MENU

Trilogi

©️ Unni Erelef

Kemarin kutulis surat lagi
Namun bagai kisah trilogi
Tiga episode tak kukirimi
Dan kisah akhir kita masih dalam lipatan origami
Tertutupi oleh warna-warni
Tak terbaca meski indah lewat mata

Kau cinta di pelupuk senja
Kita bagai kesturi, wangi namun tak digemari
Jauh sekali lubuk hatimu, hingga tak mampu kuselami
Hingga lautan meluas, gunung es mencair dan padang pasir menepis panas hingga sejuk kian terasa
Kau masih saja arah mata angin yang kutuju
Di sisimu melangkah seraya berpandangan adalah impianku
Memelukmu lewat doa adalah upayaku
Meski lembayung beringsut kelam menerbitkan rembulan sebagai penerang,
Raut wajahmu tak akan pernah terlupakan
Andai pun kapal kita nanti hampir karam saat kau nahkodai, tapi yakinlah bahwa cintaku abadi.
Tak akan ada badai yang lebih besar hingga mampu merebahkannya.
Tak akan ada ombak yang lebih ganas hingga mampu memporak-porandainya.
Cintaku lebih besar dari itu semua.


https://www.puisipendek.net/trilogi

Puisi Tentang Trilogi 2 Bait 19 Baris Oleh Unni Erelef

Nilai
10
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

0

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Trilogi

Contoh Puisi 2 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Rayuan sepi kiriman Novita Rafika Sari.

Rayuan sepi

Rayuan sepi

Hari yang dingin berselemut tabu
Ku ukir pinta yang terluka
Diantara bebatuan yang terjal
Diantara rintang yang kehausan

Bisikan tandus mengisi jiwaku
Aku yang kehabisan air
Mencoba menahan silu
Mencacah tiap >>…

Puisi Cinta, Puisi Romantis, Puisi Sedih

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Akal dari Sadimin mahira.

Akal

Akal

Melanglang buana tanpa batas
Didasar dasar samudra dan kandas
Bahkan melambung membumbung tinggi
Smua isi bumi kocoba urai

Malam ga seperti malam
Tapi siang juga seperti malam
Raga mencoba terdiam
Tapi >>…

Terima kasih Sadimin mahira, Unni Erelef, Novita Rafika Sari atas kirimannya.

Puisi Bebas

Disebut apakah rima puisi Trilogi ( i i i i i a a i i a u u u g n i a a a ) ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi 19 Baris Disini

Terkait Gambar Puisi Trilogi

ENGKAU DAN SENYUM

Senyum, tadi mawar seolah tidak ingin indah
mawar mungkin lupa caranya merekah

Senyum, tadi bulan seakan enggan
mungkin dia lelah akan hina’an

Senyum, hariku hari ini kurang cantik
Tapi mungkin hidupku film >>…

Menyerah

Disudut kota ini
Langit kembali memerah
Mengiringi gelap yg melangkah
Awan semakin kelabu
Sementara jiwa ini masih beradu

Bukan asumsi
Akupun tau ini semua tk pasti
Hanya membunuh waktu saja

Lalu
Berhasilkah >>…

Jarak

Setiap langkah yang berpijak,
selalu berhitung akan waktu..
Setiap menit yang berdetik,,
selalu merindu akan dirimu..
Setiap aliran darah yang kurasa,,
selalu mengalirkan cinta untukmu..
Setiap hari yang ku lewati,,
>…