Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Rindu yang keras kepala

©️ Adila Firdausi

Pelukmu menjejaki tubuh yang kian lapuk
Kalbu yang lumpuh, sebab ada setumpuk rindu
Merayu waktu, untuk menyegerakan temu
Menjejali hati, sesungging senyum yang dinanti

Dan pada bait-bait resah
Kudawaikan astu-astu rindu dalam sarayu
Rahsa asma terkasih, terabdi pada atma yang ringkih
Memuji sisa asa yang terkikis habis sebab lama menepi

Memupus tawa, melerai luka yang hendak singgah
Mengais sepucuk rasa, terpukau nayanika yang ber-aura
Membalut sebuah senyum dalam kukungan rindu
Membayang dalam gelap penuh sembilu


https://www.puisipendek.net/rindu-yang-keras-kepala
Nilai
8
2 Penilai
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini
Gambar Puisi Tentang Rindu yang keras kepala

Contoh Puisi 3 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Sebatas Khayalan kiriman Nurhasesi.

Kala insan berharap emas
Namun hanya kutipan di secarik kertas
Basah diterpa hujan deras
Hancur,robek,raib tak berbekas
Bagai sepucuk surat tak terbalas
Menggali mimpi yang tertimbun
Direlung kalbu nan rimbun
>…

Puisi Cinta, Puisi Kehidupan, Puisi Rindu

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul sepertiga malam dari khofifa_rifah.

Sepertiga malamku

Bulan tak selalu menjadi purnama
Bintang tak selalu bersinar cerah
Daun tak selalu setia pada ranting nya
Awan tak selalu ada pada langit birunya

Roda terus berputar pada porosnya
Hujan >>…

Terima kasih khofifa_rifah, Adila Firdausi, Nurhasesi atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Rindu yang keras kepala

Untuk Keluargaku

aku tak tahu kapan ini mulai,,
atau kapan ini semuanya berjalan,,
tapi Tuhan membuat keluarga ini,,
sebagaimana Tuhan berkehendak,,

Dia telah membimbingku,,
mencintaiku,,memaafkanku,,
tapi lihat keluargaku,,
aku senang,, terima kasih Tuhan

YANG INDAH ITU BAHASA

buatlah puisi yang lahirnya dari hatimu sendiri,
kesannya bisa terpalit pada jiwa-jiwa pendengar,
kata-katamu yang terkandung hikmah didalamnya,
suatu ayat yang berisi cahaya kebenaran bagi yang kehilangan,
tanpa dicemari dengan >>…

Renungan Hati

Aku mungkin bisa untuk mengikhlaskan
Namun, aku takkan bisa melupakan.
Aku mungkin bisa menyampingkan sejenak
Namun, aku mungkin takkan bisa tidur nyenyak.
Kebahagiaan …
Satu kata yang dulu ku inginkan,
>…