Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Ibu dibawah. Atau ke Daftar Isi.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

26 Puisi Ibu Bait Singkat Menyentuh Hati Untuk Bunda

Puisi Ibu adalah kumpulan berbagai contoh puisi tentang aktualisasi cinta kasih kita terhadap ibu tercinta. Miliaran kata mungkin mampu melukiskan kasih sayang kami untukmu ibu, tapi siapa yang sanggup menulis sepanjang itu. Hanya lewat puisi yang bermakna luas kami mampu merepresentasikan kekaguman dan rasa kasih. Puisi untuk ibu adalah dedikasi di hari ibu sebagai ucapan selamat sekaligus doa untuk para ibu dan ayah diseluruh dunia. Semoga semua dalam lindunganNya dan selalu diberi kesehatan agar senantiasa menginspirasi dan menyayangi anak-anakNya. Bunda, tak habis kata yang kami ucap untuk mencintaimu, tak pernah cukup pemberian kami untuk menebus kasih sayangmu.

Puisi Ibu Bergambar

Puisi Ibu
Puisi Ibu bergambar diatas berjudul Yang Tak Terbantahkan karya PencilSpirit

Adakah cara yang lebih baik untuk menunjukkan kepada Ibu betapa kalian peduli melalui puisi tulus yang kalian tulis sendiri?. Tentu saja, seorang ibu biasanya juga menyukai bunga, coklat, hadiah dan sarapan di tempat tidur. Tapi bila itu semua kita lakukan beliau sering mengatakan ‘jangan buang uangmu, ini hanya Hari Ibu, bukan ulang tahunku!’. Mengapa tidak menulis sebuah karya pribadi kepada ibumu untuk menunjukkan kepadanya betapa kalian mencintai, peduli dan menghargai, Hari Ibu. Bagi sebagian orang, menulis puisi sama nyatanya dengan mengendarai sepeda. Tapi bagi sebagian besar dari kita, selain membutuhkan pena dan kertas, kita tidak tahu harus mulai dari mana. Jangan khawatir lagi karena kami telah mengumpulkan panduan praktis sehingga kalian bisa menulis puisi yang indah untuk ibu kalian. Ingat, mungkin perlu beberapa usaha untuk memiliki sebuah puisi fantastis yang akan disukai ibumu sama seperti dia mencintai kalian.

puisi ibu

Kumpulan puisi yang didedikasikan untuk para ibu

Cara Menulis Puisi Tentang Ibu

Hal pertama yang perlu kalian lakukan adalah menulis daftar ide yang bisa menarik inspirasi dari kalian. Apa memori terbaik yang dimiliki ibumu?. Seperti apa dia – apakah dia mengingatkan kalian akan sesuatu?. Bisakah kalian membandingkannya dengan yang lain?. Misalnya, apakah dia secantik mawar, atau apakah dia menghangatkan jiwamu seperti sinar matahari menari di atas air?. Pastikan kalian memasukkan dalam daftar ‘terima kasih’. Hari Ibu adalah tentang menunjukkan penghargaan dan mengucapkan terima kasih kepada ibu. atas semua yang telah mereka lakukan untuk kita, pengorbanan dan untuk semua hal yang akan mereka lakukan di masa depan. “Aku bangga kau adalah ibuku!”

1. Bentuk Puitis yang Akan Digunakan?

Langkah selanjutnya adalah meneliti secara online untuk melihat apakah ada gaya puitis tertentu yang kalian sukai. Format yang ingin kalian coba atau hanya membantu kalian menemukan inspirasi dengan mengetahui apa yang tidak kalian sukai!. Ada banyak bentuk dan teknik puisi, ada yang rumit, ada yang sederhana, ada pula teknik seperti nada. