Puisi Pendek - Singkat kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

Rindu Tak Berujung

©️ RAHO RAI

Rindu…
Engkau datang tanpa di pinta
Seperti Corona yg datang tanpa di undang
Rindu ini bukan rindu biasa
Rindu ini bagaikan kerinduan
Yang tak berujung
Engkau selalu menghantui pikiran ku
Karna mu aku tak bisa tidur
Karna mu aku tak bisa kerja
Hidup ku selalu di hantui wajahmu.
Wahai angin malam tolong sampaikan
Salam rindu ku yg tak berujung.

By : RRK


https://www.puisipendek.net/rindu-tak-berujung
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars
(Belum ada yang menilai)
Loading...

Versi Audio

Belum ada yang membacakan puisi ini, jadilah yang pertama.

Yuk ikut baca puisi ini

Nyalakan mic dibawah untuk mulai membaca puisi ini.

Allow access to your microphone

Click "Allow" in the permission dialog. It usually appears under the address bar in the upper left side of the window. We respect your privacy.

Microphone access error

It seems your microphone is disabled in the browser settings. Please go to your browser settings and enable access to your microphone.

Mulai sekarang

00:00

Canvas not available.

Reset recording

Are you sure you want to start a new recording? Your current recording will be deleted.

Oops, something went wrong

Error occurred during uploading your audio. Please click the Retry button to try again.

Kirim Rekaman ?

Apabila telah sesuai, isi nama dan email. "Send" untuk kirim dan "Reset" untuk memulai yang baru.

Terima kasih

Kiriman kamu akan kami moderasi terlebih dahulu, apabila memenuhi kriteria akan kami publikasikan dihalaman ini

Tentang Penulis

Gambar Puisi Tentang Rindu Tak Berujung

Contoh Puisi 2 Bait Disini

Puisi sebelumnya berjudul Kerinduan sang Buana kiriman Audy Gilang Listiandini.

Kerinduan sang Buana

Jika tuhan menciptakanmu
Mungkin ini surat dari tuhan
Atas ulah para penghuni buana
Yang selalu tamak

Rasanya buana ini ingin menangis
Buana ini merasa kesepian
Bahkan masjid di buana ini menangis
>…

Puisi Cinta, Puisi Corona

Selanjutnya Puisi Cinta berjudul Kolong Langit dari Sanggara Nadja.

Kolong Langit

Di atas langit raja siang bertengger
Di kolong langit ia keluar dari ufuk timur
Menari-nari hingga tenggelam di ufuk barat
Berpendar di lautan menghiasi

Ufuk barat menjadi batas ia menari
Malamnya >>…

Terima kasih Sanggara Nadja, RAHO RAI, Audy Gilang Listiandini atas kirimannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait Gambar Puisi Rindu Tak Berujung

Untuk Sang Puan
Untuk Sang Puan

Tentang rasa yang begitu hebat
Dari seseorang yang kini sedang terpikat
Oleh cantiknya sang puan
Yang sungguh indah dan rupawan

Kau…..
Dengan senyum manis dan berkilau
Dengan mata yang begitu indah
>…

Rindu ini Sirna
Rindu ini Sirna

Saat ku bertahan dengan satu
Hati yang menggebu
Menahan rasa rindu

Diri ini bagai kupu-kupu
Yang selalu merindu
Sampai hari itu

Ku langkah kan kaki
Dengan gagah berani
Mencoba gapai rasa >>…

Berkelana Cinta
Berkelana Cinta

Gugur semua,,
daun dan ranting,,
jiwa ini haru,,
terbayang-bayang matamu,,
berkejaran,,
dengan kenangan yang berkesan,,

saat hati ini terjaga,,
semuanya lupa,,
tak seperti sekarang,,
rindu tanpa batas,,
melayang dan hilang,,

mungkin aku >>…