Kumpulan Puisi Sedih Hingga 2022

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok menulis puisi untuk Sedih dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi tentang Sedih yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2022.

Contoh-contoh puisi Sedih

Kekasihku,
Maafkan aku
Jika telah meneteskan air matamu
Namun apalah dayaku
Yang kini telah terbujur kaku

Kekasihku,
Jujur aku tak ingin pergi
Meninggalkanmu disini sendiri
Namun ini telah menjadi takdir illahi
>…

Frans Elka Saputra
10

Setitis air mata jatuh ke bumi
Aku pendosa dari segala segi
Tuhan membenci aku pasti dibasmi
Rosak harapan tetap membuta tuli

Setitis lagi air mata jatuh ke bumi
Sebak dada menimbulkan >>…

JEQ
0

Aku punya rasa yang tak terungkapkan
Mahupun albi tak rela atau mulut terbungkam
Gerimis mengundang hujan peneman
Luaran bingit namun dalaman mendiam

Dimamah hari esok ataupun lusa
Tetap berjalan waktu kian >>…

JEQ
0

Daftar Puisi bertema Sedih Terbaik

Baca Juga :

Malam terasa begitu panjang
Dengan kecamuk dikepalaku yang tak kunjung padam
Semuanya tentang mu
Semuanya tentang keadaan yg membuatku terus dipaksa menerimanya

Antara aku, kamu dan retisalya ku
Tentang Masa lalu >>…

NAJMA ILHAMI CAHYA
10

Apa itu dirinya panca indra keharmonisan kesan kekuasaan serta merta cerita dalam derita.

Cerpen tulisan singkat kutuliskan didirinya bahkan naskahpun tak terbaca.

Adakah ilalang yang masih tumbuh menjulang hadirlah sang pemenang.

Pemenang >>…

A_W
0

Di bawah tangisan langit rintik-rintik
Payung hidupku telah hilang jauh terpisah
Pasrah disirami bulir air sampai tak berkutik
Gelisah tiada yang meneduhi ragaku yang basah

Di bawah tangisan langit rintik-rintik
Ingin >>…

Dimas Eka Ramadhan
9

Diksi Puisi Tentang Sedih

Pemaknaan arti Sedih berbentuk Puisi Sedih telah menghasilkan karya Puisi 4 Bait berjudul "Di Bawah Tangisan Langit Rintik Rintik" oleh Dimas Eka Ramadhan

Aku Pernah menulis puisi
Untuk seseorang yang selalu dihati
Dia yang ingin kupeluk selain ibu
Namun sekarang
Dia telah berpulang
Ke rumah Bapa di surga

Kuwarnai dinding kertas itu
Dengan tinta >>…

Kerkuak
0

Malam masih panjang
Ada derai air mata
Yang harus di pendam

Malam masih panjang
Sambil duduk kuhitung
Sudah banyak umpatan yang kau ucap

Malam masih panjang
Aku ingin tinggi tak >>…

Andhika Ekwan
0

Bening teduh warnamu
Bagai mentari yang menyilaukan
Rindu yang tak pernah pergi
Bagai udara yang terus menyapa

Bayangmu yang masih terukir
Meski ku hapus kenanganmu
Meski waktu menyembuhkan luka
Tetap >>…

Hanya kamu
10
Kata-kata Sedih Dalam Puisi

Simak :

Dia tak pandai dalam BERTUTUR,
Dan sangat sulit untuk BERBAUR,
Mencoba hidup seperti sang FIGUR,
Walau tak sempurna didalam JUJUR,
dia tetap berjalan mengikuti JALUR.

Ketika yg lain menikmati LIBUR,
dia >>…

Yosua Fordinan Sibuea
10

Pertama kali ku utarakan cinta
Disudut sekolah penuh taman bunga
Berharap kau tau aku ada rasa
Meski ku tau kau tak ada rasa
Tapi masih ku coba
Hasil akhirnya pun >>…

MUFAR
0

Hatiku masih sama
Masih tetap abu-abu
Sama seperti waktu yang terus pergi meninggalkan pilu karena kepergianmu
Ayah ibu,
Aku hanyalah anak yang masih tetap merindu
Pegangan tangan itu
Senyuman dan >>…

D_R
10

Puisi Untuk Sedih

Terkait :

  1. Puisi 1 Bait
  2. Puisi 25 Baris
  3. Puisi D_R 1 Bait 25 Baris
  4. Puisi tentang Sedih

Cinta adalah hal yang rumit
Terkadang bisa membuat sakit
Bahkan sebagian ada yang sekarat
Tapi sebagian ada juga yang bertobat

Sekarang biarkan aku bertanya
Apakah kamu juga merasa apa yang aku >>…

HaruHadi
0

Jiwa yang tak pernah saling menatap
Hati yang tak pernah saling mendengar
Ada dan tiada hampa terasa
Sama-sama membisu,

Tak pernah menjauh ataupun mendekat
Sama-sama terdiam,
Terpaku oleh jarak
Yang tak >>…

Dinar Suminar
7

Sambil senyum, kau ucap salam depan pintu.
Keringat masih ada di keningmu saat kepulanganmu.
Kelelahan terlihat pada gerak gerikmu.

Bapak, istirahatlah.
Jika kau lelah biarkan aku yang menggantikan perjuanganmu.

M Shofiyyul Azmi
8