Kami Hanya Ganti Nama

puisi

Kumpulan Puisi Singkat dan Puisi panjang dalam Berbagai Tema penuh makna

Puisi pendek dan berbagai karya dalam situs puisipendek.net adalah daftar puisi kiriman para pengunjung. Meski tak semua dapat dijadikan contoh puisi singkat, tapi kami yakin semua otentik lebih dari sekedar bait-bait syair, sajak metafora, deretan baris (larik), atau bunyi rima.

Dada yang Menadah Rindu

jika kau disana dan sedang memikirkanku serta berharap aku segera datang menghapus sisa airmata kerinduan yang tak lekang maka ejawantahkan telaga yang dirimbuni pepohonan atau riuh suara prenjak dan selembar daun yang mengcipak pelan bahwa aku menyusup dalam tiap abjad dan sela jemarimu yang lentik membawa sarang lebah yang dipenuhi...

Legiman Partowiryo

Akud

rasa menjadi sara saat aras tiba waktu asar
bermula mual tiba ini luam lalu alumnya malu
walau laki pasang kail di kali yang sudah ikal
tampak bisa siab biaskan basi sampai abis

kini arus usar jadikan ruas-ruas saur suranya rusa
ular pun ingin keluar raul karena...

abudalta

Ibu

Bu

Aku ingin pulang sebentar saja
sebentarr saja bu
Aku hanya ingin merebah
dan bukan mengalah

Walau kisahku mungkin hanya interlud bagimu

Aku hanya ingin sebentar saja merasa bahwa semu mereka padaku
jadi luka bagimu
bahwa tatihku ini adalah bangga bagimu

Aku hanya ingin sebentar...

Pungki78

Sebatas Khayalan

Kala insan berharap emas
Namun hanya kutipan di secarik kertas
Basah diterpa hujan deras
Hancur,robek,raib tak berbekas
Bagai sepucuk surat tak terbalas
Menggali mimpi yang tertimbun
Direlung kalbu nan rimbun
Jeritan nurani hanya sampai ke ubun
Dibisik angin ,ditetesi sebutir embun
...

Nurhasesi

SEMAK RINDU

Halaman ini tak seteduh dulu
Sperti rinduku padamu
Halaman ini ditumbuhi Perdu
Semai rinduku tersesak kalu
Bulir butir tangis senja
Mengawali langkah mu pergi
Menjauh,menghilang dalam alibi
Maaf…..
Aku tak kembali sebab,
Rinduku tergeruk semak serapahmu..

Iskandar

Masih tersisa kursi

Merah rapuh namun masih nampak kokoh
Kursi dibalik pintu.
Kemarin, mungkin.
Kursi itu tegak gagah dengan tuan ber jam megah

Kemarin juga disitu,
Disana ada karpet dan disini bucket
Ah, kini kemana
Kau yang membawa mereka?

Kau beranjak dari kursi merah dengan begitu...

Nurul Farida

ABHIPRAYA

Galar-galar indurasmi
Mempunyai getaran yang haki
Asmaraloka membayangi
Renjana semakin membiru
Membiru bak birunya samudera pasai
Abhipraya mengangkasa
Antara anala dan anila
Jika keduanya bersatu tanpa simpul
Gemuruh topan baskara akan murka
Abhipraya mengangkasa
Demi hilangnya candramawa dewana
Pair...

AMATULLOH FA

Ibu Yang Hebat Untukku

Tuhan menciptakan ibu yang hebat,,
ibu yang ngga pernah menua,,

Dia membuat senyumannya seperti cahaya ,,
dan Dia menjaga hatinya seperti emas,,

dalam matanya terpancar sinar bintang yang berkilau,,
dalam wajahnya terdapat banyak bunga yang indah,,

Tuhan menciptakan ibu yang hebat,,
dan Dia memberi ibu itu...

anonym

Tawa yang Tanggal

Bebunyian kini kerontang
di tengah cuaca terik
tak ada lagi benua
yang tengahnya ada danau
bernama cinta.

setiap siluet lagu
memburu si pendiam
agar bersuara dengan apa saja
tentang yang tak bisa
di jangkau nalar.

dan saat kau membaca ini
maaf,...

Legiman Partowiryo

Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
...

Sapardi Djoko Damono

Takut

Takut, rasa itu menghantuiku
Setelah perlahan aku lupa tentang kesukaanmu
Wajahmu, tawamu
Dan terlebih, suaramu

Seperti akar yang menjalar lalu mencekik
Aku seperti tercekik
Dalam bingung dan gundah
Aku hanya bisa pasrah

Mungkin memang sudah waktunya
perlahan aku tinggalkan semuanya
Tentang kita...

freanssie

Negeri Fantasi

bukankah pada kelopak matamu yang bening,
negeri mimpiku dimulai?

menyusuri tiap teori abstrak
tak terumus; melambat, menjemu
membunuhi kenangan
di ujung gerutu.

