Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Sebelas-Sebelas

©️ Annisa istianti bulla

Kala itu simfoni qolbuku tak menentu
antara bahagia dan kecewa
cerita dan nyata
ternyata tak menyatu
tak mampu kudiamkan semua ini
qolbuku terus mencari
kemana jalan yang harus kutapaki
hingga ia tak hadir lagi
hinggga ku tiba disebuah hutan
gelap namun nyaman
ku ukir kisahku disana
kisah yang terurai indah dengan banyak tanya
tanpa ada ragu kutapaki gelapnya
meski tak mungkin
namun kuyakin pasti ada cahaya
dedaunan itu berteriak
menyerangku tanpa permisi
katanya, tak mungkin kugapai mimpiku
pedulikah aku?
tidak!
Kutetap tegar dengan mimpiku
detik-detik sulit berlalu
perlahan mulai ku temukan cahaya itu
cahaya yang kan terangi jejakku
kadang ia redup namun terang kembali
tak kumengerti namun kupahami
mesku tak menampakkan diri
kutahu langitku tak henti bermimpi


https://www.puisipendek.net/sebelas-sebelas
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Sebelas-Sebelas

Contoh Puisi 1 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul DOA kiriman Eddo Ahmad Fauzi.

DOA

DOA

Sampai detik ini

Apa yang aku ucapkan tak pernah bosan

Aku ucapkan dengan sebuah kejujuran

Tak pernah terlintas sedikitpun kebohongan

>>…

Puisi Kehidupan

Selanjutnya Puisi Kehidupan berjudul KE HIDUP AN dari PencilSpirit.

KE HIDUP AN

KE HIDUP AN

Mentari terbit diujung japan
menyinari pagi dengan senyumnya
membinasakan semua mata
tatkala ia menjelajah negeri fana

Aku melihat..
sesosok wanita tua yang rapuh
duduk bersimpuh ditepi adimarga
membalik punggung tangan menghadap >>…

Terima kasih PencilSpirit, Annisa istianti bulla, Eddo Ahmad Fauzi atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Sebelas-Sebelas

Buddhayah

Rentan!
Generasiku sedang tak berdaya Kembali terjajah, tak lagi jaya Identitasku dalam bahaya.
Tapi aku Milenial!
Tak sudi dibilang kolot Semuanya pasti ku jajal
Agar padaku matamu tersorot.
Peduli Setan!
>…

Jelaga

Hingga dimasa kita tidur,,
Masa itulah yang akan merubah kita,,
Kamu,, dan semua,,
Dimasa itu,,, ada sekelompok manusia yang masih terjaga,,
Enggan untuk tidur,,
Hingga misinya selesai,,berhasil dan menang,,
Aku >>…

MATERI TAI

Berhenti hidup tak berarti mati
Itu berawal dari soal materi
Sebenarnya ku tak pernah peduli
Tapi mengapa lingkungan ku selalu menghakimi
Seolah materi yang lebih berarti
Padahal semua takan pernah >>…