Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU
Dengar Puisi Bacain Puisi Nilai Download Kutipan Komentar

Metamorfosis Jiwa Tua

©️ Jayanto Halim Tjoa

Pernahkah kau dengar sebuah kisah
Di bawah gemerlap mati hidupnya tujuh purnama?
Seonggok jiwa tua berbicara dalam kebisuannya
Menghitung sisa hari yang masih dimilikinya

Pada penghujung hari yang dinantikan
Di kala jiwa tua ini telah lelah berkelana
Dan tak lagi benderang maupun rupawan
Hanya sunyi yang mampu ia bawa ke alam baka

Perlahan sang jiwa tua itu hidup lagi
Dalam hausnya ia berkelana
Membawa beban sepanjang hidup barunya
Oh jiwa tua bertransformasilah engkau menjadi unta

Jika memang kebodohan menjadi alasanmu untuk memikul beban?
Apakah ketidakpastian menjadi sebuah tuntutan akan langkahmu?
Dan jika kematian lagi-lagi akan menghampirimu
Sanggupkah engkau menghapuskan derita dalam kesendirianmu?

Dan sekali lagi jiwa tua itu harus mati
Tidak ada lagi belengguh yang harus ia pikul
Hanya kebebasan yang terdapat dalam aumannya
Oh jiwa tua bertransformasilah engkau menjadi singa

Tak ada lagi sakit dan derita yang mampu kau rasa
Semua lawanmu telah habis kau bunuh satu per satu
Dan memang jika waktunya harus tiba
Engkau siap membunuh sang naga perkasa

Dalam pertarungan terakhir kemenangan telah kau raih
Namun ajal mampu mengabadikan namamu
Jiwa tua dirimu telah terbebas dari segala bentuk takhayul
Mengalami pemuluran dan hidup dalam keabadian sebagai seorang anak kecil

Tiada lagi afirmasi kudus maupun fana yang harus kau mengerti
Yang ada hanyalah proses pelupaan tanpa harus mengingat apapun
Jika kematian tak lagi dapat menemuimu dan mengakhirimu
Abadilah engkau dalam keesaan ningrat itu


https://www.puisipendek.net/metamorfosis-jiwa-tua
Nilai
6
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Metamorfosis Jiwa Tua

Puisi Tentang Kehidupan 8 Bait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi tentang Kehidupan - Puisi Kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi. Puisi Tentang Metamorfosis Jiwa Tua 8 Bait Oleh Jayanto Halim Tjoa Ini mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan. Kenapa tidak rehat sejenak untuk merenungkan apa yang terjadi.Membuat sebuah puisi yang mungkin menjadi penyemangat dalam mencari jalan kelu


Terkait Gambar Puisi Metamorfosis Jiwa Tua

sebujur bangkai
KAU
Aku

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul anganku memiliki karya Jaddid. Selanjutnya silahkan simak puisi Kehidupan berjudul Hancur karangan Zainab Baudin dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para pembaca atas apresiasinya terhadap puisi Zainab Baudin, Jayanto Halim Tjoa, Jaddid yang kami publikasikan. Kami berharap sajak-sajak mereka terus memberi inspirasi dan memperluas ruang imajinasi kita semua.