Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

sepertiga malam

©️ khofifa_rifah

Sepertiga malamku

Bulan tak selalu menjadi purnama
Bintang tak selalu bersinar cerah
Daun tak selalu setia pada ranting nya
Awan tak selalu ada pada langit birunya

Roda terus berputar pada porosnya
Hujan deras memberikan pelangi sebagai hadiahnya
Senyuman yang siapakan tipu belaka
Janji ingkar yang tak berdaya

Mengharapkan apa yang tak jelas kebenaran
Menginginkan lebih dari segala kemampuaan

Oh tuhan
Kertas putih bertinta hitam
tetesan kerinduan
aluran tangan memberi pengakuan

salah?
Mengagumi tanpa lampu merah mengetahui?
Hancur?
Menyayangi walau tak tau arti?

Pembohong!
Pengecut!
Pecundang!

Otak kecil dengan hati mungil
Lisan tak bertulang
Wajah tersungkur kehitaman

Angakat kepalamu
Tenagakan tanganmu
Keluarkan air matamamu
Berkacalah atas prilakumu
Berdirilah dibalik bayanganmu

Pandangan emas berubah perak
Tak bernilai walau telah terjual

Doa yang diperjuangkan
Dihadapan tuhan semesta alam
Mengharap akan jawaban
Walau terkadang tak siap mendengar sebuah balasan

Mencintai dalam diam
Mendoakan disepertiga malam

Tuhanku
Kutitip dia dalam kasih sayangmu
Hadirkan dia sebagai pelindungku
Penyempurna agamaku
Saksi atas cintamu


https://www.puisipendek.net/sepertiga-malam
Nilai
6
3 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(3 votes, average: 6,33 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang sepertiga malam

Contoh Puisi 13 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Rindu yang keras kepala kiriman Adila Firdausi.

Pelukmu menjejaki tubuh yang kian lapuk
Kalbu yang lumpuh, sebab ada setumpuk rindu
Merayu waktu, untuk menyegerakan temu
Menjejali hati, sesungging senyum yang dinanti

Dan pada bait-bait resah
Kudawaikan astu-astu rindu >>…

Puisi Cinta, Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Maaf dari Meisran Putri Demo.

Menatap langit luas
Memandang lautan lepas
Mendamba penghuni melintas
Maaf tak seindah yang di atas

Kertas dirobek dan diremas
Berkaca-kaca dihancurkan
Keping-keping disatukan
Terlihat utuh dan berbekas

Sesal pun termenung
Bayang-bayang datang >>…

Terima kasih Meisran Putri Demo, khofifa_rifah, Adila Firdausi atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi sepertiga malam

Diam

Kemarin kita berjumpa
Tetapi sama-sama tak bersua..
Kemarin kita tersenyum bersama
Tetapi hal itu tak lama..
Kemarin kita juga bertatapan
Tetapi sama-sama memalingkan..
Kemarin kita duduk bersama
Tetapi terhalang jarak >>…

Terpendam

Apa yang sudah kukatakan?
Dengan pongah aku bicara kejujuran..
Padahal aku menyimpan kebohongan..
Sembunyikan romansa dengan bidadariku..
Biarkan purnamaku tertutup awan..
Karena mengakuinya mengundang amarah,
Menghujamkan luka, di hati orang-orang
>…

Pulang

Beberapa pergi tak mengenal pulang.
Beberapa salah tak mengenal maaf.
Beberapa belum tak mengenal sudah.
Beberapa lara tak mengenal rela.

Apa artinya pergi, jika engkau tak menjadi tempatku pulang?

Percayalah, pada akhirnya >>…