah bu..
Dia lelah memikirkan hidupnya…

Ibu…
Apakah tuhan menyia-nyia doa kita bu..?
Apa kita kurang tawakal…
Atau kah kita tak pernah bersyukur…

Ibu…
Kenapa cobaan tak pernah berhenti mendera bu?

Aku selalu meminta kepada-Nya sehabis sujudku bu..
Aku slalu memohon hari yg terang di kemudian hari..
Aku selalu memohon untuk kebahagian keluarga >>...

~ 0 ~
Page 2 of 31:< 1 2 3 4 5 > Last