Puisi Corona kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

28 Puisi Corona Renungan Tentang Korona COVID19 | Motivasi

Puisi Corona adalah cara kami menuang keresahan dalam bentuk karya sastra. Cocok dengan hastag corona #dirumahaja ingin kami abadikan dalam situs ini, sebagai pengingat generasi, bahwa kita pernah berjibaku melawan wabah penyakit yang sangat mengerikan.

Tindak kepahlawanan kini sedang berlangsung, tak cuma yang ada di puisi tentang pahlawan saja, namun saat ini pejuang-pejuang medis bertempur melawan virus.

Perlawanan tanpa henti hanya dengan #dirumahaja, physical distancing, social distancing. Menjaga jarak satu sama lain kini bukan lagi selalu tidak peduli dan antipati. Bentuk perjuangan salah satunya dengan mencurahkan renungan dalam puisi korona.

Gambar Kutipan Puisi Corona

Puisi Corona

Puisi Corona bergambar diatas berjudul Memori Hari Ini karya yoga zulkarnaian

Mungkin tidak sehoror puisi horor, namun bisa melahirkan kata bijak kehidupan

Pandemi covid-19 tak hentinya memunculkan pertanyaan dikepala kita. Apa yg telah kita lakukan ? Mengapa ini semua terjadi ? Kapan ini berakhir ? Bagaimana ini akan berakhir ? Apapun misteri itu, jawabannya hanya empat, bahwa kita harus bertahan, kita pasti mampu, kita yakin pertolongan Tuhan, semua pasti berlalu.

Dalam situasi seperti ini mari kita sama-sama berdoa dan saling mendoakan. Semangat menyemangati, minimal dengan karya yang memotivasi, sebuah karya yang menginspirasi. 28 Puisi Corona Renungan Tentang Korona COVID19 | Motivasi

Cukuplah kesedihan tersimpan dalam puisi sedih

Saatnya kita melawan dengan menuang keresahan melalui puisi covid19, mungkin dengan rumus terkenal ini tragedy + time = comedy. Walau mungkin tidak selucu beberapa karya di puisi lebay lucu, namun setidaknya ada yang membuat pembaca tersenyum.

Melalui situs ini juga kami ingin menyampaikan terima kasih yang tak terkira untuk para medis yang mempertaruhkan segalanya demi menyelamatkan ribuan nyawa.

Ini semua sebenarnya siklus kehidupan dimana sejarah itu ada kalanya berulang, dalam interval waktu yang bisa jadi mirip, dengan pola yang sama. Justeru momen ini bisa digunakan untuk mengambil hikmah dan kembali menuangkan menjadi sebuah karya puisi tentang kehidupan.

Kumpulan Puisi Corona Hingga 2021

Buat kamu yang bingung beli pulsa di mana, kini tinggal tanya virtual asisten Veronika dan ikuti petunjuknya.

Tak seindah dulu

Sudah dua puluh tahun umurku
Aku tumbuh dari keluarga yang sederhana
Hidup apa adanya tanpa mengeluh
Kedamaian terasa begitu indah

Itu dulu, sebelum aku menginjak kuliah
Rasa pikiran bagai tak ada >>...

0

Angkatan Corona Lagi

Halo angkatan corona

Apa kabarnya?

Hari ini hari terakhir kita berjumpa

Membawa kenangan suka dan duka

Tak terasa ya, kita melewati hari dengan bahagia

Walaupun menderita

Tapi ini semua adalah takdir -Nya

Seuntai >>...

6

SEMUANYA karena SEMAUNYA

Dulu…Pas beta dengar kata ” POSITIF”

beta yang pasif langsung aktif

Sekarang…Pas beta dengar kata “POSITIF”

>>...

9

Tantangan Siang

Hebatnya terik 12 pas
Kabut jadi kepulan panas
Lembut berubah cadas
3 jam tak jua puas,

Apalah aku hanya penikmat
Segala benda cair dan padat
Terang warna semakin pekat
Diatas bumi >>...

10

Seandainya Ia Tahu

Seandainya ia tahu
kawannya membawa virus
tak mungkin ia berdansa malam itu
Seandainya ia tahu
sakitnya karena covid
tak mungkin ia berjibaku dengan jemu
Ibu yang menunggu sampai kelu
tak >>...

0

Daftar Puisi Corona Terbaik

Jika dalam 28 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Contoh Puisi Cinta yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Horor Menyentuh Hati cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman (termasuk kiriman sdr Ulfatin Ch diatas) tidak kami rubah, sekalipun jika ada typo. Hal ini guna menjaga originalitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Seandainya Ia Tahu" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Corona terbaik.

Makna Kata Corona Buat Penulis

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Seandainya Ia Tahu" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 2 Bait oleh Ulfatin Ch mampu membuat kami mengerti apa arti kata Corona baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberi masukan guna perkembangan kontributor sendiri, lebih-lebih bagi kami agar dapat meningkatkan mutu website.

Puisi Tentang Corona menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

(TANGGA OKTA) PROLOG SEBUAH PAGEBLUK

Desisan angin tak lagi melipir dipinggiran beluntas
Melain celetukan kabar penahanan dua minggu melintas
‘Apa apaan ini, dasar ma’lakas’

Semua berpulang
Asap pabrik mulai jarang
Hanya duduk bersama di bangku dalam >>...

