MENU

Selamat Sore Kawan

©️ Rimbapena

Pada satu arah,
pada celah antara langit yang merekah
dan bumi yang tengah sumringah,
ada sebuah petualangan
mengarungi keabadian.

Pada arah lainnya,
melalui halaman dan pintu rumah
dengan riasan sederhana,
ada sebuah dermaga
untuk meletakkan beban
dan kerinduan.

Aku tak akan bertanya padamu
sebab ke mana pun kau kini
yang akan kau dapati hanya keabadian,

sementara ke mana pun
kulangkahkan kaki ini,
aku hanya akan tiba di sini lagi.


https://www.puisipendek.net/selamat-sore-kawan

Puisi Tentang Selamat Sore Kawan 4 Bait 17 Baris Oleh Rimbapena

Nilai
8
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

0

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Selamat Sore Kawan

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Sebelum Rindu kiriman Rimbapena.

Sebelum Rindu

Sebelum Rindu

Kita kerap terlalu naif untuk menyadari adanya kesempatan mempersiapkan diri
dari apa yang akan terjadi

dan lebih suka menimpakan kesalahan
atas apa yang kita dapatkan
pada keadaan.

Seperti pagi yang >>…

Puisi Alam, Puisi Kehidupan, Puisi Rindu, Puisi Sahabat

Selanjutnya Puisi Alam berjudul Selamat Pagi Kawan dari Rimbapena.

Selamat Pagi Kawan

Selamat Pagi Kawan

Bahkan ketika langit sedang murung
tanpa sebait pun kicauan burung,
ini tetaplah tempat
dimulainya berbagai macam geliat.

Dahulu sekali,
aku hampir selalu melewatkan tempat ini dalam kendaraan bernama mimpi.
Aku >>…

Terima kasih Rimbapena, Rimbapena, Rimbapena atas kirimannya.

Puisi Bebas

Disebut apakah rima puisi Selamat Sore Kawan ( h h h n n a h a a n n u i n n i i ) ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi 17 Baris Disini

Terkait Gambar Puisi Selamat Sore Kawan

Rujuk dalam Peluk

Ada tenteram mengukir dalam, tatkala dua jasad berrengkuh bersuam.
Tidak menimbul menenggelam, melainkan memilih untuk bersemayam.
Menolak menjelma kelam, tegas bergemerlap lir pualam.

Ada nihil terpatri pada diri, hanya mengisi sekiranya >>…

MINTA ZUHUD DUHAI DIRI

lupa,
lalai,
apa harta yang aku miliki?
keistemewaan apa yang aku kejarkan,
mana hati yang suci tanpa debu nafsu dan permintaan,
jodoh? bukan pada harta dan paras rupa,
jodoh pada >>…

I lose cus j lozg

“I lose myself”…..
“I lost myself”……
“I lose myself”…..
“I lost myself”……

“Again, Im still find my self
“Again, i want to be like you
“Perhaps it will be true
If >>…