Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Segenang Petang

©️ Abrar Rabbani

matahari melorot sepinggang bukit
dan hujan jingga yang tiada habisnya mengguyur
menggelar banjir di sepanjang aspal selurus rumahmu
asap rokokkku asyik berenang renang
sedang aku tenggelam muram
kulirik spion motor tuaku
kuharap kita hanyut berdua


https://www.puisipendek.net/segenang-petang
Nilai
10
1 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

posts
followers
following

Gambar Puisi Tentang Segenang Petang

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul JIKA KU SEORANG SENIMAN kiriman Hardianty rauf .

JIKA KU SEORANG SENIMAN

Jika ku seorang seniman, kan
ku desain cinta untukmu,
Menggambar pola sinar terang
di antara gelapnya jiwamu.
Jika ku seorang musisi, kan ku
lantunkan nada-nada
kesejukan dengan notasi cinta
di >>…

Puisi Alam, Puisi Cinta, Puisi Kehidupan, Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Alam berjudul Kegundahan Jiwa dari Muhammad Farid H.

Kegundahan Jiwa

Kala kata tak bisa dirangkai
Kala ungkap tak bisa lagi diurai
Kegundahan dari jiwa tak bisa direlai
Äda apa wahai jiwa yang tak bisa santai
Padahal tak ada satupun yang >>…

Terima kasih Muhammad Farid H, Abrar Rabbani, Hardianty rauf atas kirimannya.

Puisi Bebas, Puisi Kontemporer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Segenang Petang

Manusia Hitam
Manusia Hitam

Saat senja ingin pergi,,
Saat itulah manusia hitam mulai muncul,,,
Muncul dari kegelapan,,
Muncul ingin berkeliling,,, mengelilingimu,,
Kalian,, dan semuanya,,
Untuk mengalihkan manusia pada Tuhan nya,,
Untuk membuat manusia hilang >>…

Kata Maaf Bapak
Kata Maaf Bapak

Pak..
Kau setangguh beruang..
Sekeras batu karang..
Kau sering buatku takut..
Kau buat hatiku ciut..
Tapi..
Hari ini ku lihat air matamu..
Kau hadirkan kata maafmu..
Sekejap kau telah menyatukan >>…

Mencintamu
Mencintamu

Aku tahu
Mencintamu seperti menanak pedih
Dengan bara yang mungil

Aku juga tahu
Merindumu seperti menoreh luka di hati

Dan kau pun tahu
Jika segala perih telah terbiasa kuteguk
Karena cinta >>…