karya puisi pendek

Semesta, Kata, dan Kita Oleh Wahyu Eka Nurisdiyanto

W

Semesta, Kata, dan Kita

© Wahyu Eka Nurisdiyanto

Gurat kehidupan tak ubahnya warna semesta
Senangnya menunjukkan ketidakpastian senantiasa
Maka aku memilih menjadi rahasia
Sebab hakikat diri adalah kata

Atas setiap salah aku menata
Segalanya sudah jadi biasa
Dicinta dan mencinta
Tentu tak ada yang sempurna
Serupa pun tak sama

Lantas bagaimana kita
Dipertemukan oleh rasa
Berjalan dengan karsa
Tidak perlu bertanya
Mengapa?

Semua masih tentang kuasa-Nya
Kita adalah narasi yang berbeda
Tak apa
Kita adalah apa adanya kita
Tanpa harus menjadi siapa


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 9.8 / 10. Vote count: 46

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *