Puisi 5 Bait kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Contoh Puisi 5 Bait Dari 78 Judul Bebas atau Berima

Ungkapan Hati

Bila kau tanyakan letak rindu
Jawabannya jelas tak tentu
Dia tak mau tau
Mambelaimu tak kenal waktu
Kapan akan hadir disetiap temu

Jujurnya
Dia titipkan pesan
Menuju engkau,
Rengkuh paling ingin >>...

0

MAGISNYA CINTA

Di sini inginku ceritakan pada semua
cinta tak sekecil dan semurah kata-kata
kita bisa saja jatuh cinta
pada siapa-siapa saja
dan pada apa yang kita suka ,

Rindu pada merdu suara
>...

0

Dear Si Petualangan

Sekilas tengoklah wajah -wajah disekitarmu ini.
Sejuta ekspresi hadir melejit umpama kijang melompat
Dipadang Savana.

Muram, sedih tentunya sekali lagi tengoklah………
Dalam seribu satu kegundahan itu, Mereka masih menyempat
Buat terseyum >>...

0

Vibrolis Pejuang

Dia yang tertuang dalam filsuf Malware
Ketika spekulatif menayangkan aktor
Di masa perang buta
Yang menewaskan dua puluh ribu rakyat proletar

Ia tergambar jelas ketika itu
Pasukan peta 15.30 berdiri diantara >>...

0

Lambaian daun jagung

Rumput liar terangkat oleh tangan yang lunglai
Tanpa semangat di tanah yang urung jadi haknya
Mengais rizki dari tanah itu
Ah…besok lagi tanganku gerakkan

Semakin hijau warna daunnya
Kemarin masih >>...

0

Bengis Rindu

Seiring atma terasa gelabah,
Kini rindu kian berirama
Mengharapkanmu raga ini terus terdayuh
Yang setia berangan sebagai derana

Detik terus berdetak
Perasaan yang kini bersemarak
Janjimu tertinggal di setiap diksi
Pair >>...

9

Santun Pagi

Detik sang waktu mulai menggenit
Menyeka hening yg menguntit
Dan engkau masih menjerit

Mengolah keluh
Menurut yang tak tentu
Apa kau sadar akan itu?
Tidak kah?
Rautmu payah, Kau lemah

Bangkitlah!
Tunjukan >>...

0

Akhir Sebuah Kisah

Tiga tahun lamanya asmara itu berpadu,
Untaian berlaksa rasa dalam harapan yang satu,
Tertata dengan indah di atas hamparan mewangi,
Mengusir pergi deraian pilu dan rintihan sendu.

Sore ini, di >>...

10

Misteri

Curam, dalam, mengerikan
Mungkinkah jurang?
Di seberang kudengar buyar, bising
Oh.. Kunampak perang
Dengan perlahan..
Kuseberangi jembatan menuju suatu tepian
Walau kabut menutup pandangan

Taman hatiku berhenti bersemi
Belati menyayat >>...

10

Menyerah

Disudut kota ini
Langit kembali memerah
Mengiringi gelap yg melangkah
Awan semakin kelabu
Sementara jiwa ini masih beradu

Bukan asumsi
Akupun tau ini semua tk pasti
Hanya membunuh waktu saja

Lalu
Berhasilkah >>...

8

Akhir

Seperti ombak yang menghantam karang
Seperti api yang membakar hutan
Dunia terombang ambing Bagai lautan yang pasang

Pasti semua akan hancur berantakan
Kuyakin semua orang kebingungan
Takkan ada lagi kesempatan
Semua >>...

8

Bait kala pandemi

Hai apa kabar?
Insan yang masih sibuk bercumbu dengan rindu.
Insan yang masih menaruh harapannya kepada semesta yang sedang tidak baik baik saja.
Dan pahlawan dunia yang masih tegar berjuang >>...

10

Menanti

Lihat,
Saat pintu telah terkunci
Lampu-lampu pun mati
Kau menyala sebagai satu yg ku rindukan

Malam ini aku kembali lagi
Kembali ke masa itu
Di tempat kau pernah ada
Kita >>...

10

Sosok Pelita Hidup

Mentari bersinar dengan cahaya yang kemilau
Suasana indah menyelimuti pagi yang cerah
Langkahmu menjadi saksi pengabdian
Untuk mendidik dan mengajar

Kaulah pelita di ujung pagi
Kau sosok yang selalu di rindui
>...

0

Peluh Pembangkang

Di ambang waktu
Ku merangkak lesu termakan pilu
Membakar peluh yang jatuh bercampur debu
Merenung, membisu di kalbu
Tidakkah kau tahu?
Bendera suci di pelupuk mata
Ingin jariku menyandera
Tapi >>...

0

Andam Karam

Di sudut kota menunggumu
Wahai penikmat angka
Kuhitung barisan mobil tua
Tidak sepandai saat dikau menghitungnya

Di sudut kota bersamamu
Sekarang terasa senyap
Tak dapat diriku menatap
Saat dirimu tidam bisa >>...

10

Bumi Yang Asing

Kau tidak punya alasan lain, selain berada di rumah.
Begini juga aku.
Mendengarkan musik masing-masing dan
menyalakan lilin pada petang.

Bangsa kita sudah sakit dari awal. Memakamkan koruptor dengan uang. >>...

10

Rasa Dalam Frasa

Di bawah indahnya ukiran langit
Kutuliskan rasa dalam bait
Bagai benang yang dijahit
Bagai kayu yang dirakit

Tak terasa telah menetes peluh
Karena ternyata telah begitu jauh
Sampai pada tempat hati >>...

2

Pilihan Usia

Pikiranku sudah berumur 27 tahun
Ia seperti memasak tubuhnya sendiri
dalam kepala
matang ataupun mentah
tergantung hatimu pandai berubah

Doa yang kau bakar malam-malam
menjadi nyala paling tajam bagi
kakimu >>...

10

Cintaku, cintamu adalah perkara

Tak ada defenisi akurat tentang cinta
Cintaku, cintamu tumbuh tanpa sabda
Ia yang datang tanpa perlu dipintah
Pergi selalu meninggalkan luka parah

Sungguh anuggrah dari tuhan semesta
Hati bergetar menyelimuti rasa >>...

0