Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Sedih dibawah. Atau ke Daftar Isi.
Kirim Puisi Sekarang

84 Puisi Sedih Ini Bikin Nangis ~ Benar2 Memilukan

Puisi Sedih adalah kumpulan puisi pendek tentang kesedihan karena cinta, sedih untuk orang-orang tercinta sebagai contoh puisi sedih untuk ibu, yang mana kesedihannya tak berkesudahan dan banyak yang malah mendatangkan penyakit rohani, akan tetapi rasa sedih yang mampu disalurkan dengan baik akan menjadi model terapi masa kini yang cukup efektif justeru untuk keluar dari depresi. Puisi Sedih adalah ajang menyalurkan segala kepenatan hati, sedihnya kita menghadapi sesuatu pengalaman, kepedihan yang tak terbantahkan dan tak terkira. Kesedihanku menjelma jadi mutiara-mutiara indah kata yang berkilauan sepanjang derai air mata.

Puisi Sedih Bergambar

Puisi Sedih

Puisi Sedih bergambar diatas berjudul Iklim Jiwa karya Maximilian

Kumpulan Puisi Sedih Hingga 2020

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Sedih dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Sedih yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2020.

Andam Karam

Di sudut kota menunggumu
Wahai penikmat angka
Kuhitung barisan mobil tua
Tidak sepandai saat dikau menghitungnya

Di sudut kota bersamamu
Sekarang terasa senyap
Tak dapat diriku menatap
Saat dirimu tidam bisa menetap

Bersamamu di langit yang sama
Sebuah lingkaran kenangan lama
Masih bisa berkutik akan rasa
Berbincang mengeni mimpi bagaskara

Berjauhan denganmu
Serasa berbeda alam
Semua yang terukir >>...

0

Kemustahilan Itu Kamu

Aku adalah detak detik jam yang semakin
bertambah nilainya dan kembali lagi ke satu
lalu dua dan berlanjut,

Dan engkau adalah angka fana tiga belas
yang tak kunjung ada dalam perjalananku,
Seberapa banyak ku berputar,
Tak ada engkau bukan ?

0

pesan buat bidadaraku

assalamualaikum,
itu kau ?
apa khabar ?
ku harap kau dapat membaca surat hati ini

aku baik saja,
duduk bersebelahan dengan jendela yang
diliputi salju,
aku baik saja,
melihat kearah luar dengan harapan yang aku
akan kau kunjung,

dengan membawa sekuntum bunga kamelia,
dengan membawa sebentuk cincin tidak bertakhtakan berlian,
atau apa pun yang kau punya >>...

0

Teman Khayalan

Banyak waktu yang telah ku lalui
Dalam sebuah ruang yang tak pernah terkunci
Aku… selalu sendiri disini
Bersama kertas dan pena yang menemani

Kehadiranmu menyejukkan hati
Melengkapi ruangan ini yang tak ramai
Membuat kesepian ku terasa hilang
Meski hanyalah khayalan belaka

0

Nestapa Asmara

Pagi, mengejar siang
Petang, menanti sore tenggelam
Senja membalut rindu
Tak ada kabar untukku
Sembilu berbisik ragu
Ragu akan kepalsuanmu
Ku bujuk…
Ku rayu…
Lagi, dan lagi…
Semua tinggal ilusi
Denganmu, aku memahat senyum
Denganmu aku, menolak waktu
Mingguku berbunga
Lusaku usang, berantakan
Bak renyahnya pecahan kaca
Kau tinggalkan serpihan
Tanpa, menyapunya
Bekas ini masih >>...

0

Daftar Puisi Sedih Terbaik

Jika dalam 84 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Sahabat yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Ulang Tahun cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Sedih (termasuk puisi karya Dimas Arinto Prabowo diatas) akan kami rapikan, termasuk jika ada typo. Hal ini guna menjaga kredibilitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan nilai pada fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Nestapa Asmara" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Sedih terbaik.

Pemaknaan Puisi Sedih Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Nestapa Asmara" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 1 Bait oleh Dimas Arinto Prabowo mampu membuat kami mengerti apa arti Sedih baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Sedih lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberikan pendapat guna perkembangan dunia sastra indonesia.

