Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Rindu yang Menyerah

©️ Adila Firdausi

Selaksa gemintang yang beratap cakrawala
Ambu-ambu romansa kerinduan terpapar mala
Sisa tawamu masih terdengar
Di tengah jiwa yang menggigil sebab kerinduan

Jalan pulangku menghitam
Basah oleh senyum yang membayang
Hitam pekat, penuh luka yang memikat

Aku hanya bisa menuliskan beberapa aksara
Tentang luka, dan segala rindu yang menyiksa
Hanya mampu berkisah tanpa menyapa
Tentang tawa yang pudar dalam penantian sia-sia

Di malam yang temaram
Ku umumkan sebuah perpisahan
Sebab bukan rinduku lagi yang kamu prioritaskan


https://www.puisipendek.net/rindu-yang-menyerah
Nilai
9
14 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(14 votes, average: 8,86 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Rindu yang Menyerah

Contoh Puisi 4 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Rintihan Sang Kenari kiriman David Mael.

Rintihan Sang Kenari

Rintihan Sang Kenari

Semilir angin perlahan mengurai senja,
Menerpa ringan sang kenari,
Dengan kicauan yang menggugah rasa,
Dalam kurungan dia menari.

Inilah duniaku, imbuhnya,
Inilah takdirku, rintihnya,
Aku risau tapi tak dimengerti,
Aku sendu >>…

Puisi Cinta, Puisi Patah Hati, Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Misteri dari pramita widya.

Misteri

Misteri

Curam, dalam, mengerikan
Mungkinkah jurang?
Di seberang kudengar buyar, bising
Oh.. Kunampak perang
Dengan perlahan..
Kuseberangi jembatan menuju suatu tepian
Walau kabut menutup pandangan

Taman hatiku berhenti bersemi
Belati menyayat >>…

Terima kasih pramita widya, Adila Firdausi, David Mael atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Rindu yang Menyerah

Kedai Sepi

Jika kopiku membuatmu resah
Beranjaklah ke kedai sebelah
Bukannya pasrah
Hanya sedang lelah
Lelah dengan keadaan
Yang mengintimidasi perasaan
Kau memberiku cinta
Namun berujung luka
Bodohnya aku terlalu percaya
Dengan >>…

MAGISNYA CINTA

Di sini inginku ceritakan pada semua
cinta tak sekecil dan semurah kata-kata
kita bisa saja jatuh cinta
pada siapa-siapa saja
dan pada apa yang kita suka ,

Rindu pada merdu suara
>…

Takkan Kembali

Entah kenapa malam terasa begitu sunyi,
apakah dunia merindukan kita?
Ataukah hanya ilusiku semata?
Akupun tak yakin dengan semua ini.

Hatimu yang bergulir dengan cepat membuatku sakit,
terlalu sakit untuk menahanmu.
>…