Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Terbenam

©️ Fiqryghifary

Terbenam..

Lebih dari cukup aku di godamu dengan warna yang tidak pernah berubah dari waktu ke waktu

jingga yang kemerahan dengan senyum manis dari bibir tipismu

yang mungkin aku mulai merindukannya

biarkan aku yang mendekatimu kali ini saja

tidak perlu sedekat nadi dan aku pun menyadarinya

hanya ingin sedekat ini
untuk bisa melihat jelas bayanganku dimata coklatmu

sampai matahari benar-benar turun dan gelap meniadakan kita lagi..


https://www.puisipendek.net/terbenam
Nilai
8
3 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(3 votes, average: 8,33 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Terbenam

Contoh Puisi 8 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Pulang kiriman lucky_stywn.

Pulang

Beberapa pergi tak mengenal pulang.
Beberapa salah tak mengenal maaf.
Beberapa belum tak mengenal sudah.
Beberapa lara tak mengenal rela.

Apa artinya pergi, jika engkau tak menjadi tempatku pulang?

Percayalah, pada akhirnya >>…

Puisi Alam, Puisi Cinta, Puisi Patah Hati, Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Alam berjudul Bayang Sunyi, Rindu Bisu dari Rhido Sahputra Azhari.

Bayang Sunyi, Rindu Bisu

Hujan menabur kesunyian malam ini
Jemari menari menderas pada getar kata
Kotori lembaran kertas nan putih
Tak kala lirih ia mengikuti perasaan.
Katamu ini akan sebentar saja ?
Tak lebih >>…

Terima kasih Rhido Sahputra Azhari, Fiqryghifary, lucky_stywn atas kirimannya.

Puisi Putus Cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Terbenam

Aku
Aku

Aku hanya sebutir debu yg memburamkan kilau,
dan tak pantas brada diatas suci.
dan aku tak bisa menghindar saat angin hembuskan aku untukmu,

lalu terbang..

aku hanya kecewa bagi hampa yg >>…

Aku,Dia dan Airmata
Aku,Dia dan Airmata

ku sangka cerah hingga ke petang
hujan renyai di siang hari
ibarat hati ku yang yak pernah tenang
walau kebahagiaan di depan mata

Aku menangis
seakan ingin menjerit
agar seisi dunia >>…

Terlanjur Basah
Terlanjur Basah

Aku dan kamu sempat menjadi “kita”
Pada waktu yang sementara
Bahkan belum ada kata pisah
Belum tersampaikan kasih dan kisah
Pisau cinta tumpul, tak diasah
Kamu pergi : aku terlanjur >>…