Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

Do’akanlah ibu..

Pada

Ibu…
Anakmu sedang bimbang..
Pikirannya buncah bu..
Dia lelah memikirkan hidupnya…

Ibu…
Apakah tuhan menyia-nyia doa kita bu..?
Apa kita kurang tawakal…
Atau kah kita tak pernah bersyukur…

Ibu…
Kenapa cobaan tak pernah berhenti mendera bu?

Aku selalu meminta kepada-Nya sehabis sujudku bu..
Aku slalu memohon hari yg terang di kemudian hari..
Aku selalu memohon untuk kebahagian keluarga kecil kita..
Aku tak pernah lupa untuk itu bu…
Tapi kenapa Tuhan tak mendengarkannya..

Apakah karna aku banyak dosa bu..
Atau darah yang di jasad mengalir tidak di Ridhoi-Nya..

Kenapa Bu..?

Aku sebagai anakmu yang sulung merasa malu bu…
Karna aku masih menyusahkan mu..
Aku belum bisa buatmu bangga…
Aku belum bisa buat kita tak di pandang sebelah mata…
Aku belum mampu bu..

Aku tau kau juga lelah bu ,sama seperti aku..
Dengan segala cerca ,caci , maki dari mereka…
kerna hidup kita miskin, melarat..
Karna kita hanya menyusahkan ..
Karna kita hanya menjadi beban orang lain..

Doa kan ibu..
Doa kan lah…
Semoga doamu tak seperti doa ku…

Belum ada yang menilai, klik bintang untuk menilai:

Puisi tentang Kehidupan - Puisi tentang kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi. Hingga mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan. Kenapa tidak rehat sejenak untuk merenungkan apa yang terjadi.Membuat sebuah puisi yang mungkin menjadi penyemangat dalam mencari jalan keluar bagi permasalahan yang ada. Atau minimal menghadirka


Selain Gambar Puisi Do’akanlah ibu..

Perpisahan
Sisi Gelap
Playboy

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Vishakha kiriman dari Awang Gunakan. Selanjutnya silahkan simak puisi Kehidupan berjudul Otak Mati kiriman dari Zainab Baudin dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para penulis yaitu Zainab Baudin, Yogie Eko, Awang Gunakan atas kirimannya. Kami berharap mereka terus mengasah bakat dan kemampuan dibidang sastra.