Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Senja

©️ Nurhasesi

Begitu ku nikmati hari ini

Meskipun lelah teredam dalam diri

Setelah memetik bulir-bulir padi

Dan menikmati satu dua teguk kopi

Kutapaki jejak yang jarang

Ku saksikan ilalang bergoyang

Leluasa mata memandang

Keaslian desa yang masih terjaga

Sikap warga yang terbuka

Keramah – tamahan masih membudaya

Tetamu pun disambut bak seorang raja

Kulihat cakrawala yang menjuntai

Bersama dengan jingganya langit hari ini

Sinar mentari mulai meredupi

Bak ditelan bumi

Menyambut malam nan sunyi


https://www.puisipendek.net/senja-2
Nilai
4
5 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(5 votes, average: 3,80 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Senja

Contoh Puisi 16 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Tentang Rindu kiriman @Muti.ara670.

Tentang Rindu

Rindu..
Ratusan purnama telah kulalui tanpa mu
Namun tiada hari tanpa merindu
Lelah dan tertatih mencari pengobat
Karena rindu semakin sekarat

Rindu..
Dalam malam sepi
Dalam doa dan sujudku
Semoga Allah >>…

Puisi Alam, Puisi Senja

Selanjutnya Puisi Alam berjudul Semu dari Dian Ambarwati.

Semu

Selalu ada kenangan masa lalu
Terbelenggu dalam jiwa yang sendu
Hati merindu tanpa kenal waktu
Hanya berharap pada angan yang semu

Seperti angin yang berlalu
Setiap embusan yang menerpa
Tak kau >>…

Terima kasih Dian Ambarwati, Nurhasesi, @Muti.ara670 atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Senja

Andai
Andai

Andai aku jadi angin
Ingin ku sampaikan semua kerinduan
Tanpa perantara apa-apa
Andai aku jadi air
Ingin ku hanyutkan semua duka dan pedihnya luka
Tanpa bicara dan bertindak
Andai aku >>…

Cinta Hukum
Cinta Hukum

Walau jarak kita bagai matahari dan pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular
Yang tak >>…

Ada Senja Bingkai Rindu
Ada Senja Bingkai Rindu

Pada senja, aku berkelana mencari rindu
Jauhku mentata langkah hingga ke ujung sendu
Hanya karena senja, melangkah tiada ragu
Namun, selalu saja perjalanan mereguk pilu

Pada Senja, aku kuatkan langkah kaki
>…