Kumpulan Puisi Ulang Tahun Hingga 2022

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok menulis puisi untuk Ulang Tahun dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi tentang Ulang Tahun yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2022.

Contoh-contoh puisi Ulang Tahun

izinkan fakir ini bersimpuh menengadah
harapkan ampun atas segala salah
dari belasan purnama yang berlalu sudah

tidak sebagaimana kemarin
kenduri kumpul kekraban baik terjalin
beberapa dewasa dan anak kecil berlarian
berdoa >>…

abudalta
10

Selamat menempuh usia baru
Yang kini bertambah satu
Aku aminkan semogamu
Pemilik tanggal di penghujung April

Selamat mengenang hari lahir
Untukmu gadis berambut air
Maaf, terlalu lama ucap
Yah… aku sadar >>…

Kerkuak
7

Waktu terus melaju
Berpacu dengan usiamu
Yang kini bertambah satu

Selamat ulang tahun
Untukmu gadis berparas awan
Yang membuat hatiku ikut tertawan

Tak >>…

Kerkuak
9

Daftar Puisi bertema Ulang Tahun Terbaik

Baca Juga :

Ketika pita telah kaubuka
sebingkai cermin kauangkat
bukan itu hadiahnya
aku tak ingin kau bersolek, sayang

aku ingin kau bercermin
lihatlah refleksi yang kauhadapi
itu bayangan seorang ibu
wajah cinta yang sesungguhnya

Denza Perdana
0

Hari lahirmu berulang
perempuan yang kaupanggil ibu
berjibaku dengan hari ini
pada tahun yang telah lalu

dua dasawarsa lebih sewindu
kurang delapan semester lagi,
di usiamu yang 24 tahun kini
aku >>…

Denza Perdana
10

Pagi berganti malam
Sejenak ku buka jendela kamar dan ku pandang bintang di luar
Terlarut dalam symphony kenangan masa lalu
Ku tutup kembali jendela
Aku >>…

Anonymous Letter
5

Diksi Puisi Tentang Ulang Tahun

Pemaknaan arti Ulang Tahun berbentuk Puisi Ulang Tahun telah menghasilkan karya Puisi 1 Bait berjudul "Jendela Kenangan" oleh

Aku punya puisi,
Yang terkumpul dari tangga nada bahagia,
Terurai udara menjadi sinyal-sinyal suara,
Getaran telinga yang dirangkum rapuhnya jiwa,

Ingin sekali kutuliskan semua cerita,
Keindahan langka baris kata darimu, apaaa >>…

PencilSpirit
6

Setapak lagi berlalu,
Beranjak dari tangisan menderu,
Barisan angka bertambah satu,
Karunia terpenting Penciptamu,

Alam berpesta pora,
Pohon berjoget salsa,
Burung bernyanyi seriosa,
Matahari bermain cahaya,

Diseberang sana karib berbisik,
Kata mutiara >>…

PencilSpirit
8