Dengar Puisi Bacain Puisi Nilai Download Kutipan Komentar
Gambar Gravatar
d

Pesan Terakhir

© deliaperi

 

Kurajut kata demi kata mengkiaskan prasa dalam rupa
Menghentak jiwa yang mulai lelah berkelana
Darah demi darah menyusut raga
Kekhawatiranku mulai terancam nyata
Remuk ‘kan hilang menyebar seketika

Semua terasa hampa
Dunia hening tanpa suara
Nada baku menghantam rata
Entah kepergianku yang diharapkan semesta
Ataukah merajut asa
Menghujam perih pada keluarga
Entahlah,
Aku tak dapat mulus mengukir makna

Yang pasti,
Pintaku kepada Sang Pencipta
Agar cukup aku saja yang mendera
Dan izinkan keluargaku tertawa bahagia
Sehat bersama tanpa intimidasi Corona
Renggut aku sekali saja
Tulusku dangan satu pinta
Cukup aku saja, cukup!!
Tidak menjamah insan yang kucinta

Salam,
Kututup ribuan suka dalam luasan durjana.


Puisi Tentang Pesan Terakhir 4 Bait 24 Baris Oleh deliaperi

Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 0 / 10. Vote count: 0

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Pesan Terakhir
Semua terasa hampa Dunia hening tanpa suara Nada baku menghantam rata

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

0

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Contoh Puisi 4 Bait

Contoh Puisi 24 Baris

Puisi diatas termasuk tema Puisi Corona

Puisi lain kiriman Julia, deliaperi, abudalta bisa anda telusuri, di beberapa tema diatas.

Puisi Pesan Terakhir merupakan contoh rima ( pa--na--ga--ta--ka----pa--ra--ta--ta--sa--ga--ah--na----ti--ta--ra--ia--na--ja--ta--up--ta----am--na-)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *