Jumlah baris 6 Baris

Puisi 6 Baris Contoh Larik dalam Berbagai Judul [TERLENGKAP]

Daftar Isi Puisi 6 Baris Contoh Larik dalam Berbagai Judul [TERLENGKAP] :
  1. Kumpulan Puisi Bertema 6 Baris
  2. Gambar Quote Puisi 6 Baris
  3. Kumpulan Semua Puisi 6 Baris Terbaru
  4. Puisi 53 Baris
  5. Puisi 64 Baris

Gambar Quote Puisi 6 Baris

Puisi 6 Baris

Puisi 6 Baris bergambar di atas berjudul Rindu di ujung Senja karya Sarlota Yuspin Lolo

Kumpulan Puisi Dengan Tema 6 Baris

Kala cinta

Kata hati terperangkap jiwa
Kala jiwa merasa hiba
Jika hiba merasa duka
Saat duka menjadi luka
Dalam luka menjadi cinta
Karna cinta adalah penyembuh jiwa disaat luka maupun duka

Haidir Bz

Senja

Senja…
Kutitip sepenggal asa ini yg ternoda
kutitip luka ini dilangit yg menjingga
Kunikmati derita ini hingga malam tak mampu menerjemahkan kesunyian
Biarkan semuanya abadi
hingga mayapada berhenti digelar

Hery Thomas

Senandika Kata

Di beranda rumah sore ini
Senandika kata memperdengarkan kembali
Impresi diksi pada bait sajak bulan Juni
Dihapusnya delusi rasa dari lini masa
Biar tak lagi beranjak leluasa
Menerka tanya tanpa berujung fatwa

Wahyu Eka Nurisdiyanto

Antara Langit Dan Rindu

Langit sangat merindukan senja, seperti aku merindukanmu
Langit sedang menunggu fajar, seperti aku menunggu mu
Langit sangat terlihat indah saat ada pelangi, akupun begitu terlihat indah saat ada kamu
Saat ini langit sedang bersedih, seperti aku yang kau tinggalkan
Adakalanya langit terlihat indah, karena ada bintang...

Ilham Rifansyah

Benak Berpadu

Menghinamu separau serak gelak gagak
Menyanjungmu semerdu syahdu lenguh lembu
Menentangku setegak runcing duri landak
Membelaiku sehalus sendu bulu bangau
Kau dan aku sama galak, sama lunak
Aku dan kau walau beradu, jua satu..

Ranayunda

Pergi

Apa salahku?
Kenapa kebersamaan kami selalu diganggu..
Kenapa masalah datang
Mencuri kebersamaan dalam waktu..
Jangan pergi bidadariku
Jangan biarkan ku sendiri tersedu..

Arbani Yasiz

Mendung hitam

Apabila mendung sudah di atas kepala
jangan larang hujan turun kebumi

apabila angin bertiup dengan kencangnya
jangan larang daun daun kering berguguran

apabila senyummu selalu mekar di hatiku
jangan larang jika aku selalu rindu Dan mencintaimu

Kh. D, Zawawi imron

Aku, Kamu, Kalian

Untukmu kekasih yang selalu menyebutku pecinta terbaik
Jika nanti aku datang dengan segenggam cinta yang manis, percayalah itu bukan untukmu.
Untukmu kekasih yang selalu menyebutku kopi pagimu
Jika nanti aku datang dengan segelas kopi pahit, percayalah itu bukan untukku.
Nuansa hati yang selalu hingar bingar dengan...

Diangga Cilna Agasta

Umpama

Serupa rembulan yang gigih pancarkan sinar mentari, akupun pernah menjejalkan harapku pada diri sendiri.
Layaknya rembulan yang siap kejar pijar mentari tertutup awan hitam, akupun pernah menjadi yang tersesat karena khayalku yang kelam.
Harapku pada Najma yang terkandung bintang di dalamnya, dan harapku pada Soraya yang menggema matahari...

Raisa Naj

Masa Yang Ditetapkan

Masa seolah-oleh telah berakhir,
Aku tahu akhirnya,
Aku duduk pada masa yang telah dilalui,
Melaluinya dengan merindui masa yang dah berlalu,
Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling aku sayang,
Akan merinduinya dipersimpangan masa saat jalan sendirian..

