MENU

60 Puisi Islami Terbaik Sebagai Renungan Menyentuh Hati

Puisi islami merupakan kumpulan puisi pendek dan singkat tentang kecintaan makhluk terhadap Tuhannya. Karya dalam 60 Puisi Islami Terbaik Sebagai Renungan Menyentuh Hati ini salah satu. Termasuk salah satu dari berbagai contoh metafora perenungan dalam sebuah puisi.

Sama seperti puisi tentang ayah dihalaman ini, atau nilai kejujuran dalam puisi tentang cinta.

Kumpulan Puisi Islami Hingga 2021

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok menulis puisi untuk Islami dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Gambar Quote Puisi Islami

Puisi Islami

Puisi Islami bergambar diatas berjudul Jarak karya Sega Pradista

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi tentang Islami yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2021.

Puisi Islami adalah mengagumi cinta-cinta yang tersemat sebagai karunia akan kebesaran Allah S.W.T, salah satu bukti luar biasa dari Al-Jamil Sang Maha Indah. Umat islam sungguh beruntung, salah satunya berbagai rintangan hidup dimaknai ujian.

Sangat mungkin menghasilkan titik balik sebuah kesedihan dan keterpurukan menjadi kebijaksanaan, pemahaman qodo’ dan qodar. Hingga pada akhirnya memunculkan harapan untuk bisa menemukan bahagianya sendiri.

Seperti halnya mereka saat menulis puisi sedih ini.

Memaknai Kebahagiaan Melalui Puisi Islami

Mengartikan kebahagiaan bukan turun dari langit melainkan mensyukuri dari yang ada. Memaknai dengan ibadah, seperti ibadah puasa dalam bulan suci ramadhan, sholat idul fitri, idul adha, peringatan isra’ mi’raj dan maulid nabi.

Islam adalah jalan yang lurus, puisi islami adalah jalan lurus bagi siapapun yang telah atau sedang menghadapi permasalahan hidup. Berharap mampu mengambil hikmah kebijaksanaan dengan menjadikannya beberapa bait puisi.

Alangkah bahagianya ketika mampu mengolah sudut pandang segala sesuatu lebih positif berdasarkan kacamata islam. Tidak ada lagi yang namanya kesedihan atau keterpurukan, yang ada hanya keikhlasan dan pikiran untuk terus semangat berbuata baik.

Kita ambil contoh puisi tentang corona, banyak hikmah yang kita petik disana.

Tak lupa segala salam rindu kami sampaikan pada baginda Rasulullah Muhammad S.A.W, beserta para nabi Allah. Kita hanyalah sebongkah kayu lapuk yang diombang ambing arus sungai paling deras dan menghilang diujung air terjun misteri alam barzah.

Contoh puisi-puisi Islami

Tuhanku

Kepada peluk teguh
Tuhanku
Dalam telinga ku
Aku masih menyebutkan namu
Biar susah sungguh
Mengingat engkau penuh dengan seluruh
Cahaya mu penuh suci
Tinggal kerlip titip lilin di kelam sunyi
>...

0

Tanda Tanya

Di serpihan waktu aku mengejamu
Tak kutemukan konsonan yang menjadikan vokal mati gaya
ketika jeda dan intonasi saling mengintai di antara frasa dan klausa

Namun, kutersandung mendung
di antara titik dan >>...

4

Marzuqi

Mengenalmu masih menjadi misteri
Apakah aku sedang dimabuk hati?
Rela terpasung dalam ruang delusi
Zona sembah makin kutekuni
Ulung memuji, rona wajahmu bak indurasmi
Qur’an suci kubaca dari sepasang >>...

0

Yang Maha Kuasa

Tatkala fajar menyingsing
Dingin pun menelusuk hingga ke tulang
Tak surut do’a demi do’a
Membumbung ke angkasa
Senandung ayat-ayat Nya
Kian menggema di setiap sudut semesta
Adzan yang dikumandangkan
Kian >>...

9

Ramadhan

Kepada hati aku mengais
Isak yang tak kunjung habis
Masih pada rasa bahagianya
Tangisku tak berarti luka

Aku bergembira menyambutnya
Hati yang luluh lewat lantunan ayat suci-Nya
Bergema
Luluh jiwa serta >>...

9

Daftar Puisi Islami Terbaik

Jika dalam 60 daftar berikut tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Contoh Puisi Ibu yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh Puisi 24 Baris untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Kehidupan menyentuh hati cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor seperti dalam Puisi nadheadiahayup 6 Bait 24 Baris, setiap kiriman puisi Islami (termasuk kiriman sdr nadheadiahayup diatas) tidak kami rubah, sekalipun jika ada typo. Hal ini guna menjaga originalitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Ramadhan" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Islami terbaik.

Pemaknaan Puisi Islami Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Ramadhan" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 6 Bait oleh nadheadiahayup mampu membuat kami mengerti apa arti Islami baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca Puisi Islami lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberi masukan guna perkembangan kontributor sendiri.

Bisikan ketulusan

Ku sibak kan tirai dibalik jendela
Subuh ini..terdengar jelas
Gerimis berbisik
Hujan menyeru..

Ya insan…bangun lah..
Rabb mu memanggilmu
Maka datanglah kepada Rabb mu
di sana bersama yang lain.

Karena..
Dia Menghidangkan >>...

0

Renungan Fajar

kala fajar tiba
saat terbitnya sang surya
kan membawa banyak penghidupan
kan mewujudkan beribu ribu harapan

disebelah timur sana
kau tampakkan cahya
namun tak ada yang menyadarinya
bahkan hanya sedikit saja

9

Cahaya Kalbu di Pagi Hari

Pagi hari
Aku sendiri
Munculah cahaya matahari
Aku merenungi

Merasakan angin sepoi-sepoi
Kurenungi alam ini
Menemukan obat hati
Agar selalu dekat dengan ilahi

Begitulah cahaya hati
Kegundahanku berakhir disini
Hatiku terobati
Seperti >>...

10

DI HALAMAN MUSHOLA

Ada mega merah dadu di halaman mushola.
Bulan sipit mengernyit.
Anak-anak TPA mengayuh angin, mengejar Alif ba ta.

Ada mega merah dadu di halaman mushola.
Bulan jelalatan, matanya mengerling nakal.
Anak-anak >>...

10

Amal Bukan Segalanya

Amal bukan segalanya,
Segalanya milik sang pencipta.
Dunia hanyalah fana,
Yang kekal adalah sang pencipta.

Engkau beribadah,
Engkau berbuat,
Hanyalah wasilah.
Agar lebih mendekat,
Kepada sang pencipta.

6
Kata-kata Islami Dalam Puisi

Ke-60 yang kami publikasikan (seperti dalam Puisi Mochammad Ronaldy Aji Saputra 2 Bait 9 Baris) sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk termasuk pengelompokan larik Puisi 9 Baris. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Islami, Ibu, Kehidupan atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Islami kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis termasuk saudara Mochammad Ronaldy Aji Saputra, yang telah mengirimkan karya dan bersedia disejajarkan dengan puisi Islami pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 2 Bait berjudul "Amal Bukan Segalanya" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Islami

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Islami ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Ibu, Kehidupan atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Islami berjudul "Amal Bukan Segalanya" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh Mochammad Ronaldy Aji Saputra pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Islami para pembaca.

Kembali Kepadanya

Hidup terasa singkat
Semua pasti wafat
Nisan dan nama melekat
Menunggu datangnya kiamat

Datanglah kiamat
Semua akan bangkit
Berkumpul di suatu tempat
Tinggal apa yang kita perbuat
Melewati jembatan sirat
Menjalani >>...

10

Sepertiga Malam Untukmu

Embun malam membangunkanku
Kicauan burung membuat risau hatiku
Aku telah terlumuri dosa-dosaku
Kegundahan terasa pada diriku

Tuhanku
Aku telah terlumuri dosaku
Aku ingin sepertiga malam untukmu
Mengampuniku
Atas dosaku
Merasakan maha >>...

8

Takrif Cinta

Sejelas-jelasnya ia
Ungkapan dari rasaku seterang izhar

Degubku bahkan lebih memantul tasydid dari tajibul ghunnah
Ia berdengung hanya untukmu saja-saja

Tiap kali tandangmu menyapa kesunyian ini
Hatiku terguncang hebat layaknya qalqalah kubra >>...

9

kesunyian Malam

Bezikir bintang menyatuhkan cahaya
Kini aku menatap lagit yang selalu ada
saban hari aku selalu menungg datangnya malam
yang aku ingin sampaikan kisah >>...

7

Segala Cinta Yang Nyata

Ketika di langit terlukiskan cakrawala.
Kau hadirkan diriku penuh cinta.
Mengabdi sebagai hamba.
Dan menyembah pada-Mu Sang Esa.

Engkau sinari diriku dari kegelapan.
>>...

6

Diksi Membuat Puisi bertema Islami

Islami telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah RIZQA MAULIA RAHMAWATI , dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Islami berjudul "Segala Cinta Yang Nyata" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Islami.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Islami, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Islami adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Puisi Untuk Islami

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Islami singkat, ada juga tentang Ibu, puisi untuk Kehidupan, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah Puisi 4 Bait dan Puisi 16 Baris berjudul "Segala Cinta Yang Nyata", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan dalam Puisi RIZQA MAULIA RAHMAWATI 4 Bait 16 Baris.

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah Puisi tentang Islami , dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 60 Puisi Islami yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

The perfect female version

Cantikmu…
Terbersit dari hati dan aqidahmu
Perbaikilah ibadah dan lantunan alquranmu
Untuk menjaga diri dan mengagungkan Tuhanmu

Cahaya wajahmu nan indah
Sebagai bukti ketaatan ibadah
Sejatinya bibir yg memerah
Menyebut nama-Nya >>...

10

Sepertiga Malamku

Di sepertiga malam
Arsy-Mu terbuka luas membentang
Rembulan tersenyum bersama gemintang
Hatiku merintih beranak bimbang
Kulangitkan doa di kala banyak mata terpejam
Namun salahkah jika aku memaksa meminta
Padamu tentang >>...

5

Alamku

Embusan angin di hari senja
Meliukkan pucuk-pucuk Pinus
Menari-nari indah ke kiri dan kanan
Meleburkan hati resah dalam bimbang

Kicauan burung-burung
Sembari melompat antar cabang
Melantunkan melodi indah
Menjadikan hati tenang

Warna-warni >>...

10

Sahabat Sebebar

Menemui kamu dipersimpangan hidupku,
Adalah satu anugerah,
Nanti kita pergi tanpa kata,
Waktu itu masa bukan lagi milik kita.
Memori kelak makin kusam,
Aku akan dilupakan,
Hidup kita seterusnya pada >>...

6

Penggolongan Puisi Islami diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Kehidupan kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Ibu ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.