Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.
Kirim Puisi Sekarang

Gerimis Tua

©️ Ulfa Khoirunnisa

Kepada gerimis
Yang turun dengan sabar
Meski umurmu tua
Kau bahkan lebih tua
Dari bangunan yang kini rapuh

Kepada gerimis
Pernahkah kau mengeluh ?
Ribuan orang, atau hanya segelintir
Tak menginginkan kau hadir
Menganggapmu penyusup ketenangan

Kepada gerimis
Ritmemu memang indah
Menimbulkan riuh sederhana
Selaras dengan gerakan daun
Yang kau jatuhi butir-butir air

Kau tau gerimis ?
Tanah memang sakit
Saat kau lubangi berkali-kali
Tapi ia tak pernah melaknat
Atau mengutuknya menjadi salju

Kepada gerimis
Yang selalu datang bersama mendung
Tanpa kilatan gesit
Yang pergi tanpa permisi
Tapi meninggalkan sebuah kenangan
Pada lubang genangan

Riwayatmu dalam hujan
Selalu tersimpan rapi
Sebelum rintik kecil
Sampai menjadi gerimis tua

Semarang, 16 November 2017


https://www.puisipendek.net/gerimis-tua

Bacain puisi ini

Mohon baca TIPS dan catatan dibawah sebelum memulai.
TIPS:
  1. Pakai headset mic, agar suara konsisten dan jelas
  2. Jangan terlalu dekat, karena hembusan suara dapat tertangkap mic
  3. Kondisi sekitar hening, hindari recording di tempat keramaian
  4. Silahkan memakai backsound musik, tapi jangan terlalu kencang

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim rekamanmu

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
Loading...

Puisi Tentang Alam 7 Bait

Puisi tentang Alam - Puisi Alam merupakan kumpulan puisi tentang keindahan alam. Semua orang pasti dapat menikmati berbagai keindahan alam semesta dengan caranya masing-masing. Sebagai contoh menikmati pegunungan, sawah ladang, pantai, hutan, sabana, padang rumput bahkan alam yang paling tandus seperti gurun. Bumi dengan segala isinya merupakan keindahan luar biasa dari Sang Pencipta, agar senantiasa kita syukuri. Lewat Puisi tentang Alam, kami kagumi seluruh semesta ciptaan-Nya lewat bait-bait kata


Terkait Gambar Puisi Gerimis Tua

Mendung hitam
Tangan Tak Bertanggung Jawab
Senja

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Balada Cinta Dari Pulau karya Rhido Sahputra Azhari. Selanjutnya silahkan simak puisi Alam berjudul Antara Langit Dan Rindu karangan Ilham Rifansyah dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para pembaca atas apresiasinya terhadap puisi Ilham Rifansyah, Ulfa Khoirunnisa, Rhido Sahputra Azhari yang kami publikasikan. Kami berharap sajak-sajak mereka terus memberi inspirasi dan memperluas ruang imajinasi kita semua.