Puisi PencilSpirit kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Kumpulan Puisi Oleh PencilSpirit

BINTANG Kesayangan

Jariku bergerak cepat
Seiring degub jantung yang melambat
Diantara waktu yang merambat
Katakan hatiku telah terpikat

Layang pandang pada keindahan
Gapai pijar bintang kesayangan
Mandi hangat terang cahaya bulan
Disuatu malam sebuah negeri khayalan

Istanaku dari lontar emas
Yang kurajut ketika pekerja pulas
Kubingkai ketika pemuda sibuk permak diri
Roboh, gagal, sakit dan bangkit lagi

Disana juga putri >>...

10

Cinta, Sebuah Cerita Nan Panjang

Disuatu tempat terberkahi
Disuatu Tanggal Karunia
Disuatu Bulan klimaks
Disuatu Tahun penantian

Hari itu Tuhan tiupkan roh beraroma
Roh cantik jelita dan bakal bernama
Hadirnya dinanti pohon cinta
Tangisnya dirindu belai kasih mama

Tak lama berselang pecah suasana
Suaranya kalahkan jerit mama
Riuh kamar hiasi beragam harap
Raut lega ada dimanapun pandangan hinggap

Gadis hirup udara dan menangis
>...

10

Kekasih Hayalku

Hadirmu dikhayalku
Redakan setiap rindu
Kudekap dan kukecup keningmu
Puaskan hasrat ingin bertemu

Setiap kali kupejamkan mata
Kaulambaikan tangan padaku
Riang kau menyambut aku
Bahagia raut wajahmu

kaulah pesona hati yang kucari
Sering kutebak dalam perjalanan ini
Walau selalu salah tak letih kumencari
Disetiap labuhan cinta-cinta ini

aku bukanlah buaya
yang mudah mengucap cinta
walau kupunya banyak >>...

10

Sahabat Jadi Cinta

Ingatkah kau saat kita bersama
Terbang menembus ganasnya kesendirian
Bersama berlari gapai cahaya masa depan
Walau arahmu kebarat dan aku ketimur

Ingatkah kau senyum lebar kita
Selalu kaburkan kesepian cinta
Tepiskan tangis penyesalan semu
Jauh rasa ketakmampuan ruang hati

Rangkulan tanganmu redam amarahku
Saling tuntun walau tak beriringan
Kita berdekatan walau tak sejalan
Kita selalu ada walau >>...

10

Anggrek Unguku

Diatas mobil berwarna jingga
Berpacu diantara waktu yang memburu
Lewati ratusan tikungan berbagai rupa
Mataku selalu saja berpapasan denganmu

Saat terjenuh menghampiri jalan mimpi
Kau hadir kejutkan hari
Isi semua yang tersembunyi
Lepaskan kerinduanku atas peri bumi

Saat bintang angkasa tebarkan cahaya
Bulan tampak malu tampakkan dirinya
Saat itulah hadirmu kedamaian gelap gulita
Bercahaya dalam orbit khayal >>...

10

Serpihan Masa

Kulihat nirwana bertudung duka
Mendung menutupi bintang bintang kejora
Dingin lembab ngilukan tulang tua
Murung suasana pun ikut berbelasungkawa

Aku turut berduka cita jiwaku
Keranda itu telah memasungmu
Berbalut kaffan tua atas nama cinta
Sampaikan do’a sekalipun ke liang asmara

Aku akan menunggui nisanmu
Menaburi bunga-bunga hikmah surga
Daripadanya akan tumbuh rerumputan
Yang indahkan tiap jengkal kehidupan

26 >>...

8

Yang Tak Terbantahkan

“ciluuuuuuuk baaa”
“Jangan lelarian, ntar jatuh”
“Jangan jajan sembarangan, ditabung ya”
“Udah makan?”
“Jangan lupa sholat”
“Tolong anterin belanja”
“Semoga semua sehat selalu”

Kata-kata mencerminkan segalanya,
Dari masa… ke masa

Aku juga menyayangimu Bu

0

Cinta Yang Tertempuh

Waktu kecil aku sering bermimpi,
Bersanding dengan titisan dewi atau seorang putri,
Bahkan kuyakin seseorang tercipta dari tulang rusuk sebelah kiri,
Bagian yang hilang dan akan kutemukan nanti.

Namun sayangnya hidup bukanlah dongeng peri,
Tak pernah terwujud hanya dengan imajinasi,
Sosok yang hanya sebatas ruang persepsi,
Cinta yang melambung sendiri lantas jatuh dan patah lagi.

Tapi…
Perjalanan >>...

0

Idul Adha

Disuatu sore disebuah bangku didepan rumah,
Seorang ayah duduk memandang langit yang menguning,
Kedua telapak tangannya tengadah dan basah,
Basah oleh air mata yang tak kunjung mengering,

“Wahai ayah, apa gerangan yang membuatmu bersedih?”
Tanya seorang pemuda dengan nada lirih
“Bukankah kita telah berkumpul kembali?”
Sahutnya kembali seraya menghampiri

“Anakku, ayah sungguh mencintaimu”
Dengan suara berat beliau >>...

