Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Semesta, Kata, dan Kita

©️ Wahyu Eka Nurisdiyanto

Gurat kehidupan tak ubahnya warna semesta
Senangnya menunjukkan ketidakpastian senantiasa
Maka aku memilih menjadi rahasia
Sebab hakikat diri adalah kata

Atas setiap salah aku menata
Segalanya sudah jadi biasa
Dicinta dan mencinta
Tentu tak ada yang sempurna
Serupa pun tak sama

Lantas bagaimana kita
Dipertemukan oleh rasa
Berjalan dengan karsa
Tidak perlu bertanya
Mengapa?

Semua masih tentang kuasa-Nya
Kita adalah narasi yang berbeda
Tak apa
Kita adalah apa adanya kita
Tanpa harus menjadi siapa


https://www.puisipendek.net/semesta-kata-dan-kita
Nilai
10
45 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(45 votes, average: 9,80 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Semesta, Kata, dan Kita

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Alamku kiriman Yusrin .

Embusan angin di hari senja
Meliukkan pucuk-pucuk Pinus
Menari-nari indah ke kiri dan kanan
Meleburkan hati resah dalam bimbang

Kicauan burung-burung
Sembari melompat antar cabang
Melantunkan melodi indah
Menjadikan hati tenang

Warna-warni >>…

Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul Rintihan Sang Kenari dari David Mael.

Semilir angin perlahan mengurai senja,
Menerpa ringan sang kenari,
Dengan kicauan yang menggugah rasa,
Dalam kurungan dia menari.

Inilah duniaku, imbuhnya,
Inilah takdirku, rintihnya,
Aku risau tapi tak dimengerti,
Aku sendu >>…

Terima kasih David Mael, Wahyu Eka Nurisdiyanto, Yusrin atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Semesta, Kata, dan Kita

YANG INDAH ITU BAHASA

buatlah puisi yang lahirnya dari hatimu sendiri,
kesannya bisa terpalit pada jiwa-jiwa pendengar,
kata-katamu yang terkandung hikmah didalamnya,
suatu ayat yang berisi cahaya kebenaran bagi yang kehilangan,
tanpa dicemari dengan >>…

Cermin Rias Perak

Aku diberikan Tuan cermin

Cermin rias perak yang mengkilap

Warnananya putih sekali.. menyilaukan

Pantulannya lurus mulus

Namun ada yang aneh

Dalam tiap desir ku usap ia

Kurasakan ada semacam luka tertutup rapuh

Kerapuhan yang terpoles manis

Dan disetiap >>…

Terlena

Sedikit namun tak banyak,,
Bingung tak mau kelihatan bingung,,
Sedikit marah tapi sabar,,
Beribadah tapi terus bermaksiat,,
Hingga ini menjadi buram,,
Munafik,,tak jelas,,
Saat ombak berjajar rapi,,
Mengikuti perintah Tuhannya,,
>…