Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

ibu

©️ Indrabs

ibu
dadaku sesak
rindu ini menghujam hati
air mata terus berderai
aku hanya ingin bertemu
memelukmu sepajang waktu

ibu
hadir mu selalu ku nanti
meskipun lewat mimpi
aku hanya ingin bercerita
setelah kau pergi aku tak lagi ceria.


https://www.puisipendek.net/ibu-4
Nilai
7
7 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(7 votes, average: 7,43 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang ibu

Contoh Puisi 2 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Senyum Sinis kiriman Tsania NR.

Senyum Sinis

Rintik hujan kala itu tak hanya membasahi sekujur tubuh
Tapi, tetesannya jatuh tepat di relung hati
Seakan tak berdaya, ku terbuai kenangan lama
Mengingat perjalanan karir yang direnggut masa

Bertahan dengan >>…

Puisi Ibu, Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Ibu berjudul Bila dari shabhira putri.

Bila

Bila tak kau temukan jalan untuk kembali,
biar aku yang mencari untuk pergi.
Bila hatimu terlalu tinggi untuk kuraih,
beri tahu aku caranya mengakhiri sedih
Bila tak kau dapatkan alasan >>…

Terima kasih shabhira putri, Indrabs, Tsania NR atas kirimannya.

Puisi Bebas, Puisi Kontemporer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi ibu

Sebelum Hari Ini
Sebelum Hari Ini

Sebelum hari ini
Darah masih mengalir
Di peringai lepas menerjang

Sebelum hari ini
Tapak kaki berpijak
Di fiksi para pemimpi

Sebelum hari ini
Masalah ditimpa mirat
Tentang materi dan fisik

Sebelum hari ini
>…

Jarak
Jarak

Jarak..
Tanpamu rindu takan menyapu
Rasa takan menggebu
Pertemuan takan jadi syahdu
Entah pada siapa diri ini mengadu
Hanya doa yang selalu ku sanjung setiap waktu
Kapan? Ya pertanyaan yang >>…

suara para dina
suara para dina

Dari kaki bumi aku berseru
menyeruakan ratap tangis para dina
biar raga sepu
bukan berarti meminta

apalah daya hamba sahaya
melihat gelap tanpa cahaya
hanya modal berani
kami gigih teruji

selayang pandang >>…