0

Pekerja

Langkahku kian berat,
Tiada satupun wajah hangat,
Hanya kerumunan pejalan membawa penat,
Suatu sore pukul 5:20 tepat.

Manusia kian linglung dicambuk tenggat,
Demi pencapaian menaikkan derajat,
Jangankan untuk memberi manfaat,
Mensyukuri saja serasa tak sempat.

Pekerja membabi buta,
Tak ada waktu selain bekerja,
Letih pun tak juga tiba,
Sampai akhirnya sadar dan telah tua,
Menghitung apa yang >>...

0

Kecoa

Kata orang serangga menjijikkan,
Muncul ditempat pembuangan,
Melata dalam gelap,
Bermukim dalam pengap.

Kecoa binatang paling tangguh,
Bertahan sekalipun peradaban bumi runtuh,
Spesies hewan paling tua,
Berkembang biak puluhan abad lamanya.

Jangan kau menginjaknya,
Karena jutaan bakteri ada di perutnya,
Bunuh dengan pembasmi serangga,
Dan jauhkan dari balita.

1

Rayap-rayap

Rayap-rayap menetap,
Tinggal disudut-sudut gelap,
Kerajaan kecil yang lembab,
Ruang yang jarang tersingkap.

Rayap-rayap tak punya mata,
Mereka tak suka cahaya,
Capitnya tajam menggerus kayu,
Bahkan mampu melubangi tembokmu.

Makhluk dengan kemampuan sosial tinggi,
Tak pernah bisa sendiri-sendiri,
Hidup bagi mereka adalah koloni,
Dan terpisah berarti mati.

0

Persimpangan Karbala

Tak terasa aku sampai dijalan ini,
Jalan kebenaran yang membawaku kemari,
Tempat yang hanya menyuguhkan ngeri,
Menyebutnya saja membuat bulu kuduk berdiri.

Ditiap arah jalan kulihat nama Karbala,
Diukir jelas diatas pedang-pedang khianat para durjana,
Namun tak banyak yang menyadarinya,
Karena kacamata manis penguasa Arabia.

Persimpangan ditengah gurun ini sepi,
Bawalah sapu tangan bila kemari,
Karena desir >>...

0

Cinta Yang Hilang

Hujan sederas ini kemana kau pergi ?,
Tak seperti biasa kudengar suaraku sendiri,
Bisik yang entah menyampaikan apa,
Percakapan aku dan diriku yang hanya menghitung lubang-lubang luka.

Tiada lagi gema kataku yang kembali lewat bicaramu,
Atau pecah tawamu menyahut gurauku,
Tiada lagi dingin amarahmu,
Pagi tanpa sepasang mata yang biasa terpejam oleh kecupku,

Pada siapa akan kujatuhkan >>...

0

Bahagia

Kadang aku punya segudang tanya,
Apa itu bahagia,
Airmata bunda melihat kita lahir didunia ?,
Seringai balita memperhatikan tepukan kita ?,
Atau gelak tawa bocah bermain sepeda ?

Apa sebenarnya itu bahagia ?,
Teriakan mahasiswa menyambut gol Barcelona ?,
Atau ramainya mereka bermain video game bola ?,
Pertemuan dua muda mudi yang jatuh pada cinta ?,
>...

0

Harmoni Cinta

Cinta mulai memainkan not-not rindu,
Pada dawai senyum manismu,
Adakah kau lantunkan untukku ?,
Sebaris bait “aku mencintaimu” ?

Harmoni yang tercipta,
Bergema di dinding-dinding asa,
Mengikisnya menjadi air mata,
Hingga runtuh bersama usia.

0

Rindu Yang Terbawa Waktu

Dari manakah rindu ini terbawa,
Padahal heningnya biasa saja,
Hanya tak sadarkah aku,
Wangimu yang masih disudut kalbu.

240 purnama kukira telan kenangan,
Rentang yang cukup bagi sang bulan,
Namun justeru habis oleh batara kala,
Yang lapar kalap oleh derita.

Giras 49

0

Putri Purnama

Taukah kamu lamanya kumenunggu,
Suburnya mimpi ditanah haru,
Dengan terang cinta dipadang savana,
Cahaya temaram darimu putri purnama.

Adakah rasa jemu ku menanti,
Dari luar biasanya saling menyayangi.
Putri purnama telah sudi,
Menari bersamaku malam ini.

Giras 49

0

14 Februari

14 februari koin dua mata sisi,
Pengingat untuk saling mengasihi,
Disisi lain adalah sebuah tragedi,
Cermin Sejarah kelam Romawi.

Puisi diatas diterjemahkan dalam puisi bahasa inggris sebagai berikut :

February 14th is a two side coin,
Reminder to love one another,
On the other side is a tragedy,
The reflection of the Roman dark history.

0

Coklat dan kalung

Kau telah jatuhkan pilihan,
Menurutmu kalung lebih menyilaukan,
Bandingkan punyaku yang hanya terbungkus koran,
Yang harganya diantara ribuan.

Ketika cinta memberi makna,
Pada apa yang kau beri untuknya.
Semurah apapun itu, rasanya akan sama,

Sama sakitnya.

Padahal…
Apalah arti coklat ini,
Cuma bikin gemuk dan sakit gigi.

0