Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi 4 Bait dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

Kumpulan Puisi 4 Bait Terkeren dan Terbaik

Kata hati

Bukan hanya sekedar kata
Tapi hati inilah yang bebicara
Kau hadir berikan ku cinta
Membuat hidupku kembali bermakna

Bukan hanya sekedar basa basi
Tapi bagiku kau benar-benar berarti
Tanpa mu duniaku terasa sepi
Tanpa mu hidup ku seakan tiada arti

Bukan hanya sekedar bujuk rayu
Tapi memang kaulah sumber bahagiaku
Kasih sayang mu membuatku luluh
Ketulusan mu >>...

GUMAM

Ku rangkai kata dalam sebuah puisi lara,
Ku kemas duka dalam bejana siksa
ku jadikan sketsa hayal ku
untuk ku nikmati saat kelam ku menghampiri

torehan luka demi luka
silih berganti merongrong raga
ingin rasa menjerit membelah langit
namun apa daya, berbisik pun aku tak bergemit

kini…
aku termenung melukis dalam renungan
berkanfas hayal, berpenakan angan
>...

Hati

Hati………..
Mengapa kau bimbang selalu?
Adakah luka yang tetap hiasimu?

Hati…….
Mengapa pahit selalu kau rasa?
Adakah yang masih mengganjal padamu?

Hati…….
Tabahkan dirimu layaknya raga yang kau huni.
Biarkan yang lalu jadi lukisan buram di dindingmu.
Dan menjadi pelajaran berharga tuk dirimu.
Agar dapat kau bertambah dewasa,
Dan kian tegar dalam lalui hari.

Hati………
Sambut hari esok >>...

Malam Kelam

Senja merona
Menandakan petang datang
Hewan malam pun mulai menyanyikan lagu

Kala temaram mulai menyeruak
Sunyi mulai senyap
Ditemani lentera temaram

Aku terbujur dalam kesunyian
Lamunan menerawang
Ke kerinduan yang mendalam

Rindu yang tak kunjung tersampaikan
Semakin dalam

Kekasih

Semalam aku bermimpi
Didalam mimpiku aku bertemu seorang bidadari cantik
Yg dikirim oleh tuhan untuk menemani hidupku
Alangkah beruntungnya aku

Namun waktu terus berlalu
Dulu bibirmu yg mungil
Yg selalu memancarkan senyuman
Kini membiru dan terpaku
Dulu parasmu yg cantik
Berbalut dgn make up
Kini memudar dan memucat
Dan dulu badanmu yg elok
Kini terbungkus kain >>...

TAK BERBEDA

Pagi sejuk sepi
Siang panas meradang
Malam dingin mencekam

Kosong
Pusing berdenging
Sepi tak bertepi

Bulan tersenyum memanggil
Menawarkan asa
Bintang berkedip merestui
Sesampainya di sana..

Hhmm..
Tak berbeda..

LARA SENJA (tentang masa lalu yang kelam)

Kita pernah melihat hal yang sama meski tak saling melihat.
Tiga tahun hati melunak keringat berdarah.
Untuk likunya kita perjuangkan, berpaut mesrah.
Melawan waktu, melawan dunia.
Pun baranya bersama kita kibas pada mereka (keluarga).
Akan cinta belaka.

Dikau lembut benih denyut sugmaku. Akalmu laksana bulan.
Berangan lekas kahyangan; di indah bola matamu.

Lalu bersama senja dan angin >>...

Insan Perindu Maret

Denyut kalbu rindu ini
Semakin menghantui hari-hariku
Jemariku kian menggodaku
Untuk memainkan rindu di sela-sela diksi dan majas puisi

Kucerca tinta rindu ini di senja putih
Kertas-kertas putih berlumuran rinduku
Senja-senja putih terhanyut rindu akan Maret
Pelita-pelita Maret membius segala ruang hatiku

Jarak ini semakin menggila!
Menghanyutkan insan ini
Akan pelipur rindu tuk Maret tersayang
Entah kapan >>...

Yang Dirahasiakan Maret

pukul dua belas malam tadi
februari pulang dengan langkah gontai
memberikan tempatnya untuk maret
yang pandai merahasiakan perihnya sendiri

februari yang lapang dada
pernah berada dalam mimpimu
yang memejamkan cemas
merebahkan kekhawatiran
februari juga pernah menjadi bentuk peluk atau basah cium yang menghangatkan dan melumasi kering sendirimu
memberi gema di waktu-waktu sepi
menggenapi ganjilnya denyut-denyut nadi

dengarkan >>...

Cinta adalah

Cinta adalah anugerah tapi cinta juga bisa menjadi musibah,,
Cinta bagaikan api kecil, yang slalu menghangatkan tapi cinta terkadang juga seperti api besar yg membakar segalanya,,

saat pertama kali cinta menghampiri, semuanya terasa manis. Saat waktu tlah berlalu cinta seperti makanan tanpa rasa, Hambar.

Cinta adalah rumah, rumah yang harusnya diisi banyak >>...

Hati yang tercabik

Tersentak,terbangunku dari lelapnya tidurku.
Peluh banjiri tubuh lelah ini, fikiran berkecamuk,desak ingatan akan mimpiku barusan.

Air mata pun tak dapat kubendung hati bagai tercabik cabik,luka begitu dalam,yang sedang kualami terbawa mimpi.

Dua mataku saksikan dirimu hanyut dalam pelukkanya,jiwa meronta tak berdaya,bibir bungkam tak dapat bicara,ingin kuhindari dan berlari tapi dua kaki tak mampu berdiri.

Pasrah pilihan terbaik,ikhlas adalah >>...

Rasa

Perlahan rasa lembut nan teduh mulai hadir dalam benakku
Seolah seperti gelombang yang berdebur secara perlahan menyapu halus kedalam hati.
Ya,perlahan namun pasti
Pasti untuk tetap bertahan dalam rasa cinta yang bimbang ini.
Harus ku akui
Ingin sekali rasa jumpa
Namun tak mungkin
Harus ku akui
Lemah rasanya
Jika rasa ini terus menerus hadir tanpa >>...

Sahabat Jiwa

datanglah sahabat jiwaku
dapatkah kau lihat mendung menyelimuti wajahku?
apakah kau tahu apa yang membuat hatiku bergemuruh?
lihatlah mataku
dan akan ku bagi ceritaku

datanglah sahabat jiwaku
ketika satu persatu jalinan kawan mulai menjauh
saat batinku merintih
jangan biarkan aku sendiri
disaat asa tiada tersisa lagi

datanglah sahabat jiwaku
pinjamkanlah aku bahumu
biar kubagi beban itu

datanglah sahabat >>...

Selamat Tinggal

aku tidak pernah mengikatmu
untuk selalu bersamaku
ketika kamu memang ingin pergi
aku persilahkan kamu untuk pergi tanpa kembali

apabila memang aku tidak seperti apa yang kamu harapkan
>>...

Rasa Halu

Kita adalah sepasang sepatu yang tak pernah berpisah
Hingga kini ku menyadari bahwa salah satu sepatu tersebut akan menghilang tak tau arah
Aku sangat takut sekali jika itu akan terjadi pada diri kita
Atau mungkin saja aku hanya dihantui oleh rasa halu yang membara

Setiap malam aku selalu bermimpi bahwa salah satu sepatu tersebut tak lama >>...

Menunggu Pulang

pulanglah sayang
hati yang mencintamu menunggumu
bagaimana harus kujelaskan rasanya terbelenggu rindu

jangan tersesat sayang
cinta akan membawamu pulang
tidaklah hatimu merasa sendirian
selalu ada rindu bersamamu

hari-hari tanpamu
separuh aku lepas
memburumu kian kemari
hingga negeri-negeri jauh
beri aku kabar indah dari bukit-bukit Luzern
atau burung-burung kota Milan yang menghampirimu
rindu kita akan terus bersanding
>...

Bingkisan untuk maharani

Tersapa kau yang ingin ku panggil senja
Cahaya jingga berseri merona
Hanya bisu tenangkan suasana

Kedap tak bersuara bibir tak kuasa berkata
Terpaku pada kilauan silaukan mata
Sejanak ku merasa mengapa??
Keluh lidah cipta nestapa
kala tatanan tak seirama

Merongrong tertahan ingin kumuntahkan
Kata cinta tak sempat ku sampaikan
Sebab masa tak beri kesempatan
Pada gema berpantulan >>...

siapa aku sebenarnya?

kala itu semua berubah
disaat yg tak diinginkan masuk
dan disitu pula aku merasa
aku bukan siapa siapa kalian

membalikan sebuah waktu
10 tahun silam aku sudah tidak mengenal siapa ibu
6 tahun lalu aku baru kenal siapa yg menafkahiku
sehingga raga meraasa sedikit tak bertuan

dari semua itu ketika beranjak usia dewasa
mereka seperti hilang
aku >>...

kau tlah bersamanya

Apa bila esok pagi
Kau terbangun,,
Lihat lah kaca jendelamu..

Ia kan basah…

Itu bukan embun pagi
yang turun dari
ARZY sana..

Tapi…
Itu adalah air mataku
yang tlah tumpah
Karena kau…
Telah bersamanya…

Syair untuk Bunda

Sepetik syair kunyanyikan
Padamu yang penuh kasih
Dengan nada penuh syukur
Atas tetesan kasihmu padaku

Kau hapus sedihku
Beriku tiap mimpi yang indah
Dengan doa
Kau ajarku berbudi

Namun apa daya kuberi bagimu
Bahkan, seribu bintang tak sanggup balas cintamu
Yang kuberi hanyalah
Tangis dan kecewa bagimu

Dengarkanlah syair ini
Hingga ku dapat ampundarimu
Hingga kudapat katakan
Ku >>...