Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Kesunyian Ibu

©️ Denza Perdana

Dahinya adalah jejak sujud yang panjang
Perjalanan waktu membekas di pelupuk matanya
Derai air mata di pipinya telah mengering
Tanpa sisa, tanpa ada yang menduga

Ia memilih jalan sunyi untuk bertanya
Hiruk pikuk untuk tersenyum di beranda derita
Menjerit saat lelap berkuasa
Berdoa bukan untuk dirinya


https://www.puisipendek.net/kesunyian-ibu
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Kesunyian Ibu

Contoh Puisi 2 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Sudut Pandang kiriman Denza Perdana.

Sudut Pandang

Kita lahir dari rahim yang sama
Membuka mata di saat berbeda
Aku menolongnya kau mencacinya
Tapi kau yang jeli dan aku tertipu belaka

Ini hanya masalah sudut pandang
Menganggap kaya berlebihan >>…

Puisi Ibu, Puisi Islami

Selanjutnya Puisi Ibu berjudul Drakula dan Kelelawar Berdasi dari Denza Perdana.

Drakula dan Kelelawar Berdasi

Kalau saja Bram Stoker orang Indonesia di jaman kini
inspirasi drakula adalah mereka para kelelawar berdasi
menghisap darah sesama
menyedot kering harga diri keluarga

Bagaimanapun juga mereka makhluk nokturnal bertopeng sahaja
>…

Terima kasih Denza Perdana, Denza Perdana, Denza Perdana atas kirimannya.

2 comments

  1. Annisa TacHa berkata:

    Hmmz dedek jdi terharu

  2. Nisa berkata:

    Terharu banget…?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Kesunyian Ibu

Bingkisan Doa dalam Sujudku
Bingkisan Doa dalam Sujudku

Cinta kasih ibu telah menghapus usangnya dunia, ialah kehidupan yang dahulu kelabu
Kasihnya padaku tak hanya berakhir di batas senja, melainkan kian berlanjut seiring bergantinya masa
Jemariku menghitung detak waktu >>…

Takrif Cinta
Takrif Cinta

Sejelas-jelasnya ia
Ungkapan dari rasaku seterang izhar

Degubku bahkan lebih memantul tasydid dari tajibul ghunnah
Ia berdengung hanya untukmu saja-saja

Tiap kali tandangmu menyapa kesunyian ini
Hatiku terguncang hebat layaknya qalqalah kubra >>…

Kasak Kusuk
Kasak Kusuk

Aku mungkin hanya bisa menuliskan lagu sedih
Yang mengingatkanku pada usaha kita yang sia-sia
Juga semua lagu yang pernah kita dengar bersama
Yang memaksaku untuk terus mengingatmu

Mengapa mencintaimu begitu rumit?
>…