Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Puisi Pendek Menyentuh Hati [Lengkap] Contoh Puisi Singkat

PuisiPendek.Net adalah daftar puisi kiriman para user, meski tak semua puisi singkat, tapi kami jamin semua punya value lebih dari sekedar contoh puisi, bait-bait syair metafora dan rima.

RINDU

Ribuan kisah tertulis dari coretan kampung tak bermakna dari pena tetesan nana dedaunan ku tulis sedikit kalimat rindu di atas daun talas penuh nana ribuan kata indah mengelilingi ingatan penuh kerinduan ewawakon kampung halaman ku dari anak mu ku titipkan salam ku penuh air mata…

Tanda Tanya

Di serpihan waktu aku mengejamu…

Tua renta

Ran .. Aku sudah tua…

Marzuqi

Mengenalmu masih menjadi misteri Apakah…

Gunawan

Gemerlap bintang turut menyaksikan Uluran…

Ruang Halusinasi

Karenamu Aku terjebak nyaman dalam…

Selamat jalan mama

Kupandang sebuah foto usang Dimana…

Ibunda

Ibunda Ibu……. Kaulah malaikat ku…

Teruntuk guruku

Engkau pernah banyak berkisah cinta…

Terlindungi: Cara Pasang Iklan di PuisiPendek.Net

Konten ini dilindungi dengan sandi. Masukkan sandi Anda di sini untuk menampilkannya: Sandi:


Memori Hari Ini

Aku tetap disini
di plafon rumah Tuhan
menatap nama-Mu
menutup kisahku
dan menitip do’a
pada burung-burung greja
tentang memori hari ini
bahwa hujan tak lagi melanda tubuh Juni
bahwa retoreka >>...

10

Tanda Tanya

Di serpihan waktu aku mengejamu
Tak kutemukan konsonan yang menjadikan vokal mati gaya
ketika jeda dan intonasi saling mengintai di antara frasa dan klausa

Namun, kutersandung mendung
di antara titik dan >>...

0

Almira dan lukanya

Malam ini bercerita
Tentang gadis naungan semesta
Berparas indah bak putri raja
Yang terbalut luka dan airmata

Kisahnya sangat sulit dijelaskan
Hanya semesta yang mampu menuliskan
Lantaran hanya ia yang mendengarkan >>...

0

Izin Dulu

ragam agenda teruk menumpuk
beraneka bersama datang caruk maruk

Pusing…
Pening kepala atas belakangku
napas pendek tersengal berlalu
bukan busung lapar tapi terlalu

kembung…
sebah lemah pusar menggelembung
seperti angan angin melambung

sang >>...

0

Akal Dewasa

sering kali pikirku terpana
terhujam berjuta tanda tanya
bukankah kalian ini semua
benar bergelar sarjana
ataukah?

kadang ragu ini mencemburu
selalu mencibir tak mau mengadu
malu selalu datang menghilang, menipu
>...

0

Tak seindah dulu

Sudah dua puluh tahun umurku
Aku tumbuh dari keluarga yang sederhana
Hidup apa adanya tanpa mengeluh
Kedamaian terasa begitu indah

Itu dulu, sebelum aku menginjak kuliah
Rasa pikiran bagai tak ada >>...

0

AKU DAN HENING

Aku merenung
Merenung di samping kucing
Mendengkur menghela hening

Sapu kaku di pojok
Terpaku bersandar tembok
Menatap kertas di dinding

Kertas tertiup angin
Angin memukul sapu
Tertimpa kepala kucing
Kini aku berteman >>...

0

Tua renta

Ran ..
Aku sudah tua renta sebetulnya
Ketika semua bertanya kelahiranku
Adalah ketika pertama aku mencintaimu
Bagimu mungkin baru berjumpa
Sialnya aku sudah mencintaimu
Sebelum kehidupan ini benar – benar >>...

0

Samudra rindu

Disaat pahit dan manis bercampur
Bersaman dengan asap-asap yang mengepul
Iringan canda dan tawa menjadi penghibur
Sebuah suara terdengar berkata “Penantian adalah sebuah hal yang menyakitkan”
Tersentak Membangunkan kembali ingatan >>...

0

BADAI MEMBADAI

Raga bersorak gempita melambai-lambai bagaskara
Sabastala bermega hitaman seolah tak kan rintiknya
Namun dalamnya, akara merunduk pilu bagai bunga nan layu
Gelisah pilu bagai badai membadai di taman kalbu

Rahsa nan >>...

0

Marzuqi

Mengenalmu masih menjadi misteri
Apakah aku sedang dimabuk hati?
Rela terpasung dalam ruang delusi
Zona sembah makin kutekuni
Ulung memuji, rona wajahmu bak indurasmi
Qur’an suci kubaca dari sepasang >>...

0

Gunawan

Gemerlap bintang turut menyaksikan
Uluran tangan itu memecahkan suara hujan
Nadiku berdetak tak beraturan
Apakah dia seorang utusan?
Wajahnya begitu menawan
Aku menatap, memastikan
Nayanika melelapkanku dalam dekapan karya Tuhan

0

Jemariku yang Bisu

Kebisuan langit malam
Lebih baik dari harapan yang kau pendam diam diam

Gemuruh diatas awan
Lebih baik dari gumpalan angan diperhatiakn balik olehnya

Jantung mungil ini terus berderu
Merasa perih saat >>...

1

Polemik Negeri

Si pengobral janji
Demi kursi di bawah partai
Berkolaborasi memiskinkan negeri
Kepercayaan kami “KAU” nodai
Setelah berjas dan berdasi
Masihkah punya hati
Atau memang sudah mati
NKRI harga mati
Jadi >>...

10

Kedai Sepi

Jika kopiku membuatmu resah
Beranjaklah ke kedai sebelah
Bukannya pasrah
Hanya sedang lelah
Lelah dengan keadaan
Yang mengintimidasi perasaan
Kau memberiku cinta
Namun berujung luka
Bodohnya aku terlalu percaya
Dengan >>...

10

Tulang Dan Selaput Keclokatan

Tulang tulang itu mulai kelihatan
Hanya dilapisi selaput bewarna keclokatan
Entah kapan itu akan pulih
Atau justru malah dilapisi kain bewarna putih
Aku tak sanggup di dekatnya
Lebih baik menjauh >>...

0

Bintang Paling Terang

Gemericik hujan terus berbisik
Menuntun mata jelajahi langit
Nafas malam bersolek asik
Sang rembulan bersiap menggigit
Langkah kaki mulai menjerit
Ingin berduaan dengan nona cantik
Penghuni langit menyambut genit
Akal >>...

0

Kisah di Malam Hari

Langit telah menutup tirai
Kehidupan mulai bersahut ramai
Miliaran manusia banjir terurai
Menyambut sang rembulan yang gemulai
Hati tak sanggup menyuplai
Akal mulai bersiasat lihai
Tatapan rayu menyeringai
Luluhkan hati >>...

2

Mencari Barisan Sajak

Apa kiranya jadi lirik sajakku, keluhku,
Sekali lagi , rintik hujan menambah kalbu berkabut naluriku,
Apa salah alam kalau hendak ia menyapa hari?
Menyiram harapan di tanah hampa tanpa sajak,
>...

0