Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi 4 Bait dibawah.
Kirim Puisi Sekarang

Contoh Puisi 4 Bait Dari 74 Judul Bebas atau Berima

Bidadari Jangan Bersedih

Kini langit kembali menangis…
Kulihat dirimu menangis…
Hati ini rasa ter- iris…

Ku tak kuasa melihat mu terpuruk…
Senyum yg hilang membuat ku seperti tertusuk…
Takkan kubiarkan keadaan kembali memburuk…

Kupastikan jika badai berani melanda…
Ia akan memberikan pelangi setelahnya…
Dirimu tak pantas untuk terluka…

Jika badai itu berani kembali…
Biar aku yang menantang nyali…!!!

0

Tertawa Dalam Penyesalan

Waktu berputar seperti roda
Semua berjalan begitu cepat
Apalah daya ku tak bisa lagi berbuat
Sesal takkan ada guna

Asa usang tanpa jejak
Ku meringkih dalam penyendiriaan dan penyesalan
Ku tertawa dalam perantauan
Meratapi harapan yang tak lagi memiliki makna

Kini aku hanya berpasrah saja
Sudah hilang aura baikku
Meratap sesal yang membeku
Meninggalkan luka yang darjana

Sesal >>...

6

PERNYATAAN

Dipersimpangan hidup kita bertemu
Bagai siang berawan dengan angin yang menyapa
Dalam sadar dunia menjadi semu
Seakan waktu berada dititik hampa

Penantian panjang adalah saksi bisu
Dengan setia diri selalu menunggu
Dalam doa selalu merintih
Bahwa kaulah pemilik hati

Hatiku telah melabu
Rasa pun telah bertumbuh
Terpujilah Yang Maha Agung
Memberi rasa tak terbendung

Wahai matahari yang berseri
>...

0

Mencintamu

Aku tahu
Mencintamu seperti menanak pedih
Dengan bara yang mungil

Aku juga tahu
Merindumu seperti menoreh luka di hati

Dan kau pun tahu
Jika segala perih telah terbiasa kuteguk
Karena cinta yang menari di relung hati
Tak pernah usai

Sekalipun kaki ini telah melepuh

0

Serpihan Masa

Kulihat nirwana bertudung duka
Mendung menutupi bintang bintang kejora
Dingin lembab ngilukan tulang tua
Murung suasana pun ikut berbelasungkawa

Aku turut berduka cita jiwaku
Keranda itu telah memasungmu
Berbalut kaffan tua atas nama cinta
Sampaikan do’a sekalipun ke liang asmara

Aku akan menunggui nisanmu
Menaburi bunga-bunga hikmah surga
Daripadanya akan tumbuh rerumputan
Yang indahkan tiap jengkal kehidupan

26 >>...

8

Sepi

Dalam kumpulan kenangan berujung sepi
Ku tangisi setiap rentetan memo yang menepi
Sekarang aku tertawa, tawa didalam duka
Tuk mengelabui setiap manusia yang ikut tertawa

Bersama hujan yang membasahi bumi
Ku tumpahkan semua keluh kesah ini
Namun sekarang? Hujan tiada tanda
Datang di saat tawa dan tiada saat duka

Di saat malam dengan purnama yang menyinari
Ku >>...

0

Kata hati

Bukan hanya sekedar kata
Tapi hati inilah yang bebicara
Kau hadir berikan ku cinta
Membuat hidupku kembali bermakna

Bukan hanya sekedar basa basi
Tapi bagiku kau benar-benar berarti
Tanpa mu duniaku terasa sepi
Tanpa mu hidup ku seakan tiada arti

Bukan hanya sekedar bujuk rayu
Tapi memang kaulah sumber bahagiaku
Kasih sayang mu membuatku luluh
Ketulusan mu >>...

10

Terbunuh jarak

Mata ini seperti terasing
Katapun tersesat tanpa arah
Disini terbunuh jarak
Hanya terdiam

Kaki ini terpasung
Dan tangankupun terikat
Masih disini terbunuh jarak
Hanya terdiam

Tatapan itu hanya bersua dalam hayalan
Hanya bermain dalam imajinasi
Hanya hanya…Hanya dalam lamunan
Sekedar merindu

Menjaga hati
Dalam jarak yg slalu merindu
Hati yang berjarak
Menjaga rasa yang jauh

9

GUMAM

Ku rangkai kata dalam sebuah puisi lara,
Ku kemas duka dalam bejana siksa
ku jadikan sketsa hayal ku
untuk ku nikmati saat kelam ku menghampiri

torehan luka demi luka
silih berganti merongrong raga
ingin rasa menjerit membelah langit
namun apa daya, berbisik pun aku tak bergemit

kini…
aku termenung melukis dalam renungan
berkanfas hayal, berpenakan angan
>...

6

Hati

Hati………..
Mengapa kau bimbang selalu?
Adakah luka yang tetap hiasimu?

Hati…….
Mengapa pahit selalu kau rasa?
Adakah yang masih mengganjal padamu?

Hati…….
Tabahkan dirimu layaknya raga yang kau huni.
Biarkan yang lalu jadi lukisan buram di dindingmu.
Dan menjadi pelajaran berharga tuk dirimu.
Agar dapat kau bertambah dewasa,
Dan kian tegar dalam lalui hari.