Puisi Sedih menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Tangisan Ibu Pertiwi

Kulihat ibu Pertiwi sedang menanggung kesakitan diatas tanah ini.
Tanah kering kerontang tanpa bakti putra putrinya.
Ibu Pertiwi kau tampak murung kusam dan gusar.
Hutanmu kini tak lagi rimbun.

Aliran sungaimu kini tak sejernih dulu lagi.
Kekayaan alam menjadi corak yang tak terkalahkan habis ditelan masa.
Kini ibu Pertiwi sedang bersedih.
Ibu Pertiwi nafasmu kini semakin >>...

6

Pamit

Hey kemarilah sebentar aku ingin bermain denganmu berlarian memutari edelweis basah dipagi ini.
Temani aku setidaknya sebelum kabut itu datang dan menenggelamkanku lagi.

Aku ingin menghilang dengan atau tanpa dirimu,
Diantara dingin dan nyanyian bisu tempat ini.
Aku ingin berjalan menyusuri keabadian yang sunyi
Membawa kotak kecil penuh emosi yang tidak seorangpun tahu isi >>...

0

Ku tak ingin

Ku tak ingin
Kau seindah pelangi
Karena indah nya hanya sesaat lalu hilang pergi

Ku tak ingin
Kau menjadi rembulan
Karena rembulan hanya hadir di gelapnya malam

Ku tak ingin kau seperti dia
Yang datang penuh cinta
Lalu pergi meninggalkan luka

0

Bidadari Jangan Bersedih

Kini langit kembali menangis…
Kulihat dirimu menangis…
Hati ini rasa ter- iris…

Ku tak kuasa melihat mu terpuruk…
Senyum yg hilang membuat ku seperti tertusuk…
Takkan kubiarkan keadaan kembali memburuk…

Kupastikan jika badai berani melanda…
Ia akan memberikan pelangi setelahnya…
Dirimu tak pantas untuk terluka…

Jika badai itu berani kembali…
Biar aku yang menantang nyali…!!!

0

Rindu Ayah

Ayah…
Aku rindu akan Kehadiranmu,
Rindu Suara Lantangmu.
Ayah…
Kehidupan Terlalu Pahit Untuk Dilalui tanpamu.
Perasaan tidak tenang yang menghampiri ketika malam.
ayah….
Kapan lagi Kita akan Berjumpa.
Kapan Lagi Kita Akan saling tegur sapa
Ayah…
Aku rindu Akn Hadirmu di kehidupan ini

0

Puisi Sedih Pilihan

Ke-84 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Sedih, Sahabat, Ulang Tahun atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Sedih kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis, yang telah mengirimkan puisi karya Leo Antu dan bersedia disejajarkan dengan puisi Sedih pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 1 Bait berjudul "Rindu Ayah" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Sedih

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Sedih ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Sahabat, Ulang Tahun atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Sedih berjudul "Rindu Ayah" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh Leo Antu pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Sedih para pembaca.

Penyesalan Dalam Penjara

SUARA HATI DALAM PENJARA

Besi putih berjejer rapat didepan ku
Batah merah bersusun rapi mengangkasa
Menutup indahnya kebebasan,
Indahnya cinta, kini tak lagi kurasakan
Hanya kerinduan yang bisa ku pendam
Cintaku kini sudah lenyap bersama para pendosa

Beku tak bernyawa,
Mengharap kebebasan mutlak dari sang penguasa
Memaksa pun percuma, hanya sakit yang menimpa

Biarkan >>...

0

Kekasih Hayalku

Hadirmu dikhayalku
Redakan setiap rindu
Kudekap dan kukecup keningmu
Puaskan hasrat ingin bertemu

Setiap kali kupejamkan mata
Kaulambaikan tangan padaku
Riang kau menyambut aku
Bahagia raut wajahmu

kaulah pesona hati yang kucari
Sering kutebak dalam perjalanan ini
Walau selalu salah tak letih kumencari
Disetiap labuhan cinta-cinta ini

aku bukanlah buaya
yang mudah mengucap cinta
walau kupunya banyak >>...

10

Hanya Angan

Didalam sejuta angan,
Terbentang luas harapan
Terbesit penuh khayalan
Terembat sesat ratusan alasan

Hanya didalam angan,
Mengeluh menjadi menyenangkan
Mengenyam pilu menjadi ketenangan
Merengkuh tangisan dalam candaan

Ya,meski hanya sebatas angan semata nan sesaat
Namun,bisa membuat mereka bahagia untuk sejenak

0

Ibu,Aku Rindu

Kaulah mentari hidupku
Penyemangat di hening kalbu
Karenamulah aku mampu
Menjalani hidup yang penuh lika-liku
Terpaku diri ini menahan rindu
Bila kau tak ada disisiku
Mengapa kau pergi dahulu
Tanpa menunggu daku
Tak bisa ku balas semua jasamu
Yang sangat berharga bagiku
Senyummu, bagaikan madu
Mengingatnya ku menangis pilu
Aku sangat merindukanmu
Bidadari surgaku
Wahai >>...

6

Senja yang sirna

Jika ijuk telah luruh
Mataku dalam terbenam
Antara pintu dan dua jendela tua
Kau masih tersenyum
Matamu yàng sedikit sayu
Jemarimu lihai berpita
Dan…..
Awanpun sedikit demi sedikit menelan terangmu
Seketika lunglai kakiku
Tàk bertulang
Tak berpori
Tak bernadi
Bahkan hàmpir mati
Mentari yang selalu kunanti
Kini pergi….
Hilang tak akan datang
Senjaku…..
Kau sirna >>...

10

Puisi Untuk Sedih

Sedih telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah Rea reo robin Hw., dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Sedih berjudul "Senja yang sirna" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Sedih.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Sedih, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Sedih adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Membuat Puisi Sedih

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Sedih singkat, ada juga tentang Sahabat, puisi untuk Ulang Tahun, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah 1 Bait Puisi berjudul "Senja yang sirna", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan Rea reo robin Hw..

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 84 Puisi Sedih yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

GUMAM

Ku rangkai kata dalam sebuah puisi lara,
Ku kemas duka dalam bejana siksa
ku jadikan sketsa hayal ku
untuk ku nikmati saat kelam ku menghampiri

torehan luka demi luka
silih berganti merongrong raga
ingin rasa menjerit membelah langit
namun apa daya, berbisik pun aku tak bergemit

kini…
aku termenung melukis dalam renungan
berkanfas hayal, berpenakan angan
>...

6

Permataku yang hilang

Aku hanya sekeping rasa
Yang kemudian menjelma menjadi sebuah asa
Asa yg dulu pernah di bangun bersama
Sebelum Akhir nya dia pergi meninggalkan jejak yg ku sebut luka.

7

bahagia yang hilang

seperti jernih embun pagi
mengalir menderu membasahi pipi
mengalir membawa seribu kesesakan di hati
isakan tak tertahan memecahkan keheningan
ketika hati berteriak karna segundah rasa
meraung karna seribu luka
tubuh terpaku diam tak berdaya
terpuruk karna dunia yang kejam
menyiksa dengan seribu kesedihan
oh … dunia dimanakah kebahagian itu
dimanakah kau menyembunyikannya
atau tak tersedia >>...

8

Malam Kelam

Magrib itu kau cumbu diriku dengan desir rindu
Gemerisik kota menghancurkan nyenyat yang kucipta diam-diam,
Kulantunkan ayat-ayat renjana pada bibir-bibir kubah,
Yang menggema pada dinding-dinding mushola,
Sebagian diriku risak,
Ada desir yang mengguncang hebat,
Lagi-lagi aku tercekat,
pada adzan yang menggaung di sudut-sudut kota,
atau pada tirai-tirai vishaka yang bergelantung di angkasa.
Sejujurnya, ingin kututup >>...

6
Page 1 of 5:1 2 3 4 > Last

Penggolongan Puisi Sedih diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Ulang Tahun kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi, para penulis bisa memilih beberapa kategori. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Sahabat ini sebagai kategori, masih bisa memilih yang lain meski sedikit berhubungan.