Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

MINTA ZUHUD DUHAI DIRI

Pada

lupa,
lalai,
apa harta yang aku miliki?
keistemewaan apa yang aku kejarkan,
mana hati yang suci tanpa debu nafsu dan permintaan,
jodoh? bukan pada harta dan paras rupa,
jodoh pada takdir dari Tuhan,
jiwa aku sakit tanpa nasihat alim ulama,
nangis hatiku katanya kesunyian,
aku mahu pulang pada Tuhan,
dengan hati yang penuh tunduk,
dengan perasaan tanpa ketakutan untuk kehilangan,
kuatkah aku?
jika hidup ditakdirkan dalam kesusahan?
semuanya mengejar belari,
dendam, sombong dan bangga diri,
mengajar antara satu sama lain untuk memijak,
diumpat, dicaci, untuk rasa puas melihat kejatuhan,
dunia, dunia buat hatiku kering,
dunia buat aku tidak mempercayai manusia,
aku mahu mengenal Tuhan,
nafsu sering berkeinginan,
sehingga aku pilih tidur untuk melepaskan ruhku,
hingga aku bukan aku,
supaya aku dapat mengenalMu..

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Setiap karya yang dibacakan akan kami sunting untuk kemudian kami publikasikan DI HALAMAN INI.

Puisi tentang Kehidupan - Puisi Kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi. Hingga mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan. Kenapa tidak rehat sejenak untuk merenungkan apa yang terjadi.Membuat sebuah puisi yang mungkin menjadi penyemangat dalam mencari jalan keluar bagi permasalahan yang ada. Atau minimal menghadirkan kedewa


Puisi Islami -

Selain Gambar Puisi MINTA ZUHUD DUHAI DIRI

Jalan Ini
Tak Jera
Aku Berada Kembali

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Bingkisan Doa dalam Sujudku kiriman dari Wahyu Eka Nurisdiyanto. Selanjutnya silahkan simak puisi Kehidupan berjudul CINTA SI FASIK BUAT SI ABID kiriman dari Zainab Baudin dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para penulis yaitu Zainab Baudin, Zainab Baudin, Wahyu Eka Nurisdiyanto atas kirimannya. Kami berharap mereka terus mengasah bakat dan kemampuan dibidang sastra.