10

Potret Tenaga Medis di Rumah Sakit

Berada di tempat yang penuh duka
Separuh nafasmu kau serahkan untuk mereka
Siang dan malam yang berdarah-darah
Demi keselamatan mereka

Mengaliri mereka dengan cairan infus
Bergelut dengan bakteri dan virus
Kelak >>...

8

LAUTAN DAN ANGIN

Wahai,,,lautan dan angin
Janganlah kalian mengamuk di pagi buta.
Wajah kalian muram dan masam.

Apa gerangan?

Aku tiada paham, apa kalian marah dengan tingkah para nelayan.
Wahai lautan dan angin.
Janganlah engkau >>...

0

Telah Renggut

Masa pertama kali
Hebat dirobek murni
Tumpah darah negeri
Fase saat diuji
Pudar?Tak akan terjadi
Biar merebak biak meniti
Tetap nyala kobaran api
Semangat!!!Empat puluh lima
Dirgahayu Indonesia
Lekas sembuh >>...

10

Hilang

Puisi romansa, politik, dan rindu

Hilang menjadi abu

Berfikir bijak kala itu

Berfikir cemerlang layaknya elang

Kini hangus akan ketakutan virus menyerang

Fikiran kacaw balaw tak karuan

Senandung tinta ku tuliskan

Senang dan gembira kurasakan

Kala itu sebelum >>...

10

Puisi Corona Pilihan

Ke-28 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Corona, Cinta, Horor atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis termasuk saudara M. Faizal Azky, yang telah mengirimkan karya dan bersedia disejajarkan dengan puisi Corona pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 13 Bait berjudul "Hilang" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Corona

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk puisi Tentang Corona ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Cinta, Horor atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti sajak Corona berjudul "Hilang" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh M. Faizal Azky pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Tentang Corona para pembaca.

Bayang Sunyi, Rindu Bisu

Hujan menabur kesunyian malam ini
Jemari menari menderas pada getar kata
Kotori lembaran kertas nan putih
Tak kala lirih ia mengikuti perasaan.
Katamu ini akan sebentar saja ?
Tak lebih >>...

10

Menanti

Kami masih disini
Menanti walau tak pasti
Berharap keajaiban datang menghampiri
Untuk hilang kan semua keraguan hati
Tuhan..
Kami mohon, redakanlah badai ini
Sirnakanlah segala kepiluan kami
Dan hadirkan lah >>...

10

Bayang sunyi, Rindu bisu

Hujan menabur kesunyian malam ini
Jemari menari menderas pada getar kata
Kotori lembaran kertas nan putih
Tak kala lirih ia mengikuti perasaan.
Katamu ini akan sebentar saja ?
Tak lebih >>...

10

Bait kala pandemi

Hai apa kabar?
Insan yang masih sibuk bercumbu dengan rindu.
Insan yang masih menaruh harapannya kepada semesta yang sedang tidak baik baik saja.
Dan pahlawan dunia yang masih tegar berjuang >>...

10

Gara Gara corona

Sekolahku libur gara gara corona
Tetapi ini bukan liburan

Tugas tugas dikirimkan
Sementara aku bermalas malasan
Memang tugas itu tidak sepantas nya dikirimkan

Jika sekolah adalah rumah kedua
Tempat belajar adalah fungsinya
>...

10

Puisi Untuk Corona

Corona telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah Arian Rizal Fatoni , dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam judul "Gara Gara corona" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Corona.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Corona, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Corona adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Seputar Kata Corona

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Corona singkat, ada juga tentang Cinta, puisi untuk Horor, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah 6 Bait Puisi berjudul "Gara Gara corona", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan oleh saudara Arian Rizal Fatoni .

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 28 Puisi Corona yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

Sahabatku

Oh sahabat, kau selalu setia mendampingiku
Kau tak pernah meninggalkanku
Aku sedih tanpa dirimu
Semoga kita tidak berpisah

Oh sahabat, betapa baiknya engkau
Rela berkorban demi aku
Terima kasih sahabatku
Kau >>...

10

Tahun yang mencekam

Tahun ini menjadi amat mecekam..
Membuat kita hanya terdiam..
Telah banyak usaha yg telah di lakukan..
Namun sedikit hasil yang memuaskan…

Mulai dari banjir di ibu kota…
Sampai corona yang sampai >>...

10

Tak Kasat Mata

Bukan kita yang buta

Mereka memang tak kasat mata

Mengusik riuh dunia

Merampas damai jiwa

Mereka musuh tak bersenjata

Menyebar menduduki jagad raya

Bukan lemah jikalau mendekam

Yang lengah yang diterkam

Dunia sudah kehilangan gemerlapnya

Pergilah tanpa mengenal kembali

Biarkan >>...

10

Antara wabah dan Rindu

Ini hanya sementara,
Kupikir begitu.
Namun ternyata,
Isyarat rindu berbeda.

1 hari bagaikan 1 pekan,
1 bulan bagaikan 1 tahun.
Sampai kapan wabah ini akan berakhir,
Hingga Memisahkan kita begitu >>...

0