Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

GUMAM

©️ SK. Superman, Jakarta, 27 09 2019

Ku rangkai kata dalam sebuah puisi lara,
Ku kemas duka dalam bejana siksa
ku jadikan sketsa hayal ku
untuk ku nikmati saat kelam ku menghampiri

torehan luka demi luka
silih berganti merongrong raga
ingin rasa menjerit membelah langit
namun apa daya, berbisik pun aku tak bergemit

kini…
aku termenung melukis dalam renungan
berkanfas hayal, berpenakan angan
tergambar dengan nyata kisah kisah lara
melintas tanpa batas watu

haruskan ku bertahan dalam dera ini
ataukah harus ku berlari menghindari
atau pasrah dalam kebekuan diri
hingga waktu nanti kan menjelma secerah mentari pagi
bilakah………….


https://www.puisipendek.net/gumam
Nilai
6
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang GUMAM

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Pangeran Cinta kiriman Khusnul maslakhah.

Pangeran Cinta

Ketika ombak menghantam karang
Jangan larang batu akan rapuh
Ketika badai meniup Savana
Jangan larang tumbuhan akan goyang
Ketika bidadari di depan mata
Jangan larang aku mencintai dan memiliki

Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Sedih berjudul Tetap menjadi tatapan dari Nabil Firdaus.

Tetap menjadi tatapan

Menetap atau meratap,
Yang selalu ditatap tidak berjanji akan menetap,
Alang langit mulai gelap,
Bilaman awan ingin meratap

Terima kasih Nabil Firdaus, SK. Superman, Jakarta, 27 09 2019, Khusnul maslakhah atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi GUMAM

Cinta palsu
Cinta palsu

Cinta kau janji banya ilusi
Cinta kau tepati hanya mengiri
Takkala rindu aku menanti
Takkala malam aku menangis

Manis kenangan bila bersamamu
Tapi bila di ingat fikiran ku masih terbuntu
Rindukan >>…

Tanah Berduri
Tanah Berduri

Ku pijak tanah ternyata duri..
Saat ku rasakan ujian ilahi..
Namun ku lihat senyum sang putri disana..
Begitu penuh pesona..
Menarik luka yang ku rasa..
Tuhan..
Biarlah ku tanggung semua >>…

Tsunami Fukushima
Tsunami Fukushima

Tolong aku,
Aku seorang murid disana
Dari Minami-Soma, di Fukushima.

Karena Tsunami aku kehilangan teman,
Teman-temanku kehilangan orang tua dan sendirian,
Sahabatku terjebak di Minami-Soma tidak bisa berkendaraan.

Hanya melalui telepon dan >>…