Zainab Baudin

Muara Hati

Lusa, Matahari masih dipematang
‘ku doa teruntukmu yang tak tergenggam
dirimu yang tengah nestapa
kuiringi semesta cinta
harapku tak berpadang luas
segenap bahagia tuk ‘mu, semoga…

Mochamad Fajar Al Falah

YA SUDAH LAH

Pagi itu ku tersudut
Bertanya tentang aq dan dia
Tak terkira terluka parah
Lelah.. dan lelah bertanya
Dimana cinta…?
Aq masih lelah tp ya sudah la..

Erpan

Hujan yang Melukiskanmu

setiap awan yang menampung kenangan akan selalu bermurah hati untuk mencurahkannya saat musim hujan bertandang.

seperti hari ini, hujan di kotamu kembali menyaji alinea yang pernah kita tinggali dan setiap jalan akan menggenangkan ingatan yang pernah kulewati saat aku pulang sembari memutar kisah tentang hari yang kita lewati bersama senyuman...

Legiman Partowiryo

menerkam asa

Aku rela…
Jika harus memandangimu walau tak sedikitpun tersudut senyum di bibirmu.
Aku sanggup..
Jika harus berkali-kali di tampar oleh kata-kata mu yang tak pernah mau menerimaku..
Aku terima..
Jika kau terus-menerus menyuruh ku untuk pergi tinggalkan mu dan jangan pernah kembali.. katamu!

Nur Rahmawati

Namaku

Dan kamu adalah sebuah nama yang selalu kutuliskan
Sedang aku hanyalah sebuah nama yang tak kunjung kau baca

Bait puisi diatas bila diterjemahkan dalam puisi bahasa inggris menjadi :

And you are a name that always been written by me,
While me is just a name...

anonym

Mulai

Hai, puan.
Nampaknya kau cukup sibuk belakangan ini.
Di tengah banyaknya hal yang harus diselesaikan hari ini, coba ambil waktu berhenti sebelum memulai lagi.

Bukankah kita pernah memimpikan berdiri bersama di atas ancala sambil menikmati swastamita?

Kemari, akan kubisikkan.
“Apa yang di depan mata, tidak serumit isi...

lucky_stywn

Aku

Aku suka syair
Namun membuatnya aku tak mahir
Aku mengagumi sajak
Namun membuatnya tak sedikit yang rusak
Aku menyayangi kamu
Namun membuatmu mencintaiku,lebih sulit daripada itu.

Millaricindi

Harapan

Tidurlah dengan nyenyak malam ini
Aku tak bisa menjaga mu selalu
Namun yakinlah cinta dan harapan ini
Hanya untuk mu
Akan ku sampai kan kepada sang malaikat
Agar menemani mu malam ini

Tri astuti

Sajak dan Rindu

Sajakmu meninggalkan jejak.
Tawa dan senyummu tak kunjung beranjak.

Soal keputusanmu,itu adalah dilemaku.
Merindu adalah keseharianku
Tuhan tolong izinkanku untuk mematahkan jarak.
Agar rinduku tak lagi memberontak.

Arian Rizal F

Sirnakan Bekumu

kau tersenyum
dengan tak mudah
inilah sisi lengah kita
yang tak pernah sirna
meski dihujani
ribuan kecup dari bebunga cinta

Legiman Partowiryo

Sang Pemuda

Kulihat bendera ini
Tiba tiba Aku ingat semua peristiwa
Petistiwa saat pemuda-pemuda berjanji
Demi negeri ini

Terimakasih wahai pemuda negeri
Berkatmu kami bebas dari jajahan ini

Golda Meira Hutahean

Savana

Seperti hembus angin
seperti embun rerumputan
bagaikan savana …

menetap aku ingin
atau kutinggalkan
begitu saja…

@aeemblues

Empat Musim

Aku memiliki empat musim, kekasih.
Musim pertama selalu ada hujan yang menemani sepi.
Di musim kedua selalu ada kemarau yang menghapus air mata di lereng pipumu.
Lalu, di musim-musim berikutnya aku mulai lupa, kekasih.
Karna seluruh sisa-sisa musim hanya aku pergunakan untuk merindukanmu.

@Laron’s

Gilang_Wreda

Pangeran Cinta

Ketika ombak menghantam karang
Jangan larang batu akan rapuh
Ketika badai meniup Savana
Jangan larang tumbuhan akan goyang
Ketika bidadari di depan mata
Jangan larang aku mencintai dan memiliki

Khusnul maslakhah

Kumpulan Puisi 6 Baris Terbaru Hingga 2024