Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Tujuh Purnama

©️ anonym

tujuh purnama itu pergi
rinduku tak tertahankan,,
cita dan harapanku pupus,,
hilang dimakan bodoh,,

jangan kau tahu ini,,
diriku begini,,
nanti kau pergi,,
entah kemana,,

hingga nanti kau hadir,,
dalam mimpiku,,


https://www.puisipendek.net/tujuh-purnama
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Tujuh Purnama

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Perempuan Muda kiriman anonym.

Perempuan Muda

Mengantuk perempuan muda itu,,
di bak terbuka mobil,,
waktu itu pagi sekali,,
hingga aku tak kuat menahan dingin,,

saat sorot lampu mobil itu menyinari,,
dia terbangun,,
sungguh sangat cantik,,
namun kenapa >>…

Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul Salahkah dari anonym.

Salahkah

mungkin kita berdua salah,,
soal hubungan ini,,
soal rasa ini,,
soal kamu dan aku,,

kenapa aku mencintainya,,
lantas apalagi,,
terus kamu mau meninggalkanku,,
sendirian?? disini,,

sungguh tak pernah kubayangkan,,
sampai senja menutup >>…

Terima kasih anonym, anonym, anonym atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Tujuh Purnama

Permohonan
Permohonan

Wahai bidadariku..
Niat menyakitimu tak pernah tersirat..
Salah paham pun tak pernah ingin ku ikat..
Terimalah maaf yang tulus ku semat..
Dari hati yang kini tengah bermunajat..
Duhai bulan purnama..
>…

Sunyi
Sunyi

Di seperempat ruangan yang kelam
Aku melirik sunyi di sudut dinding yang membisu
Ia menatapku tajam
Seolah waktu telah memperbudak bola matanya.
Jendela yang setengah menganga
Memamerkan rintik hujan yang >>…

Lapisan Rindu
Lapisan Rindu

Ketika suatu hari nanti
Kutemukan titik akhir pertemuan ini
Menggelisahkan hati
Membuat sunyi
Kian menggelora disapu rintih hati
Dan kapan kita dapat bertemu kini
Ku kenang kini namamu disisi
Semoga >>…