Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

KAU

©️ Yulia Awalliyah

Kau,
Yang kusayang
Yang tersayang
Jangan hilang
Jangan lupa arah pulang
Kau,
Yang tercinta
Yang terkasih
Duduklah
Disini
Bersama
Seirama
Selamanya.


https://www.puisipendek.net/kau-2
Nilai
9
7 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(7 votes, average: 9,14 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang KAU

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Sang Pemuda kiriman Golda Meira Hutahean.

Sang Pemuda

Sang Pemuda

Kulihat bendera ini
Tiba tiba Aku ingat semua peristiwa
Petistiwa saat pemuda-pemuda berjanji
>>…

Puisi Cinta, Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Semesta Bekerja dari Yulia Awalliyah.

Semesta Bekerja

Semesta Bekerja

Letih kehabisan cara
Memaksa hati ikut bicara
Bahwa cinta tak bisa dipaksa
Pernah timbul
Hidup
Tumbuh
Berkembang, lalu
Mati perlahan

Kau yang berjuang, aku yang mengabaikan
Semesta bekerja untuk itu
Yang >>…

Terima kasih Yulia Awalliyah, Yulia Awalliyah, Golda Meira Hutahean atas kirimannya.

Puisi Bebas, Puisi Kontemporer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi KAU

Ghosted

The ghosts above is trying to tell me
About what I did this afternoon
With all the memories that has resided
And everything written in between

Regret that already there
The >>…

SAKTAH

Diantaranya
Kita hanya menjeda sejenak
Memilih mensaktahkan diri sesaat nafas

Dan setidaknya
Ghunnah ini terus menderu syahdu
Mendayu hingga pada waqaf yang lazim dan mutlak

;Berhenti
Di kemudiannya

Aceh, 11 November 2020

Teruntuk kamu

Teruntuk kamu,
Kasih yang pernah berjarak karena waktu
Pernah memulai,jua pernah mengakhiri
Meniadakan diri dari lain hati
Teruntuk kamu,
Kisah yang pernah hadir
Memasuki lubukku tanpa permisi
Meninggalkanku tanpa kata >>…