Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Puisi Pendek Menyentuh Hati [Lengkap] Contoh Puisi Singkat

Selamat Pagi Kawan

Bahkan ketika langit sedang murung tanpa sebait pun kicauan burung, ini tetaplah tempat dimulainya berbagai macam geliat. Dahulu sekali, aku hampir selalu melewatkan tempat ini dalam kendaraan bernama mimpi. Aku turun beriring pening lalu semata berbekal insting akan kuseduh dan kusesap secangkir kopi. Kubiarkan suamnya…

(TANGGA OKTA) KAPRIKONUS

Terlalu jauh jarak pandangmu akan…

(TANGGA OKTA) SEIN EEN LIEFDE

Senyap malam meraba Tak ada…

Teruntuk guruku

Engkau pernah banyak berkisah cinta…

TERGANTUNG DIRI

Sesungguh bernawaitu Kepada separuhnya inginku…

Teruntuk guruku

Engkau pernah banyak berkisah cinta…

Ibu

Bu Aku ingin pulang sebentar…

Ibuku

Ibuku mungkin penggalan kisah lampau…

Close

We are different ages We…

Selamat Sore Kawan

Pada satu arah,
pada celah antara langit yang merekah
dan bumi yang tengah sumringah,
ada sebuah petualangan
mengarungi keabadian.

Pada arah lainnya,
melalui halaman dan pintu rumah
dengan riasan sederhana,
>...

0

Sebelum Rindu

Kita kerap terlalu naif untuk menyadari adanya kesempatan mempersiapkan diri
dari apa yang akan terjadi

dan lebih suka menimpakan kesalahan
atas apa yang kita dapatkan
pada keadaan.

Seperti pagi yang >>...

1

Temui Aku, Walau Sebatas Mimpi

Dingin malam menghampiri
Menyusup mengintervensi
Batas ruang elegi
Memaksa otak dan hati
Untuk tidak bersinergi

Ya, otak ingin berjalan sesuai realiti
Namun hati
Sedikitpun tak mau berkompromi

Hati ini berpegang teguh pada >>...

0

Selamat Malam Kawan

Agar kau lebih percaya
bahwa aku memang bukan peniru, kukirimkan padamu sebungkus cerutu
dan salam dari si Guevara.

“Merokok kala senggang ialah sobat sejati bagi tentara yang kesepian,” katanya.

Ia >>...

0

DI HALAMAN MUSHOLA

Ada mega merah dadu di halaman mushola.
Bulan sipit mengernyit.
Anak-anak TPA mengayuh angin, mengejar Alif ba ta.

Ada mega merah dadu di halaman mushola.
Bulan jelalatan, matanya mengerling nakal.
Anak-anak >>...

10

(TANGGA OKTA) KAPRIKONUS

Terlalu jauh jarak pandangmu akan mata hati
Di banding luas jagat Bima Sakti
Aku masih tersakiti
Menatap sedih dari jendela abu persegi
Menahan diri langkahkan kaki
Memilih menetap dikamar tengah >>...

0

(TANGGA OKTA) SEIN EEN LIEFDE

Senyap malam meraba
Tak ada suara lokomotif di luar sana
Hanya nuansa terang gelap di mata
Tapi denting hati serasa diraba
Pada sebaris notif dari dunia maya
‘Ahh, perasaan ku >>...

0

Teruntuk guruku

Engkau pernah banyak berkisah cinta kepadaku
ajarkan segala luka hingga aku tak terhina

Engkau tuliskan adab pada nafsu-nafsuku
kenalkanku pada hikmah segala tanya

Bu
Kerutan wajahmu adalah kumpulan kisah lugu kami
tebal >>...

0

(TANGGA OKTA) PROLOG SEBUAH PAGEBLUK

Desisan angin tak lagi melipir dipinggiran beluntas
Melain celetukan kabar penahanan dua minggu melintas
‘Apa apaan ini, dasar ma’lakas’

Semua berpulang
Asap pabrik mulai jarang
Hanya duduk bersama di bangku dalam >>...

0

TERGANTUNG DIRI

Sesungguh bernawaitu
Kepada separuhnya inginku tersinggahi

Menjadi bagi dalam bagian bagian dari keutuhan nan sejati
Agar teringkarinya segala pelik yang membersamai palung sepi

Namun,
Memutik lagi sehelai kelopak sendu kisah lalu
Menubuhkan >>...

0

2020

Jelita di ujung warsa
Malam mengukir indah purnama
Setahun memetik ruas rindu
Memori ini takkan terkikis waktu

Bolehkah ku kenang dirimu?
Ingat lagi jalan yang pernah kita tapaki
Ingat kembali apa >>...

10

Menyulam sobekan hati

Kurajut kembali sisa sisa harap ..
Yang tersangkut di pekatnya malam ..
Aku ingin menyunting bulan ..
Menyusup relung pusaran hati ..
Hingga bisa menyosong pagi ..
Menyulam kembali sobekan >>...

0

Mizuhara

Hari-hari penuh sunyi
Ku menyendiri didunia ini
Tanpa kehadiranmu disini
Membuatku terus membeku diri
Meratapi kesunyian dunia ini

Ku nyaris tenggelam
Di naungan kesedihan penuh kelam
Kenangan-kenangan indah telah terkubur >>...

0

Hilang Arah

Resah..
Mematahkan asa
Memberatkan langkah
Membelenggu jiwa-jiwa yang gundah

Resah..
Alam basah
Membekukan hati yang membuncah
Merobek dimensi tak bertuah
Menggelitik musafir untuk tetap singgah

Ahh resah..
Rinduku meluap bak air bah
>...

0

Seva Mobil Online

Puisi ini bertujuan,
Biar saja bila jauh dari keindahan,
Informasi yang jadi bait-bait rima,
Sebuah eksperimen yang pantas dicoba.

Mari kita mulai saja,
Sebuah puisi tanpa makna,
Sebuah karya sastra yang >>...

0

Bisakah?

Apalah daya insan nan lemah
Terkulai bagai daun yang layu
Patah bagaikan ranting kayu
Seribu rasa bercampur menjadi satu
Berjuta peristiwa hadir berliku-liku
Hanya dalam satu waktu
Sudah berapa banyak >>...

2

Tak Berujung

Tatap mata di ujung senja
Hati sunyi nan sepi
Terpuruk seorang diri
Merenung di separuh memori

Hatinya mulai lelah
Raut wajahnya sudah berubah
Setiap langkahnya tersandung
Temaram di akhir kisah

Kini matanya >>...

6

Sulit

Aku di ujung perbatasan
Dengan rasa sesal tak tertahankan
Aku berbicara padamu
Dengan tertatih bahasa tubuhku

Semurung mendung sederas hujan badai
Bernadakan kesepian
Aku sendiri
Aku menangis
Haruskah menyesal dengan keputusan >>...

9

SENJA BUKIT BARANIA

Banyak cerita yang kita semat bersama
Tentang Senja yang ranum
Tentang rindu tak pernah usai
Semua Tentang kita…

Di suatu masa
Akan ku lukis senja
Ku ukir pada ruang rindu
Ku >>...

10