Puisi

Kumpulan Puisi Singkat dan Puisi panjang dalam Berbagai Tema penuh makna

Puisi pendek dan berbagai karya dalam situs puisipendek.net adalah daftar puisi kiriman para pengunjung. Meski tak semua dapat dijadikan contoh puisi singkat, tapi kami yakin semua otentik lebih dari sekedar bait-bait syair, sajak metafora, deretan baris (larik), atau bunyi rima.

Maaf Bapak

Tuhan.. Pedih ini mengoyak hati Karena kurobohkan kebanggaan bapak Menjadi luluh lantak Bulan purnamaku pun Di balik awan tak nampak Tuhan.. Teguhkan hati ini Agar ku raih lagi senyuman Di wajah bapakku Dan tetap jalani romansa Dengan bidadariku

Arbani Yasiz

Hujan yang Melukiskanmu

setiap awan yang menampung kenangan akan selalu bermurah hati untuk mencurahkannya saat musim hujan bertandang.

seperti hari ini, hujan di kotamu kembali menyaji alinea yang pernah kita tinggali dan setiap jalan akan menggenangkan ingatan yang pernah kulewati saat aku pulang sembari memutar kisah tentang hari yang kita lewati bersama senyuman...

Legiman Partowiryo

R U M I T

Masa itu, aku suka sekali melihat kamu.
Hari itu, aku kagum pada paras dirimu.
Setelah itu, Rindu pula yang hadir rasa ingin selalu menguasai menjadi egois.
Kamu ilusi, yang aku ciptakan antara kenyamanan dan harapan.

Sempat tersirat, kamu akan jadi milikku.
Ingin ku genggam tapi sangat...

Sitjar

Tenda Asmara

Tak ada tawa diwajahmu
Begitu jua langit yang meringkuk sore itu
Padahal hatiku kembali berbunga
Setelah sekian abad kerontang

Kita bicara di bawah tenda
Yang sedang kau bangun untukku
Semua ini awal dari asmara
Yang ternyata mendekam lama di relungku

Diammu menjelma kagumku
...

Tika Nur Amini

Ibuku Pahlawanku

Ibu engkau melahirkanku
dengan kasih sayang…

Ibu kau selalu ada
disampingku maupun
dimanapun..

ibu kau berjanji
akan menemaniku

Ibu kau telah
melahirkanku
dengan taruh nyawa

Terimakasih Ibu

anonym

Masih tersisa kursi

Merah rapuh namun masih nampak kokoh
Kursi dibalik pintu.
Kemarin, mungkin.
Kursi itu tegak gagah dengan tuan ber jam megah

Kemarin juga disitu,
Disana ada karpet dan disini bucket
Ah, kini kemana
Kau yang membawa mereka?

Kau beranjak dari kursi merah dengan begitu...

Nurul Farida

NO WAY

Dan sedalam makna kukiaskan kata
Serta merta seluruh ego yang mengangkasa

Di wujudmu kitalah yang ternampak nyata
Tatap memampang riuh membalada

Jika kau tanya perihal ini suratan
Siapkan saja sekantong duka biar kumakan

Sudah terlanjur
Kopiku pahit sejak dianggur kau titip sunyi

Duh, jangan lagi kau...

Gadis Tanah Ganja

Rindu di duri kehidupan

Di jalanan kulihat pemburu waktu Di pasar kulihat pemburu uang Di kantoran kulihat pemburu pengakuan Di sekolah kulihat pemburu kurikulum Pagi ini mataku membaca berita Seorang ayah menyudahi ia dan bayinya bersama di dunia dan di akhirat Pagi ini telingaku mendengar cerita Seorang istri melukai dirinya karena terluka menganga perasaan...

Robiyatul Matondang

Kala subuh hari

Lembayung pagi menyelimuti kalbu
Purnama pun sudah mulai malu dan berangsur angsur meninggalkanku
Terdengar sayup2 dari kejauhan lantunan syair rindu
Seolah iya memanggil ku dan memanggil mu untuk segera bertemu
Dengan menggunakan kain istimewa yang biasa kau gantung di belakang pintu

Kala itu masih banyak makhluk...

Eko Sulistyo W

Kita dan Skenario Tuhan

Cerita ini masih sama
Masih tentang titik temu dalam semoga
Dan goresan penaku masih mengukir semua rasa rindu itu dalam lembaran kisahku

Terima kasih masih tetap sabar pada kata “nanti”
Dan maaf untuk aku yang selalu menunda kata “nanti” itu

Terima kasih untuk segala rasa, segala...

SARLOTA YUSPIN LOLO

SIAPA SALAH

Aku adalah orang pertama, kau kedua dan dia orang ketiga
Siapa yang salah ?

Coba kita kembali telaah Dan redam semua amarah
Ini bukan salahku, bukan salahmu juga bukan salah nya
Melainkan ini salah nya salah
Jika salah tidak salah maka tidak akan salah
Jika...

