MENU

Dibatas penantian, kau racik luka itu

©️ Annisah

Dalam sekejap,mentari itu bergegas meninggalkan bumi
Yang ada hanya senja ingin menyapa malam
Seperti halnya dirimu
Kepergianmu hanya menyisakan tanya dan rindu
Engkau pergi dalam diam
Sisakan luka yang terus bersemayam
Rindu yang kuracik, membuat bathinku tertikam

Tiap jeda, kumenunggumu, menunggu seulas senyummu
Dimanakah engkau berada?
Dan bagaimana kabarmu?
Berharap ada kabar darimu

Masih saja kupastikan, benarkah kau telah pergi?
Tanya itu berkecamuk dalam hati
Sebuah luka masih mengalir
Kuhirup dalam-dalam tiap perih
Dan nyatanya benar,
Kau tlah pergi tanpa kabar

Kini dibatas penantian, Kau racik luka itu,
pergi dengan yang lain menjadi pilihanmu
Walau sentuhan rindu masih membekas tajam diantara gundahku
masih kucoba meredam asaku atasmu

mungkin ini caramu,
tak membiarkanku selalu menantimu
menanti sesuatu yang tak pasti
Kini, kucoba pejamkan mata
Kutarik selimut, dengan penuh harap
Esok hari semua akan baik-baik saja


https://www.puisipendek.net/dibatas-penantian-kau-racik-luka-itu

Puisi Tentang Dibatas penantian, kau racik luka itu 5 Bait 27 Baris Oleh Annisah

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

0

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Dibatas penantian, kau racik luka itu

Contoh Puisi 5 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Dirinya dan Keegoisannya kiriman A_W.

Dirinya dan Keegoisannya

Dirinya dan Keegoisannya

Apa itu dirinya panca indra keharmonisan kesan kekuasaan serta merta cerita dalam derita.

Cerpen tulisan singkat kutuliskan didirinya bahkan naskahpun tak terbaca.

Adakah ilalang yang masih tumbuh menjulang hadirlah sang pemenang.

Pemenang >>…

Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Rindu berjudul Tintaku dari nadheadiahayup.

Tintaku

Tintaku

tintaku tak akan habis
dan akan ku tulis
bahan pengabdi rasa
alat perakit asa

tintaku tak akan habis
dan akan ku tulis
cara tuk temukan makna
masak di usia muda

tintaku tak >>…

Terima kasih nadheadiahayup, Annisah, A_W atas kirimannya.

@puisipendek_net #puisicinta #puisipendek #puisipatahhati #puisigalau #puisimalam #puisiputuscinta #puisisedih #puisisenja #puisigombal ♬ original sound - PuisiPendek.Net Official

Disebut apakah rima puisi Dibatas penantian, kau racik luka itu ( i m u u m m m u a u u i i r h r r u u u u u u i a p a ) ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Puisi 27 Baris Disini

Terkait Gambar Puisi Dibatas penantian, kau racik luka itu

Bait Malam Bagi Sang Kekasih

Selamat malam kau pujaan hati yang jauh di sana,
Pemilik segenap cinta dan berlaksa rasa,
Padamulah segala aliran makna yang tertata,
Engkaulah tempat berlabuh berjuta gelora.

Kau meramu cinta dengan >>…

Percakapan Malam

Hujan yang mengguyur sesaat,
Menyisakan genangan dalam keheningan
Duduk di depan serambi depan.
Katanya memecah kesunyian;

Tapi biarlah sunyi,
Biarlah kujaga malam ini.
Aku ingin sendiri,
Menuliskanmu seperti ini.
Mengusir rindu >>…

Masih Merindu

Rasanya ingin menangis
Melihat kau bersamanya
Rasanya hati teriris
Memendam cinta padanya

Putus tapi sayang
Berpisah tapi terkenang
Kisah lalu selalu membayang
Mengganggu ingatan, mimpi dan bayang

Taukah kamu..
Jika malam, mata >>…