Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Pendek - Singkat dibawah.
Kirim Puisi Sekarang

saat aku menyatu dalam tubuhmu

©️ nurlena arna

Ketika dulu aku masih menyatu dalam ragamu..
Ku temukan Sebuah kehangatan serta keindahan di dunia itu..
Kemanapun jejak kakimu melangkah, ragaku selalu ikut menyatu dalam tubuhmu..
Tak sedikutpun aku rasakan keluhanmu dengan kehadiranku di tubuhmu yang ku anggap itu adalah duniaku..
Dan hanya suara kasih sayanglah yang selalu kudengar dalam menanti kehadiranku..
Hingga tibah saatnya..
Tuhan menakdirkan aku untuk keluar dari kenyamananku menuju pada dunia baru..
Gema suara adzan yang pertama kali kudengar telah menyambut kedatanganku didunia baru ini ialah ayahku..
Tuhan..
Seperti inikah dunia yang ingin kau perkenalkan padaku.
Dunia yang penuh dengan tantangan dan ujian dalam menggapai Ridho-Mu..
Tapi lewat ajaranmulah untuk menyuruhku berbakti pada kedua orangtuaku hingga aku bisa menggapai Ridho-Mu..
Teruntuk ibuku,,, terimakasih atas kasih sayang yang selama ini kau berikan padaku. Engkau adalah syurgaku akhiratku..
Teruntuk ayahku,,, terimakasih atas tetesan keringat yang kau korbankan demi menghidupiku melengkapi semua kebutuhanku dan engkau dalah syurga duniaku…
Maka aku butuh ibu dan ayahku agar aku bisa mendapatkan syurga dunia dan akhiratku…
(Nurlena, 6-5-2016)


https://www.puisipendek.net/saat-aku-menyatu-dalam-tubuhmu

Bacain puisi ini

Mohon baca TIPS dan catatan dibawah sebelum memulai.
TIPS:
  1. Pakai headset mic, agar suara konsisten dan jelas
  2. Jangan terlalu dekat, karena hembusan suara dapat tertangkap mic
  3. Kondisi sekitar hening, hindari recording di tempat keramaian
  4. Silahkan memakai backsound musik, tapi jangan terlalu kencang

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim rekamanmu

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
Loading...

Puisi Tentang Pahlawan 1 Bait

Puisi tentang Ibu - Puisi Ibu adalah kumpulan berbagai contoh puisi tentang aktualisasi cinta kasih kita terhadap ibu tercinta. Miliaran kata mungkin mampu melukiskan kasih sayang kami untukmu ibu, tapi siapa yang sanggup menulis sepanjang itu. Hanya lewat puisi yang bermakna luas kami mampu merepresentasikan kekaguman dan rasa kasih. Puisi untuk ibu adalah dedikasi di hari ibu sebagai ucapan selamat sekaligus doa untuk para ibu dan ayah diseluruh dunia. Semoga semua dalam lindunganNya dan selalu d

Puisi tentang Pahlawan - Puisi Pahlawan merupakan puisi tentang perjuangan para pahlawan kemerdekaan atau perjuangan para pejuang melawan tirani dan penindasan. Karena makna dari kata pahlawan cukup luas maka ini termasuk segala bentuk perjuangan tokoh atau kejadian. Tindak kepahlawan tak selalu berasal dari para pejuang kemerdekaan bukan?.Kemerdekaan bangsa indonesia yang diraih para pahlawan merupakan contoh buah keberanian dan pengorbanan. Mereka mengorbankan hidupnya, bahkan mengorbankan kebaha


Terkait Gambar Puisi saat aku menyatu dalam tubuhmu

Ibu Matahariku
Ibu Yang Hebat Untukku
Guru Samudera

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul KEHIDUPAN dan PENYESALAN karya GANESHAPRAMUDYAKUSUMA. Selanjutnya silahkan simak puisi Ibu berjudul Kau Bintang Siang, Kau Mentari Malam karangan S.Syahmi dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para pembaca atas apresiasinya terhadap puisi S.Syahmi, nurlena arna, GANESHAPRAMUDYAKUSUMA yang kami publikasikan. Kami berharap sajak-sajak mereka terus memberi inspirasi dan memperluas ruang imajinasi kita semua.