karya puisi pendek

Temui Aku, Walau Sebatas Mimpi Oleh Okta Ajah

O

Temui Aku, Walau Sebatas Mimpi

© Okta Ajah

Dingin malam menghampiri
Menyusup mengintervensi
Batas ruang elegi
Memaksa otak dan hati
Untuk tidak bersinergi

Ya, otak ingin berjalan sesuai realiti
Namun hati
Sedikitpun tak mau berkompromi

Hati ini berpegang teguh pada janji
Walau apa yang terjadi
Walau logika tak lagi terselami
Walau hanya sebatas imaji
Walau hanya sebatas harap tak bertepi

Aku tak mampu tuk pungkiri
Hati ini terasa begitu perih
Terbalut serpihan-serpihan nostalgi
Yang meninggalkan goretan luka menembus dimensi

Lelaki..
Jika kamu masih punya nurani
Temui aku, temui
Walau sebatas mimpi
Kan ku ceritakan, betapa perih luka hati ini


Berapa nilai untuk puisi ini ?

Beri nilai dengan tap jumlah bintang dibawah ini. Dari kiri ke kanan 1 sampai 10

Average rating 10 / 10. Vote count: 2

Belum ada yang memberi nilai, jadilah yang pertama!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *