Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Seutuhnya Menjelma Digdaya

©️ Wahyu Eka Nurisdiyanto

Rimba raya zaman menempa peradaban
Menyisihkan lawan, menyisakan yang bertahan
Namun, konon kita adalah bangsa yang berkawan
Mengusung perdamaian, merangkul yang membutuhkan
Hanya saja, kita belum seutuhnya menjadi bangsa pemenang

Bangsa besar ini telah lama menanggalkan hakikat berdikari
Sangsi pada potensi anak negeri
Terlena di atas pangkuan bangsa asing
Tanpa sadar menggadaikan “harga mati” pada bangsa pendatang
Menjadi disegani juga dihormati hanyalah dambaan

Kita butuh bergandengan tangan
Bersama meleburkan satu tujuan
Merentasi lintasan ujian
Kita guratkan perlahan tinta emas kedaulatan
Mengulang kembali hikayat kemenangan
Sang Garuda nan luhur digdaya dalam gemilang kejayaan

Jombang, 6 Agustus 2020


https://www.puisipendek.net/seutuhnya-menjelma-digdaya
Nilai
10
21 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(21 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Seutuhnya Menjelma Digdaya

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Rindu kiriman Dian Ambarwati.

Rindu

Musim dingin yang beku
Kepingan salju pun turun
Inginkan raga ini dekat selalu
Mendamba hangatnya dekapmu

Namun, duniaku terlalu kelabu
Untukmu yang hanya ilusi
Hatiku selalu sendu
Sewaktu rindu datang kembali

Dan >>…

Puisi Kehidupan, Puisi Tentang Pahlawan

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul Aku Dan Pulang dari M.Agung.

Aku Dan Pulang

Aku pergi sekarang
Sekarang aku pergi

Kerja demi aku
Pergi demi kerja

Datang untuk cinta
Cinta belum pulang

Aku dan aku
Kerja dan kerja
Cinta dan cinta

Bekerja untuk cinta
Untuk di rumah.

BALI, 160320

Terima kasih M.Agung, Wahyu Eka Nurisdiyanto, Dian Ambarwati atas kirimannya.

Puisi Satire

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Seutuhnya Menjelma Digdaya

KESABARAN
KESABARAN

Gubung bambu istana baginya,
Perut yang selalu bernyanyi dalam hidupnya,
Walau pahit telan untuk manis,
Bersyukur kunci agar tak menangis,

Melangkah kaki ini hingga membentuk garis pecahan,
Duri-duri selalu menghadang raga,
>…

Kata Maaf Bapak
Kata Maaf Bapak

Pak..
Kau setangguh beruang..
Sekeras batu karang..
Kau sering buatku takut..
Kau buat hatiku ciut..
Tapi..
Hari ini ku lihat air matamu..
Kau hadirkan kata maafmu..
Sekejap kau telah menyatukan >>…

masa lalu
masa lalu

Tentang masa lalu
masa dimana aku kamu dan dia
menjalin kisah bersama
merajut asa meraih cita
mencoba tuk saling mendewasakan
memahami arti kebersamaan
arti kebahagiaan
arti kesederhanaan
hingga akhirnya
kita >>…