Dalam bahasa inggris puisi diatas artinya :

“Fantasy Land”

In your eyelids is clear is’t it?
My dream land begins?

down each abstract...

Legiman Partowiryo

Ibu

IBU
Tiga rangkaian 3 huruf sederhana namun mendunia…
Begitu sederhananya sehingga terlupa akan luka…
Hangat kasih sayangnya melampui sinaran pagi sang surya…

IBU
Begitu tahkluk aku di pangkuamu.
Waktu tak pernah bisa menghitung detik demi detik pengorbamu…

IBU
Tak ada kata kata ataupun...

Nugzz blues

Maaf Tuhan

Maaf Tuhan
Aku berjanji, tapi mengingkari
Aku bertobat, tapi masih berbuat
Aku rindu, tapi tak menghadapmu
Aku bersalah, tapi berlagak tak tahu apa-apa

Maaf Tuhan
Harus mendengarkan keluh kesahku
Disetiap sujudku yang terburu-buru
lupa akan niat awal ingin bertemu 
tak sadar diri...

Farah Zihan Bahsoan

Menanti

malam ini masih sama dingin
api rindu tak lantas membuatku hangat
barangkali aku butuh pelukan erat
atau sekedar cium singkat

malam ini masih sama sepi
meski kamu membangun komunikasi
meski ribuan cerita telah kamu tumpahi
rasa ini nyatanya kekal dalam hati

untuk atma nan...

na28

Sapa lah Aku

Aroma musim itu…
Lama telah hilang
Meninggalkn kesan semerbak angan-angan
Dikala kau menyapa tanpa bayang

Sapa lah aku..
Yang kini hampir bosan menunggumu setiap saat.
Juni telah terlampaui, Agustus pun telah terlewati
Bahkan Septemberpun sudah berlalu
Bersama mimpi-mimpi nan hampa

Sapa lah aku…

Dinar Suminar

KAU

Kau,
Yang kusayang
Yang tersayang
Jangan hilang
Jangan lupa arah pulang
Kau,
Yang tercinta
Yang terkasih
Duduklah
Disini
Bersama
Seirama
Selamanya.

Yulia Awalliyah

Doa

Ada hati merindu
Disaat semua mata terpejam
Ada tangis yang merintih
Dikesunyuian malam

Suaranya lirih,
Namun menggema di angkasa
Tersirat makna di lantunan ayat-Nya
Terucapkan nama disetiap doa.

Yogyakarta, 19 Juni 2020

Rinda Sandria

Selamat jalan mama

Kupandang sebuah foto usang
Dimana semua tertawa riang
Terharu hati ini mengenang
Akan tulusnya kasih sayang
Darimu ibu

Betapa sepi aku disini
Bergelut dengan hitamnya hari
Namun kuyakin segala do’amu
Selalu terpanjat untukku

Maafkan aku tak pernah bisa
Untuk membalas semua cinta

Maryati

Bumi Yang Asing

Kau tidak punya alasan lain, selain berada di rumah.
Begini juga aku.
Mendengarkan musik masing-masing dan
menyalakan lilin pada petang.

Bangsa kita sudah sakit dari awal. Memakamkan koruptor dengan uang. Memenjarakan lansia tanp gigi.
Tapi, itu tidak menjadi alasan untuk pasrah, bukan ?

Kembali ke...

Tino Beo

MATERI TAI

Berhenti hidup tak berarti mati
Itu berawal dari soal materi
Sebenarnya ku tak pernah peduli
Tapi mengapa lingkungan ku selalu menghakimi
Seolah materi yang lebih berarti
Padahal semua takan pernah berarti
Setelah hidup ini seketika terhenti

Bukan berarti ku ingin dihargai
Dengan hidup...

Kuya aja

Puisi Alam (89) Puisi Anak (26) Puisi Ayah (27) Puisi Bahasa Inggris (59) Puisi Cinta (474) Puisi Corona (34) Puisi Guru (15) Puisi Horor (13) Puisi Ibu (79) Puisi Islami (74) Puisi Kehidupan (519) Puisi Kemerdekaan (20) Puisi Love (14) Puisi Lucu (32) Puisi Pahlawan (38) Puisi Patah Hati (171) Puisi Rindu (226) Puisi Romantis (187) Puisi Sahabat (53) Puisi Sedih (222) Puisi Senja (48) Puisi Ulang Tahun (10)

Puisipendek.net didirikan pada tanggal 2013. Selama lebih dari 10 tahun ini kami telah merasakan betapa sulitnya untuk bertahan tanpa adanya investor. Kendati demikian kami bangga, karena beberapa dari kontributor lama kini menjadi penyair nasional yang tulisannya sudah dipublikasikan di media yang lebih besar. Kebanggaan memberikan sumbangsih dalam perkembangan dunia sastra khususnya puisi pendek di Indonesia.

Satu-satunya pemasukan kami adalah iklan dan endorse meskipun nilainya jauh dari biaya operasionalnya sendiri. Oleh karena itu kami belum mampu memberikan reward yang mungkin diharapkan para kontributor kami. Satu-satunya reward yang bisa kami berikan adalah mempertahankan puisipendek.net tetap ADA!.

Sebagian besar puisi yang ada dalam puisipendek.net, adalah kiriman dari para kontributor kami. Mereka adalah partner kami yang sudah selayaknya kami perjuangkan dalam bentuk penyajian puisi yang keren, seperti yang kalian lihat pada lembar halaman puisi.

Selain itu, kami juga memberikan kebebasan pembaca untuk menilai dan mengomentari karya. Puisi pendek atau puisi dengan rating tertinggi akan masuk daftar puisi terbaik. Sementara itu puisi paling populer akan masuk ke deretan puisi paling hits sepanjang masa, paling populer tahun ini dan puisi paling banyak views di bulan ini.

Penghargaan lain yang sanggup kami berikan adalah highlight khusus untuk para kontributor yang telah banyak mengirimkan puisi. Kamu bisa menemukan kontributor puisi terbaik pada halaman ini.

Penutup, terima kasih untuk para kontributor yang telah mengirimkan puisinya dan berjuang bersama kami di dunia sastra Indonesia. Tak lupa juga terima kasih atas kunjungan kamu hari ini, dan terima kasih karena sudah mengeklik iklannya.

“Apa bila esok pagi Kau terbangun,, Lihat lah kaca jendelamu.. Ia kan basah... Itu bukan embun pagi yang turun dari….”

– na28

1360

Total Puisi

677

Total Kontributor

89

Total Respon

Kontributor Terbaik

Kontributor terbaik yang karya puisinya telah banyak kami publikasikan, untuk itu kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Foto hanyalah random avatar, jika ingin tampilkan foto kamu, daftar email kamu di gravatar.com, nanti sewaktu kirim puisi, harap isi email yang kamu daftarkan.

abudalta

33 Kiriman

Zainab Baudin

31 Kiriman

Danny Faldy

16 Kiriman

na28

14 Kiriman

Puisi-Puisi Dengan Rating Terbaik

ke-12 puisi ini merupakan puisi dengan rating minimal 8 dan dengan jumlah voters minimal 20 orang

AlmazaAlmaza
Oleh : Adila Firdausi
⭐️ 9.9
Monolog Musim HujanMonolog Musim Hujan
Oleh : Legiman Partowiryo
⭐️ 9.8
Semesta, Kata, dan KitaSemesta, Kata, dan Kita
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.8
Senandika KataSenandika Kata
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.8
Ruang HalusinasiRuang Halusinasi
Oleh : Sarlota Yuspin Lolo
⭐️ 9.8
Dari Kartini Buat IbukuDari Kartini Buat Ibuku
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.7
Seutuhnya Menjelma DigdayaSeutuhnya Menjelma Digdaya
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.7
BumiBumi
Oleh : Sristianty putri
⭐️ 9.7
SenjaSenja
Oleh : Amatulloh Fa
⭐️ 9.6
Apa itu hidupApa itu hidup
Oleh : Arief Kun
⭐️ 9.6
Bingkisan Doa dalam SujudkuBingkisan Doa dalam Sujudku
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.6
Penikmat RinduPenikmat Rindu
Oleh : Ananda Kheisyha P. H. N
⭐️ 9.6

Mulai Menulis

Agar hasil karya kamu semakin baik, tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi kontributor kami, kamu bisa berlatih menulis di sini dan melihat sejauh mana feedback dari para pembaca puisipendek.net. Bila sudah siap, klik aja tombol kirim puisi berikut.

Puisi-Puisi Paling Populer Sepanjang Masa

12 puisi paling populer yang paling banyak dibaca oleh pengunjung setia puisipendek.net

Mendung hitamMendung hitam
Oleh : Kh. D, Zawawi imron
👀 9842
Orang tua istimewaOrang tua istimewa
Oleh : Asyif Muhammad
👀 5722
Tangisan Ibu PertiwiTangisan Ibu Pertiwi
Oleh : Nabila Agustin
👀 5239

Puisi Paling Populer Bulan Ini

Terima Kasih Ayah dan IbuTerima Kasih Ayah dan Ibu
Oleh : SITRIAN AIN BADARUDDIN
👀 46
GurukuGuruku
Oleh : Nabila
👀 46
CintaCinta
Oleh : Zinu
👀 45

Puisi Paling Populer Tahun Ini

I Love YouI Love You
Oleh : Zheezy
👀 742
Mendung hitamMendung hitam
Oleh : Kh. D, Zawawi imron
👀 665
Orang tua istimewaOrang tua istimewa
Oleh : Asyif Muhammad
👀 507