Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

Alam dan Firasatnya

Pada

Firasat mungkin sekiranya adalah sebuah pertanda.
Bagaimana alam mencoba terus untuk berbahasa.
Mengirimkan tandanya lewat sekelebat halimun.
Kemudian larut menjadi tetes-tetes air hujan.

Dan bila sekiranya kita tak lagi mampu memahami,
Pesan apa yang terpahat pada ranting-ranting pepohonan.
Dan bisikan apa yang tercipta dibalik riuh angin yang bertiupan.
Sudakah alam kembali berdusta lewat pertandanya?

Dan pada akhirnya misteri terus menjadi sebuah pengulangan,
Bagaimana kemistisan alam akan terus terjaga dalam sebuah sakralitas arupa.
Terus menjadi tanda tanya besar di antara kehadiran dan kepergian kita.
Namun mampukah kita menjadi pelengkap dalam kepincangan ini?

Wahai, dikau tak ada gunanya lagi berlari dari bersemula.
Alam tak memiliki kuasa akan hidupmu, kausalitaslah yang mengikat kita.
Sudikah bila kita menerima dan melepaskan pesan tersurat itu ke udara.
Menyuratkan ribuan tanda tanya tanpa berharap satu pun terjawab oleh sang Purnama.

Tiada lagi yang kelabu semua telah menjadi sendu.
Dalam rayuan dan dekapan rindu yang terus menderu.
Keabu-abuan telah menjadi menjadi sebuah bentuk realita mendasar.
Dan akhirnya, kembalilah kita pada gambaran pesta penebusan itu.

Nilai
3.5
4 Penilai

Puisi tentang Rindu Kangen - Puisi Rindu atau kangen adalah contoh kumpulan puisi tentang rindu kekasih atau kangen pacar, seringkali kita memuaskannya dengan menelpon atau sms, namun itu tak serta merta menepis segala rasa kangen yang ada, bisa-bisa malah akan menjadi semakin rindu. Kangenku padamu tak hanya sepintas lalu, rinduku ini adalah akumulasi dari pertemuan kita, yang tak letih melapisi seluruh bongkahan cinta, sementara lapisan yang dihasilkan adalah kangen yang bertambah satu. Puisi Kangen ini a


Selain Gambar Puisi Alam dan Firasatnya

Rindu, pena dan secarik kertas
Menunggu Pulang
Perempuan Senja

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Hujan di sore itu kiriman dari INDRIYAWATI KOMALASARI. Selanjutnya silahkan simak puisi Rindu Kangen berjudul YA SUDAH LAH kiriman dari Erpan dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para penulis yaitu Erpan, Jayanto Halim Tjoa, INDRIYAWATI KOMALASARI atas kirimannya. Kami berharap mereka terus mengasah bakat dan kemampuan dibidang sastra.