Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Selamat Sore Kawan

©️ Rimbapena

Pada satu arah,
pada celah antara langit yang merekah
dan bumi yang tengah sumringah,
ada sebuah petualangan
mengarungi keabadian.

Pada arah lainnya,
melalui halaman dan pintu rumah
dengan riasan sederhana,
ada sebuah dermaga
untuk meletakkan beban
dan kerinduan.

Aku tak akan bertanya padamu
sebab ke mana pun kau kini
yang akan kau dapati hanya keabadian,

sementara ke mana pun
kulangkahkan kaki ini,
aku hanya akan tiba di sini lagi.


https://www.puisipendek.net/selamat-sore-kawan
Nilai
8
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Selamat Sore Kawan

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Sebelum Rindu kiriman Rimbapena.

Sebelum Rindu

Sebelum Rindu

Kita kerap terlalu naif untuk menyadari adanya kesempatan mempersiapkan diri
dari apa yang akan terjadi

dan lebih suka menimpakan kesalahan
atas apa yang kita dapatkan
pada keadaan.

Seperti pagi yang >>…

Puisi Alam, Puisi Kehidupan, Puisi Rindu, Puisi Sahabat

Selanjutnya Puisi Alam berjudul Selamat Pagi Kawan dari Rimbapena.

Selamat Pagi Kawan

Selamat Pagi Kawan

Bahkan ketika langit sedang murung
tanpa sebait pun kicauan burung,
ini tetaplah tempat
dimulainya berbagai macam geliat.

Dahulu sekali,
aku hampir selalu melewatkan tempat ini dalam kendaraan bernama mimpi.
Aku >>…

Terima kasih Rimbapena, Rimbapena, Rimbapena atas kirimannya.

Puisi Bebas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Selamat Sore Kawan

Cinta Hukum

Walau jarak kita bagai matahari dan pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular
Yang tak >>…

Negeriku

Negara darurat
Polisi merapat
Melindungi sang konglomerat
Sedangkan rakyat merapat

Negara bersandang demokrasi
Namun tuli akan aspirasi
Keadilan hengkang
Rakyat membangkang

Tak ada lagi negara damai
Negara yang permai

Bangsa ini kaya
Indah >>…

kau tlah bersamanya

Apa bila esok pagi
Kau terbangun,,
Lihat lah kaca jendelamu..

Ia kan basah…

Itu bukan embun pagi
yang turun dari
ARZY sana..

Tapi…
Itu adalah air mataku
yang tlah tumpah
Karena kau…
Telah >>…