Puisi Islami

Kumpulan Puisi Islami Hingga 2017

Puisi islami merupakan kumpulan puisi pendek dan singkat tentang kecintaan makhluk terhadap Tuhannya. Berisi berbagai contoh perasaan yang terwakilkan sebuah puisi. Puisi Islami adalah mengagumi cinta-cinta yang tersemat sebagai karunia akan kebesaran Allah S.W.T, salah satu bukti luar biasa dari Al-Jamil Sang Maha Indah. Islam sungguh beruntung berbagai rintangan hidup dimaknai ujian. Sangat mungkin menghasilkan titik balik sebuah kesedihan dan keterpurukan menjadi kebijaksanaan, pemahaman qodo’ dan qodar. Hingga pada akhirnya memunculkan harapan untuk bisa menemukan bahagianya sendiri.

Memaknai Kebahagiaan Melalui Puisi Islami

Memaknai kebahagiaan bukan turun dari langit melainkan mensyukuri dari yang ada. Memaknai dengan ibadah, seperti ibadah puasa dalam bulan suci ramadhan, sholat idul fitri, idul adha, peringatan isra’ mi’raj dan maulid nabi. Islam adalah jalan yang lurus, puisi islami adalah jalan lurus bagi siapapun yang telah atau sedang menghadapi permasalahan hidup. Berharap mampu mengambil hikmah kebijaksanaan dengan menjadikannya beberapa bait puisi. Tak lupa segala salam rindu kami sampaikan pada baginda Rasulullah Muhammad S.A.W, beserta para nabi Allah. Kita hanyalah sebongkah kayu lapuk yang diombang ambing arus sungai paling deras dan menghilang diujung air terjun misteri alam barzah.

Berikut adalah kumpulan judul puisi tentang berbagai tema beserta cuplikan baitnya. Untuk memudahkan kalian bila mencari contoh-contoh puisi. Atau hanya melihat Kumpulan Puisi-Puisi Islami terbaru dan terupdate karya kontributor kami.

Puisi Islami

Raudhah

Oleh Nor Azfar Ali

Aku cuba lari dari pesta dunia Mencari jalan ke raudhahnya Mengubah haluan dari kecelakaan Dengan pantas mencari keredhaan Aku berjumpa dengan sang …

ALIF

Oleh Alfin Rizal

Bukan demi tegak berdiri kau meneguk minuman berduri tiang-tiang berjajar sepanjang waktu menyerah pasrah menunjuk langit kau bersemayam dalam tiap hendak-Nya kau …

MINTA ZUHUD DUHAI DIRI

Oleh Zainab Baudin

lupa, lalai, apa harta yang aku miliki? keistemewaan apa yang aku kejarkan, mana hati yang suci tanpa debu nafsu dan permintaan, jodoh? …

pada ibu

Oleh noraidah siuh

PADA IBU….!!!!!!! Saat azan berkumandang, Memanggil sekalian umat, Tenang alunan nada suara imam, Melontarkan alunan mengingatkan insan pada pecipta, Perlahan-lahan suara memasuki …

Hitam Yang Bercahaya

Oleh Muhammad Khoirul Faizin

Hitam yang bercahaya Teringatkan, kelam surau masa lampau Bahkan, mendung dirasakannya hingga kini Menghujam telak di kalbu Terang tak lagi menghiasi Penuh …

Zikir Cinta Diatas Ma’rifat

Oleh Mutia Irhamni

Karya : Mutia Irhamni Diatas sajadah suci aku bersimpuh Memuja dengan zikir Asma mu Laailalahaillallah … Temaram malam hening disudut kalbu Mengingatmu …

Pekerja

Oleh PencilSpirit

Langkahku kian berat, Tiada satupun wajah hangat, Hanya kerumunan pejalan membawa penat, Suatu sore pukul 5:20 tepat. Manusia kian linglung dicambuk tenggat, …

Persimpangan Karbala

Oleh PencilSpirit

Tak terasa aku sampai dijalan ini, Jalan kebenaran yang membawaku kemari, Tempat yang hanya menyuguhkan ngeri, Menyebutnya saja membuat bulu kuduk berdiri. …

Doa

Oleh PuisiPendek.Net

kepada Pemeluk teguh Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namaMu Biar susah sungguh mengingat Kau penuh seluruh Cahayamu panas suci tinggal kerdip …

Cobalah

Oleh PuisiPendek.Net

Coba diam sejenak,, amati suara angin,, barangkali disana,, semua yang kau cari,, coba dekapkan wajahmu,, hingga terbenam,, dibawah sinar lampu,, hingga silau,, …

Hari Terakhir

Oleh PuisiPendek.Net

kasih.. adakah waktu tersisa,, untukku,, sedikit saja,, aku minta darimu,, hingga hidup ini selesai,, kau boleh pergi,, kasih,, hati ini kering,, garing,,tak …

Sisi Gelap

Oleh PuisiPendek.Net

Saat ini aku sedikit lebih indah,, Itu kataku,,,, Saat ini aku sedikit lebih lega,, Itu kataku,,, Saat ini aku sedikit lebih unggul,, …

Terlena

Oleh PuisiPendek.Net

Sedikit namun tak banyak,, Bingung tak mau kelihatan bingung,, Sedikit marah tapi sabar,, Beribadah tapi terus bermaksiat,, Hingga ini menjadi buram,, Munafik,,tak …

Gersang

Oleh PuisiPendek.Net

Sedikit bingung,, Melangkah kesana salah,,melangkah dan takut,, Saat laba-laba mulai membuat sarang,, Aku masih bingung,, Mungkin aku harus mengaku kalah dengan laba-laba,, …

Terumbu Karang Katanya

Oleh PuisiPendek.Net

Biang kehidupan,, Biang kebusukan,, Biang keindahan,, Jadilah busuk,, Seperti batu itu,, Jadi busuk dan tak berarti,, Ya Tuhan,,ampunilah kami,, Tak becus menjaga …