Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

500+ Puisi Pendek Bergambar (NEW 2020)

Mewaktu Dengan Rindu

Selepas Maghrib yang berkasih, Merajut asa yg berkisah Tersirat namun tak bersurat Di kota kata Yang mati dicabik sepi belakangan ini Rindu lalu mengendarai Sepasang sejoli Hening, Pening, Pada jalanan kota yg mengasing Angin mengusik, Semesta berbisik Sang purnama pun mengaduh Dan Aku,Melingkar peluk paling…

Menjadi Beruntung
Pak
Luka

Heningnya Hati

Menatap senja di penghujung hari…

Doa

Ada hati merindu Disaat semua…

Rindu yang Menyerah

Selaksa gemintang yang beratap cakrawala…

Menyerah

Disudut kota ini Langit kembali…

Puisi Ibu

IBU

Dalam diam aku memandang wajah…

IBU

Mengingatmu hatiku sedih dan rindu…

Guratan Di Pelipis Dahimu

Usiaku telah menginjak status remaja…

ibu

ibu dadaku sesak rindu ini…

Santun Pagi

Detik sang waktu mulai menggenit
Menyeka hening yg menguntit
Dan engkau masih menjerit

Mengolah keluh
Menurut yang tak tentu
Apa kau sadar akan itu?
Tidak kah?
Rautmu payah, Kau lemah

Bangkitlah!
Tunjukan bahwa kau mampu
Kau kuat, Kau bisa

Kau itu bukan aku
Paham!

Riakmu tak berbuih
Bagai rona yg memimpih
Di sekuncup embun yg menyapih
Aku berdalih

0

Hujan

Hujan,
Kembali mengajak bercerita pada kertas,
Menggerakkan pena memuntahkan segala asa,
Riak sajak demi sajak lepas berhamburan,
Berbarengan dengan membenci sebuah rindu..
Ahh hujan,
Bisakah rintikmu saja itu yang jatuh,
Jangan kau ajak kenangan bersamamu,
Apalagi membawa sebuah nama..

9

Heningnya Hati

Menatap senja di penghujung hari
Suasana hati yang sunyi menyepi
Ku hanya seorang diri
Merenung dengan separuh memori
Burung-burung datang
Menghampiri pohon rindang
Daun kering mulai jatuh
Bagai hati yang tak lagi utuh
Seringkali menatap senja
Tak kalah indah dengan manis senyum yang kau punya Wahai engkau yang aku puja.

0

Sepertiga Malamku

Di sepertiga malam
Arsy-Mu terbuka luas membentang
Rembulan tersenyum bersama gemintang
Hatiku merintih beranak bimbang
Kulangitkan doa di kala banyak mata terpejam
Namun salahkah jika aku memaksa meminta
Padamu tentang dia di sepertiga malam
Di sepertiga malam
Waktu yang tepat mencurahkan segala harap
Dari hati yang mulai merekah
Dalam doa aku terang-terangan memintamu
Agar sang >>...

0

Doa

Ada hati merindu
Disaat semua mata terpejam
Ada tangis yang merintih
Dikesunyuian malam

Suaranya lirih,
Namun menggema di angkasa
Tersirat makna di lantunan ayat-Nya
Terucapkan nama disetiap doa.

Yogyakarta, 19 Juni 2020

0

Rindu

Gemerlap redup silih berganti
Gelak tawa sendu semakin membekas dihati
Semua bercampur aduk menmbungkus hari
Dinikmati setitik demi setitik

Tapi…

Rasa ini sudah tak bisa ditahan
Rindu ini tak bisa bersabar
Walau barang sebentar
Memaksa ingin segera dibereskan

Akan sampai kapan kau bertahan?
Akan sampai kapan kau tertahan?
Coba fikirkan, wajah wajah perindu merindumu

Sudahlah…
Tepis jarak itu, >>...

0

Akhir Sebuah Kisah

Tiga tahun lamanya asmara itu berpadu,
Untaian berlaksa rasa dalam harapan yang satu,
Tertata dengan indah di atas hamparan mewangi,
Mengusir pergi deraian pilu dan rintihan sendu.

Sore ini, di persimpangan jalan ini,
Kau dan aku berada di dua sisi,
Tak ada lagi senyum atau candaan manja,
Inilah akhir dari perjalanan cinta kita.

Sementara mendung >>...

10

Misteri

Curam, dalam, mengerikan
Mungkinkah jurang?
Di seberang kudengar buyar, bising
Oh.. Kunampak perang
Dengan perlahan..
Kuseberangi jembatan menuju suatu tepian
Walau kabut menutup pandangan

Taman hatiku berhenti bersemi
Belati menyayat hati, mengiris hingga kisahku miris
Kau mengganggu buatku lalai hingga tubuh terbengkalai
Oh misteri mengapa kau sembunyi?
Datanglah kemari tunjukkan diri

Menahun kenestapaan bertahta di bathin
>...

0

Rindu yang Menyerah

Selaksa gemintang yang beratap cakrawala
Ambu-ambu romansa kerinduan terpapar mala
Sisa tawamu masih terdengar
Di tengah jiwa yang menggigil sebab kerinduan

Jalan pulangku menghitam
Basah oleh senyum yang membayang
Hitam pekat, penuh luka yang memikat

Aku hanya bisa menuliskan beberapa aksara
Tentang luka, dan segala rindu yang menyiksa
Hanya mampu berkisah tanpa menyapa
Tentang tawa yang pudar >>...

0

Rintihan Sang Kenari

Semilir angin perlahan mengurai senja,
Menerpa ringan sang kenari,
Dengan kicauan yang menggugah rasa,
Dalam kurungan dia menari.

Inilah duniaku, imbuhnya,
Inilah takdirku, rintihnya,
Aku risau tapi tak dimengerti,
Aku sendu tapi tak ada yang peduli.

Dalam kicauan ku dendangkan laguku,
Dengan kicauan pula ku senangkan hati tuanku,
Terkadang nalarku memberontak,
Untaian karsaku pun merebak.

Aku >>...

0

Semesta, Kata, dan Kita

Gurat kehidupan tak ubahnya warna semesta
Senangnya menunjukkan ketidakpastian senantiasa
Maka aku memilih menjadi rahasia
Sebab hakikat diri adalah kata

Atas setiap salah aku menata
Segalanya sudah jadi biasa
Dicinta dan mencinta
Tentu tak ada yang sempurna
Serupa pun tak sama

Lantas bagaimana kita
Dipertemukan oleh rasa
Berjalan dengan karsa
Tidak perlu bertanya
Mengapa?

Semua masih tentang kuasa-Nya
>...

10

Alamku

Embusan angin di hari senja
Meliukkan pucuk-pucuk Pinus
Menari-nari indah ke kiri dan kanan
Meleburkan hati resah dalam bimbang

Kicauan burung-burung
Sembari melompat antar cabang
Melantunkan melodi indah
Menjadikan hati tenang

Warna-warni bunga bermekaran
Di tepian telaga dikaki bukit
Memberi keindahan panorama alam
Bukti kekuasaan sang Khalik
Pemberi kehidupan bagi insan.

0

Senja yang ku nanti

Ketika mentari perlahan menghilang
Meninggalkan sepucuk pintanya
Kulihat dari kejauhan
Seberkas cahaya mulai muncul

Senja tak pernah ingkar akan janjinya
Kesepakatan untuk pergi dan akan kembali untuk esok
Ku ukir sekilas senyum
Menunggu langit nan indah itu

Suara gemuruh daun mengikuti lantunan irama angin
Indah…
Satu kata yang tak pernah hilang
Hadirnya menghayutkan sendu di hari

0

Syair Cinta Dan Jingga Senja

Bagimu puisi ini kutulis,
Muara dari rasa yang tak pernah terkikis,
Selalu beruntai dalam rajut asmara,
Rangkulan senja dan malam yang berirama.

Begitu baiknya sang khalik padaku,
Mengirimkanmu pada sisi lusuhku,
Membangkitkan kembali asa yang telah merana,
Dengan cantiknya wajah dan indahnya cinta.

Pena tua dan kertas usang,
Mengantarkanku pada angan yang selalu terentang,
Aku >>...

10

Aku disini Rindu

Masa tetap berlanjut
Rindu ini tebengkalai
Kepadanya yang teduh
Jauh dari risau

Aku disini rindu
Tak kuasa tahan bisu
Berucap tapi semu
Aku hanya ingin bersua dengan mu
Walau hanya khayalan semu

0

Anak Lelaki Kecil dan Kopiah Putih

Hidup adalah keajaiban
Yang setiap saat menebar racun mematikan
Teriakan dan suara pecahan kaca
Menyambut telinga dan disaksikan oleh mata
Anak lelaki kecil itu berhadapan dengan ketakutan
Melupakan rasa ingin bermain dan menggerakkan keuda kakinya menuju lapangan

Sang malaikat tak bersayap pun menghampiri dengan peluh
Menggenggam tangan kecilnya dengan tubuh menahan pilu
Terdengar adzan berkumandang menenggelamkan >>...

0

Di peluk Nestapa

Hidup bagaikan opera
Yang terus berulang-ulang
Kadang seindah senja di sore hari
Lalu usai di telan Nestapa

Bisakah ku rangkai sepucuk surat
Mendatangkan Harsa di balik Nestapa
Namun sang ombak terus berdesik
Menghalangi datangnya sang Mentari

Tiba saat Lintang mengayun
Sepucuk impian telah ku rangkai
Akankah setetes embun membasahi
Panasnya hati yang tiada padam

Bentuk dipapah terasa di >>...

10

Sajak Tubuh Cinta

Hai Kekasih,
10 jemariku menghitung hari.
Mataku memantau selir waktu.
Kakiku menapaki kerinduan.
Otakku melingkari dirimu.
Bibirku membilang namamu.
Hatiku merambah cintamu.

Sekujur tubuhku dilumuri oleh peluk hangatmu.
Yang tak nampak wujudnya.
Namun rasanya mendekap erat.

Adalah rasa yang tak pernah aku bayangkan.
Benih rindu dan cinta ini menelusuk ragaku.
Sampai aku tak tahu bagaimana cara menghilangkan >>...

1

Bait Malam Bagi Sang Kekasih

Selamat malam kau pujaan hati yang jauh di sana,
Pemilik segenap cinta dan berlaksa rasa,
Padamulah segala aliran makna yang tertata,
Engkaulah tempat berlabuh berjuta gelora.

Kau meramu cinta dengan begitu pekat,
Sehingga tak satupun kepenatan tersirat,
Mendekap mu dalam untaian rasa yang tak bertepi,
Memandang indahnya wajahmu yang slalu kuingini.

Ku lukiskan cinta ini >>...

10