Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status.

Kirim Puisi Sekarang
MENU
Dengar Puisi Bacain Puisi Nilai Download Kutipan Komentar

Rindu yang Menyerah

©️ Adila Firdausi

Selaksa gemintang yang beratap cakrawala
Ambu-ambu romansa kerinduan terpapar mala
Sisa tawamu masih terdengar
Di tengah jiwa yang menggigil sebab kerinduan

Jalan pulangku menghitam
Basah oleh senyum yang membayang
Hitam pekat, penuh luka yang memikat

Aku hanya bisa menuliskan beberapa aksara
Tentang luka, dan segala rindu yang menyiksa
Hanya mampu berkisah tanpa menyapa
Tentang tawa yang pudar dalam penantian sia-sia

Di malam yang temaram
Ku umumkan sebuah perpisahan
Sebab bukan rinduku lagi yang kamu prioritaskan


https://www.puisipendek.net/rindu-yang-menyerah
Nilai
8
5 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(5 votes, average: 8,20 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Rindu yang Menyerah

Puisi Tentang Rindu Kangen 4 Bait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi tentang Cinta - Puisi Tentang Cinta Romantis merupakan kumpulan karya singkat tentang cinta, berbagai contoh karya bisa anda temukan disini. Cinta sejati itu laksana aroma terapi yang membuat suasana hati sedemikian mengagumi. Puisi Tentang Rindu yang Menyerah 4 Bait Oleh Adila Firdausi Membuat suasana hati menjadi rindu, yang membuat suasana hati menjadi sedemikian cemburu. Namun ada kalanya aroma ini menjadi alergi. Alergi untuk segala suka cita dan gembira, merubahnya menjadi kesedihan da

Puisi tentang Patah Hati - Puisi Patah Hati paling banyak dihasilkan pada saat kita patah hati, termasuk Puisi Tentang Rindu yang Menyerah 4 Bait Oleh Adila Firdausi ini. Hingga ada yang bilang “jangan move on”, maksudnya adalah jika ingin lebih banyak menghasilkan puisi, jangan pernah bangkit dari patah hati atau putus cinta.karena membuat puisi akan lebih mudah ketika sedang patah hati dan putus asa. Puisi patah hati memberikan banyak contoh kehebatan puisi yang dibuat saat hati sedang patah, s

Puisi tentang Rindu Kangen - Puisi Rindu atau Puisi Tentang Rindu yang Menyerah 4 Bait Oleh Adila Firdausi adalah contoh kumpulan puisi tentang rindu kekasih atau kangen pacar, seringkali kita memuaskannya dengan menelpon atau sms, namun itu tak serta merta menepis segala rasa kangen yang ada, bisa-bisa malah akan menjadi semakin rindu.Kangenku padamu tak hanya sepintas lalu, rinduku ini adalah akumulasi dari pertemuan kita, yang tak letih melapisi seluruh bongkahan cinta, sementara lapisan yang dihasi


Terkait Gambar Puisi Rindu yang Menyerah

Empat Musim
Secangkir Teh Hangat
Menyaksikan Engkau, Senja

Puisi ini telah memenuhi syarat untuk publikasi, seperti halnya puisi berjudul Rintihan Sang Kenari karya David Mael. Selanjutnya silahkan simak puisi Cinta berjudul Misteri karangan pramita widya dan kami harapkan apresiasi para pembaca dengan memberi nilai.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada para pembaca atas apresiasinya terhadap puisi pramita widya, Adila Firdausi, David Mael yang kami publikasikan. Kami berharap sajak-sajak mereka terus memberi inspirasi dan memperluas ruang imajinasi kita semua.