MENU

Idul Adha

©️ PencilSpirit

Disuatu sore disebuah bangku didepan rumah,
Seorang ayah duduk memandang langit yang menguning,
Kedua telapak tangannya tengadah dan basah,
Basah oleh air mata yang tak kunjung mengering,

“Wahai ayah, apa gerangan yang membuatmu bersedih?”
Tanya seorang pemuda dengan nada lirih
“Bukankah kita telah berkumpul kembali?”
Sahutnya kembali seraya menghampiri

“Anakku, ayah sungguh mencintaimu”
Dengan suara berat beliau bercerita

Pemuda itu sejenak tersenyum
“Ayah, ketahuilah bahwa engkau akan mendapatiku,
sebagai seorang yang ikhlas”
“Lakukanlah apabila Allah berkehendak”

“Jika ibunda bertanya,”
“Katakanlah, kelak kita akan berkumpul disurga”

Dengan gemetar sejadinya,
Mata terpejam sekuatnya,
Buah hati yang dulu ditimang
Kini terbaring untuk berpulang

Bismillahirrahmanirrahim….

Sedetik kemudian, dari balik punggungnya.
“Ayah”

Isak tangis sejadinya,
Mereka berpelukan seerat-eratnya.

Allahu Akbar,
Allahu Akbar,
Allahu Akbar,

Laaaaailahailallahu, Allahu Akbar,
Allahu Akbar walillailham..


https://www.puisipendek.net/idul-adha

Puisi Tentang Idul Adha 12 Bait 31 Baris Oleh PencilSpirit

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

0

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Idul Adha

Contoh Puisi 12 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul cinta antara jarak dan waktu kiriman titania legita putri hermawan.

cinta antara jarak dan waktu

cinta antara jarak dan waktu

Jarak jauh adalah suatu ujian cinta
Jarak dekat adalah suatu ujian iman
Dan menanti adalah bukti kesetiaan..
Seperti hal nya cinta ku pada mu yang tak pernah pudar atau berpaling.. >>…

Puisi Ayah, Puisi Islami, Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Ayah berjudul Sang penakluk hati dari Niken Ayu Asita.

Sang penakluk hati

Sang penakluk hati

Sobat…
Lihatlah dia yang disana
Seseorang yang gagah mempesona
Membuat hatiku seakan terpana
Melihat ketampanan wajahnya

Sobat…
Dialah sang penakluk hati
Yang selama ini membuatku tak mengerti
Membangun 1001 labirin hati
>…

Terima kasih Niken Ayu Asita, PencilSpirit, titania legita putri hermawan atas kirimannya.

Disebut apakah rima puisi Idul Adha ( h g h g h h i i u a m u s k a a a a g g m a h a a r r r r m ) ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi 31 Baris Disini

Terkait Gambar Puisi Idul Adha

Cinta

Dalam kesunyian ini
Kucurahkan isi hati
Melalui syair puisi
Yang penuh arti

Kau bagaikan cahaya dikegelapan
Menerangiku yg tak tau jalan
Dan menemaniku yg sendirian.

Mendung yg menyelimutiku seakan hilang
Berganti pelangi >>…

Gersang

Sedikit bingung,,
Melangkah kesana salah,,melangkah dan takut,,
Saat laba-laba mulai membuat sarang,,
Aku masih bingung,,
Mungkin aku harus mengaku kalah dengan laba-laba,,
Dia hebat,, bisa membuat sarang,,
Saat matahari terik >>…

Sejak Hilangnya Sajak

Sejak hilangnya Sajak
Tak lagi kurasa degub itu..
Saat mengungkap rindu dalam prosa Saat jiwaku mampu menyelami jutaan bahasa

Tak lagi kudapati imaji imaji cinta dan syahdunya tulisan yang menyimpulkan >>…