Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Menyerah

©️ Rinda Sandria

Disudut kota ini
Langit kembali memerah
Mengiringi gelap yg melangkah
Awan semakin kelabu
Sementara jiwa ini masih beradu

Bukan asumsi
Akupun tau ini semua tk pasti
Hanya membunuh waktu saja

Lalu
Berhasilkah kau melupakanku?

Kau tau,
Mengingatmu itu sakit
Mengenangmu itu pahit
Mana yg benar?
Cukup, aku lelah
Seperti ucapanmu “pergilah”
Memang kita bersama hanya untuk menyerah.

Yogyakarta, 2 April 2020


https://www.puisipendek.net/menyerah-2
Nilai
8
14 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(14 votes, average: 7,71 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Menyerah

Contoh Puisi 5 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Akhir kiriman Arian Rizal Fatoni .

Akhir

Akhir

Seperti ombak yang menghantam karang
Seperti api yang membakar hutan
Dunia terombang ambing Bagai lautan yang pasang

Pasti semua akan hancur berantakan
Kuyakin semua orang kebingungan
Takkan ada lagi kesempatan
Semua >>…

Puisi Cinta, Puisi Patah Hati, Puisi Rindu, Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Bait Malam Bagi Sang Kekasih dari David Mael.

Bait Malam Bagi Sang Kekasih

Bait Malam Bagi Sang Kekasih

Selamat malam kau pujaan hati yang jauh di sana,
Pemilik segenap cinta dan berlaksa rasa,
Padamulah segala aliran makna yang tertata,
Engkaulah tempat berlabuh berjuta gelora.

Kau meramu cinta dengan >>…

Terima kasih David Mael, Rinda Sandria, Arian Rizal Fatoni atas kirimannya.

Puisi Putus Cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Menyerah

Bukan Pujangga Cinta

Diam seribu bahasa itulah aku
Sekadar bersuara lewat kalbu
Tak pandai aku berbahasa lagi merayu
Apalagi mencipta kata palsu

Tak mau aku bersandiwara
Merangkai syair-syair cinta
Layaknya sang pujangga
Sebab cinta >>…

yang pernah kau singgahi

terlalu bodoh diri ini..
melewatkan cinta dengan penyesalan..

aku yang belum mengerti cinta..
seperti tak punya mata..

saat dekat terasa biasa..
saat tak ada aku gila..

kini ku mengerti akan cinta itu..

saat kau >>…

MAGISNYA CINTA

Di sini inginku ceritakan pada semua
cinta tak sekecil dan semurah kata-kata
kita bisa saja jatuh cinta
pada siapa-siapa saja
dan pada apa yang kita suka ,

Rindu pada merdu suara
>…