Khusni Mubarok

Kasih Sayangmu Yang Hilang

Hening malam kerinduan yg basah oleh embun …
Kini kian melebur di terpa angin semampai ..
Adakah seorang insan yg menjawab kesunyian ku
Mendengar bisikan hati kecil ku …
Entah lah .. biarlah ombak bertatih ke pantai menjadi alas sang bidadari datang Menghampiriku disini..

Hanya Padamu...

DHII SILENTLY

Persimpangan Karbala

Tak terasa aku sampai dijalan ini,
Jalan kebenaran yang membawaku kemari,
Tempat yang hanya menyuguhkan ngeri,
Menyebutnya saja membuat bulu kuduk berdiri.

Ditiap arah jalan kulihat nama Karbala,
Diukir jelas diatas pedang-pedang khianat para durjana,
Namun tak banyak yang menyadarinya,
Karena kacamata manis penguasa...

PencilSpirit

GE’ER

Saat Sang Matahari tenggelam …
seolah dia ikut di dalam nya …
Bagai Laksamana gagal total ..
Ini hanya merasa wahai diriku ..
tidak ada lebih dari yg kau harap kan ..
Jangan buat hati mu bertanya – tanya ..
Pada Laksamana Yg terpesona...

Sitjar

TAK BERBEDA

Pagi sejuk sepi
Siang panas meradang
Malam dingin mencekam

Kosong
Pusing berdenging
Sepi tak bertepi

Bulan tersenyum memanggil
Menawarkan asa
Bintang berkedip merestui
Sesampainya di sana..

Hhmm..
Tak berbeda..

Adhy F

Dilanda Rindu

Tak perlu kau lawan
Rindu itu tak dapat kau tahan
Aku tahu awan bersekongkol dengan hujan
Menghadirkan serpihan kenangan

Entah pahit atau manis
Itu urusanmu
Yang aku tahu
Kau sedang dilanda rindu

Iya… aku pun begitu
Menikmati pilu yang dihadirkan waktu
Sembari...

Kerkuak

MERINDUKANMU

MERINDUKANMU

Berhari Ku lalui Tanpa Hadirmu Disisi
Akankah Kau Mengerti Arti Cintaku Ini
Bayangmu Yang Hanya Mampu
Membuat Rasa Rindu Ini Semakin Dalam

Aku Selalu Memikirkan Dirimu
Namun APakah Kamu Selalu Memikirkan Diriku ?

Kasih Kau Ada Di mana?
Apakah Kau Rindu Padaku?
Apakah...

Ipung Wijanarko

Menipu

Saat kamu hilang,,,
Aku mencari mu,,
Saat kamu ada,,
Aku merelakanmu,,
Kenapa seperti itu,,
Kenapa harus tidak sama,,
Padahal kamu adalah aku,,
Padahal cinta itu adalah seru

Dalam puisi bahasa inggris menjadi :

When you lost,,,
I’m looking for you,,
When...

anonym

CINTAMU CANDU BERACUN

Terbalut manis, buaian kata
Menghujam berdarah hati yang patah
Bagai bisa paling mematikan
Mengoyak rasa tanpa perasaan

Goyah mencoba berdiri
Dari luka terparah hati terkoyak belati
Terukir semua kenangan dan janji
Terhempas dalam cadas, jiwa hampir mati

Senyum manis penuh intrik
Bersembunyi dibalik...

Humaira Al Khansa

Perjuangan kemerdekaan

Demi sang bendera merah
Kau rela korbankan nyawamu, ragamu, keluargamu..
Demi berkibarnya bendera merah putih, demi bangsa ini
Demi kemerdekaan ini…
Kaurela bertumpah darah, keringat mencucur ditubuhmu
Semangat yang membara dijiwamu
Taklukan mereka pejajah negeri
Tak sedikit pun rasa takut
Bambu runcing...

Sutiyawan

Rindu

Sebelum angin berhasil membekukan rindu…
Merusuklah engkau ditubuhku,
Selamanya cinta mendenyut dinadiku,…
Untukmu…

By: dee

Versi bahasa inggris puisi diatas :

“Miss”

Before the wind managed to freeze miss …
Pervasive was thee into my body,
Forever love throbbing in my veins, …
For...

dee

Puisi Alam (89) Puisi Anak (25) Puisi Ayah (27) Puisi Bahasa Inggris (58) Puisi Cinta (470) Puisi Corona (34) Puisi Guru (15) Puisi Horor (13) Puisi Ibu (77) Puisi Islami (74) Puisi Kehidupan (516) Puisi Kemerdekaan (19) Puisi Love (13) Puisi Lucu (32) Puisi Pahlawan (38) Puisi Patah Hati (171) Puisi Rindu (225) Puisi Romantis (187) Puisi Sahabat (53) Puisi Sedih (220) Puisi Senja (47) Puisi Ulang Tahun (9)

Puisipendek.net didirikan pada tanggal 2013. Selama lebih dari 10 tahun ini kami telah merasakan betapa sulitnya untuk bertahan tanpa adanya investor. Kendati demikian kami bangga, karena beberapa dari kontributor lama kini menjadi penyair nasional yang tulisannya sudah dipublikasikan di media yang lebih besar. Kebanggaan memberikan sumbangsih dalam perkembangan dunia sastra khususnya puisi pendek di Indonesia.

