Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Ibu dibawah. Atau ke Daftar Isi.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

25 Puisi Ibu Beberapa Bait Singkat Menyentuh Hati ~ Page 2 of 2 (page 2)

Kesunyian Ibu

Dahinya adalah jejak sujud yang panjang
Perjalanan waktu membekas di pelupuk matanya
Derai air mata di pipinya telah mengering
Tanpa sisa, tanpa ada yang menduga

Ia memilih jalan sunyi untuk bertanya
Hiruk pikuk untuk tersenyum di beranda derita
Menjerit saat lelap berkuasa
Berdoa bukan untuk dirinya

~ 4.5 ~

Cinta Terbungkus Pita (2)

Ketika pita telah kaubuka
sebingkai cermin kauangkat
bukan itu hadiahnya
aku tak ingin kau bersolek, sayang

aku ingin kau bercermin
lihatlah refleksi yang kauhadapi
itu bayangan seorang ibu
wajah cinta yang sesungguhnya

~ 0 ~

Cinta Terbungkus Pita

Hari lahirmu berulang
perempuan yang kaupanggil ibu
berjibaku dengan hari ini
pada tahun yang telah lalu

dua dasawarsa lebih sewindu
kurang delapan semester lagi,
di usiamu yang 24 tahun kini
aku hadiahkan cinta terbungkus pita

~ 9 ~

Ibuku

Diam kupandang kerutan wajah,
Tiap lipatannya adalah kasih,
Kau wanita paling sempurna,
Tenangkan buah rahim mu,
Dunia ini luas dan kasar ibu,
Aku butuh pintu buatku arahkan tujuan,
Aku butuh kelembutan yang berikan kedamaian,
Buatku memahami nilai, dan tebarkan kebaikan.

Aku menyayangimu bu siti chodri… :)

~ 0 ~

Ibu

Tak akan sanggup jalan ini kutempuh

tanpa doa dan kecupmu yang jatuh

pada teduh subuh.

Dalam bahasa inggris, puisi diatas bisa menjadi puisi bahasa inggris yang artinya :

This road will not be able done my

without prayer and the fall kecupmu

on shady dawn.

~ 0 ~
Page 2 of 2:< 1 2

Penggolongan Puisi Ibu diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Kehidupan kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Guru ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.