Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Semu

©️ Dian Ambarwati

Selalu ada kenangan masa lalu
Terbelenggu dalam jiwa yang sendu
Hati merindu tanpa kenal waktu
Hanya berharap pada angan yang semu

Seperti angin yang berlalu
Setiap embusan yang menerpa
Tak kau hiraukan itu semua
Tinggalkan diriku yang termangu

Tak ada ucapan cinta
Tak ada senyuman hangat
Hanya ada hati yang beku
Terjebak akan tipu dayamu


https://www.puisipendek.net/semu
Nilai
1
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Semu

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Senja kiriman Nurhasesi.

Senja

Begitu ku nikmati hari ini

Meskipun lelah teredam dalam diri

Setelah memetik bulir-bulir padi

Dan menikmati satu dua teguk kopi

Kutapaki jejak yang jarang

Ku saksikan ilalang bergoyang

Leluasa mata memandang

Keaslian desa yang >>…

Puisi Patah Hati

Selanjutnya Puisi Patah Hati berjudul Terluput Tanpa Arah dari Marfu'atul Mahiroh.

Terluput Tanpa Arah

Rumpun arus menderu
Menyanyi pada rintih keluh
Terisak tanya dalam liang luka
Tanpa jari penunjuk arah

Bisu ku terpaku…
Renta ku merapuh…
Terambing ku tak tentu…
Tanpa agama, nol jiwaku.

Terima kasih Marfu'atul Mahiroh, Dian Ambarwati, Nurhasesi atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Semu

baik baik saja
baik baik saja

aku ingin baik baik saja
seperti kamu yang tanpa sesal mendua
aku ingin baik baik saja
tanpa ada luka atau hampa
aku masih ingin baik baik saja
ketika semua jelas >>…

(TANGGA OKTA) KAPRIKONUS
(TANGGA OKTA) KAPRIKONUS

Terlalu jauh jarak pandangmu akan mata hati
Di banding luas jagat Bima Sakti
Aku masih tersakiti
Menatap sedih dari jendela abu persegi
Menahan diri langkahkan kaki
Memilih menetap dikamar tengah >>…

Putri Purnama
Putri Purnama

Taukah kamu lamanya kumenunggu,
Suburnya mimpi ditanah haru,
Dengan terang cinta dipadang savana,
Cahaya temaram darimu putri purnama.

Adakah rasa jemu ku menanti,
Dari luar biasanya saling menyayangi.
Putri purnama telah >>…