Hati………
Sambut hari esok >>...

10

Malam Kelam

Senja merona
Menandakan petang datang
Hewan malam pun mulai menyanyikan lagu

Kala temaram mulai menyeruak
Sunyi mulai senyap
Ditemani lentera temaram

Aku terbujur dalam kesunyian
Lamunan menerawang
Ke kerinduan yang mendalam

Rindu yang tak kunjung tersampaikan
Semakin dalam

0

Kekasih

Semalam aku bermimpi
Didalam mimpiku aku bertemu seorang bidadari cantik
Yg dikirim oleh tuhan untuk menemani hidupku
Alangkah beruntungnya aku

Namun waktu terus berlalu
Dulu bibirmu yg mungil
Yg selalu memancarkan senyuman
Kini membiru dan terpaku
Dulu parasmu yg cantik
Berbalut dgn make up
Kini memudar dan memucat
Dan dulu badanmu yg elok
Kini terbungkus kain >>...

0

TAK BERBEDA

Pagi sejuk sepi
Siang panas meradang
Malam dingin mencekam

Kosong
Pusing berdenging
Sepi tak bertepi

Bulan tersenyum memanggil
Menawarkan asa
Bintang berkedip merestui
Sesampainya di sana..

Hhmm..
Tak berbeda..

0

LARA SENJA (tentang masa lalu yang kelam)

Kita pernah melihat hal yang sama meski tak saling melihat.
Tiga tahun hati melunak keringat berdarah.
Untuk likunya kita perjuangkan, berpaut mesrah.
Melawan waktu, melawan dunia.
Pun baranya bersama kita kibas pada mereka (keluarga).
Akan cinta belaka.

Dikau lembut benih denyut sugmaku. Akalmu laksana bulan.
Berangan lekas kahyangan; di indah bola matamu.

Lalu bersama senja dan angin >>...

0

Insan Perindu Maret

Denyut kalbu rindu ini
Semakin menghantui hari-hariku
Jemariku kian menggodaku
Untuk memainkan rindu di sela-sela diksi dan majas puisi

Kucerca tinta rindu ini di senja putih
Kertas-kertas putih berlumuran rinduku
Senja-senja putih terhanyut rindu akan Maret
Pelita-pelita Maret membius segala ruang hatiku

Jarak ini semakin menggila!
Menghanyutkan insan ini
Akan pelipur rindu tuk Maret tersayang
Entah kapan >>...

0

Yang Dirahasiakan Maret

pukul dua belas malam tadi
februari pulang dengan langkah gontai
memberikan tempatnya untuk maret
yang pandai merahasiakan perihnya sendiri

februari yang lapang dada
pernah berada dalam mimpimu
yang memejamkan cemas
merebahkan kekhawatiran
februari juga pernah menjadi bentuk peluk atau basah cium yang menghangatkan dan melumasi kering sendirimu
memberi gema di waktu-waktu sepi
menggenapi ganjilnya denyut-denyut nadi

dengarkan >>...

0

Cinta adalah

Cinta adalah anugerah tapi cinta juga bisa menjadi musibah,,
Cinta bagaikan api kecil, yang slalu menghangatkan tapi cinta terkadang juga seperti api besar yg membakar segalanya,,

saat pertama kali cinta menghampiri, semuanya terasa manis. Saat waktu tlah berlalu cinta seperti makanan tanpa rasa, Hambar.

Cinta adalah rumah, rumah yang harusnya diisi banyak >>...

0

Hati yang tercabik

Tersentak,terbangunku dari lelapnya tidurku.
Peluh banjiri tubuh lelah ini, fikiran berkecamuk,desak ingatan akan mimpiku barusan.

Air mata pun tak dapat kubendung hati bagai tercabik cabik,luka begitu dalam,yang sedang kualami terbawa mimpi.

Dua mataku saksikan dirimu hanyut dalam pelukkanya,jiwa meronta tak berdaya,bibir bungkam tak dapat bicara,ingin kuhindari dan berlari tapi dua kaki tak mampu berdiri.

Pasrah pilihan terbaik,ikhlas adalah >>...

0

Rasa

Perlahan rasa lembut nan teduh mulai hadir dalam benakku
Seolah seperti gelombang yang berdebur secara perlahan menyapu halus kedalam hati.
Ya,perlahan namun pasti
Pasti untuk tetap bertahan dalam rasa cinta yang bimbang ini.
Harus ku akui
Ingin sekali rasa jumpa
Namun tak mungkin
Harus ku akui
Lemah rasanya
Jika rasa ini terus menerus hadir tanpa >>...

10

Sahabat Jiwa

datanglah sahabat jiwaku
dapatkah kau lihat mendung menyelimuti wajahku?
apakah kau tahu apa yang membuat hatiku bergemuruh?
lihatlah mataku
dan akan ku bagi ceritaku

datanglah sahabat jiwaku
ketika satu persatu jalinan kawan mulai menjauh
saat batinku merintih
jangan biarkan aku sendiri
disaat asa tiada tersisa lagi

datanglah sahabat jiwaku
pinjamkanlah aku bahumu
biar kubagi beban itu

datanglah sahabat >>...

10