Satu-satunya pemasukan kami adalah iklan dan endorse meskipun nilainya jauh dari biaya operasionalnya sendiri. Oleh karena itu kami belum mampu memberikan reward yang mungkin diharapkan para kontributor kami. Satu-satunya reward yang bisa kami berikan adalah mempertahankan puisipendek.net tetap ADA!.

Sebagian besar puisi yang ada dalam puisipendek.net, adalah kiriman dari para kontributor kami. Mereka adalah partner kami yang sudah selayaknya kami perjuangkan dalam bentuk penyajian puisi yang keren, seperti yang kalian lihat pada lembar halaman puisi.

Selain itu, kami juga memberikan kebebasan pembaca untuk menilai dan mengomentari karya. Puisi pendek atau puisi dengan rating tertinggi akan masuk daftar puisi terbaik. Sementara itu puisi paling populer akan masuk ke deretan puisi paling hits sepanjang masa, paling populer tahun ini dan puisi paling banyak views di bulan ini.

Penghargaan lain yang sanggup kami berikan adalah highlight khusus untuk para kontributor yang telah banyak mengirimkan puisi. Kamu bisa menemukan kontributor puisi terbaik pada halaman ini.

Penutup, terima kasih untuk para kontributor yang telah mengirimkan puisinya dan berjuang bersama kami di dunia sastra Indonesia. Tak lupa juga terima kasih atas kunjungan kamu hari ini, dan terima kasih karena sudah mengeklik iklannya.

“Ibu yang menunggu sampai kelu tak berbatas waktu hingga hilang rasa rindu.”

– Nurhasesi

1352

Total Puisi

674

Total Kontributor

89

Total Respon

Kontributor Terbaik

Kontributor terbaik yang karya puisinya telah banyak kami publikasikan, untuk itu kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Foto hanyalah random avatar, jika ingin tampilkan foto kamu, daftar email kamu di gravatar.com, nanti sewaktu kirim puisi, harap isi email yang kamu daftarkan.

abudalta

33 Kiriman

Zainab Baudin

31 Kiriman

Danny Faldy

16 Kiriman

na28

13 Kiriman

Fiqryghifary

12 Kiriman

Puisi-Puisi Dengan Rating Terbaik

ke-12 puisi ini merupakan puisi dengan rating minimal 8 dan dengan jumlah voters minimal 20 orang

AlmazaAlmaza
Oleh : Adila Firdausi
⭐️ 9.9
Monolog Musim HujanMonolog Musim Hujan
Oleh : Legiman Partowiryo
⭐️ 9.8
Semesta, Kata, dan KitaSemesta, Kata, dan Kita
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.8
Senandika KataSenandika Kata
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.8
Ruang HalusinasiRuang Halusinasi
Oleh : Sarlota Yuspin Lolo
⭐️ 9.8
Dari Kartini Buat IbukuDari Kartini Buat Ibuku
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.7
Seutuhnya Menjelma DigdayaSeutuhnya Menjelma Digdaya
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.7
BumiBumi
Oleh : Sristianty putri
⭐️ 9.7
SenjaSenja
Oleh : Amatulloh Fa
⭐️ 9.6
Apa itu hidupApa itu hidup
Oleh : Arief Kun
⭐️ 9.6
Bingkisan Doa dalam SujudkuBingkisan Doa dalam Sujudku
Oleh : Wahyu Eka Nurisdiyanto
⭐️ 9.6
Penikmat RinduPenikmat Rindu
Oleh : Ananda Kheisyha P. H. N
⭐️ 9.6

Mulai Menulis

Agar hasil karya kamu semakin baik, tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi kontributor kami, kamu bisa berlatih menulis di sini dan melihat sejauh mana feedback dari para pembaca puisipendek.net. Bila sudah siap, klik aja tombol kirim puisi berikut.

Puisi-Puisi Paling Populer Sepanjang Masa

12 puisi paling populer yang paling banyak dibaca oleh pengunjung setia puisipendek.net

Mendung hitamMendung hitam
Oleh : Kh. D, Zawawi imron
👀 9458
Orang tua istimewaOrang tua istimewa
Oleh : Asyif Muhammad
👀 5438
Tangisan Ibu PertiwiTangisan Ibu Pertiwi
Oleh : Nabila Agustin
👀 5020

Puisi Paling Populer Bulan Ini

Mendung hitamMendung hitam
Oleh : Kh. D, Zawawi imron
👀 112
Orang tua istimewaOrang tua istimewa
Oleh : Asyif Muhammad
👀 91
Senja Yang SirnaSenja Yang Sirna
Oleh : Izzatun Nissa
👀 80

Puisi Paling Populer Tahun Ini

I Love YouI Love You
Oleh : Zheezy
👀 742
Mendung hitamMendung hitam
Oleh : Kh. D, Zawawi imron
👀 281
Orang tua istimewaOrang tua istimewa
Oleh : Asyif Muhammad
👀 223