Puisi Islami, Page 2

`

Berikut ini contoh lanjutan dari Kumpulan Puisi Islami tentang berbagai topik terbaru untuk kalian baca.

Gersang

Oleh PuisiPendek.Net

Sedikit bingung,, Melangkah kesana salah,,melangkah dan takut,, Saat laba-laba mulai membuat sarang,, Aku masih bingung,, Mungkin aku harus mengaku kalah dengan laba-laba,, …

Terumbu Karang Katanya

Oleh PuisiPendek.Net

Biang kehidupan,, Biang kebusukan,, Biang keindahan,, Jadilah busuk,, Seperti batu itu,, Jadi busuk dan tak berarti,, Ya Tuhan,,ampunilah kami,, Tak becus menjaga …

Manusia Hitam

Oleh PuisiPendek.Net

Saat senja ingin pergi,, Saat itulah manusia hitam mulai muncul,,, Muncul dari kegelapan,, Muncul ingin berkeliling,,, mengelilingimu,, Kalian,, dan semuanya,, Untuk mengalihkan …

Secangkir Teh Hangat

Oleh Kontributor Puisi

Secangkir teh hangat yang kuaduk searah jarum jam, Dan kepulan asap tipis yang menghilang perlahan, Silaunya mulai redup menghilang, Ketika senja muncul …

Sang Muslimah

Oleh PuisiPendek.Net

Hijab yang tertutup,, menutupi seluruh tubuhnya,, Berjalan dengan tertunduk,, Bagaikan wanita yang menjaga martabatnya. Kitab, selalu menjadi bawaannya setiap saat,, Wanita cerdas,, …

Kukirim doa

Oleh Kontributor Puisi

Begitulah aku merajuk pada malam, Yang singgahkan do’a padamu dari jauh, Pada desau angin yang diharapkan, Segera mampir menyusup ke balik hijabmu …

Akhir Cahaya

Oleh Denza Perdana

Seakan dunia sedang tertawa tergelitik oleh tingkah manusia sujud punya makna jumawa zalim kian lazim dan biasa Maka bumi berguncang manasuka setelah …

Draft Doa

Oleh Kontributor Puisi

Jangan berdoa untuk hidup mudah, berdoalah untuk menjadi pribadi kuat. Jangan berdoa untuk tugas-tugas yang sesuai dengan kekuatanmu, berdoalah untuk kekuatan yang …

Pemimpin Terakhir

Oleh PencilSpirit

Sudut bibirmu selalu naik, Sikapmu ramah begitu simpatik, Pun ketika kau usap wajah dari baunya ludah, Juga saat darah mengalir di wajahmu …

Kesunyian Ibu

Oleh Denza Perdana

Dahinya adalah jejak sujud yang panjang Perjalanan waktu membekas di pelupuk matanya Derai air mata di pipinya telah mengering Tanpa sisa, tanpa …

Pemuda itu

Oleh PencilSpirit

Pemuda itu gontai didepn mimbar, Seorang diri menghadap Al-Akbar, Tenggelam dalam dua rakaat, Berharap kasih pintu taubat. Kudengar takbir lirihnya gemetar, Karena …

Bidadari Surga

Oleh PencilSpirit

Adalah kamu bunyi bait-baitku, Kamulah warna syairku, Ruh semua puisiku, Piranti inspirasiku, Kaulah kesadaran limpahan karunia Allah padaku, Tiupan iman makin kencang …

Menapak Jejak Sang Nabi

Oleh PencilSpirit

Malam ini tak sunyi, Takbir menggiring gelapnya hati, Kami yang ringkih memanggilMu ya ilahi, Dekatlah dihati kami wahai yang mempunyai arsy, Allahu …

Jalan Hikmah

Oleh PencilSpirit

Seringkali “sendiri” memanggilku untuk kembali menelusuri rasa dalam hati. Aku adalah bias penuh warna, Dari serpihan kristal kaca. Tak perduli bagaimana mencoba …

Marhaban ya Ramadhan

Oleh PencilSpirit

Bila malam terlalu kelam dan dingin, Maka fajar adalah Ramadhan yang menjanjikan cahaya dan hangat. Genggam saja dunia, namun istirahatlah sejenak, Renungkan …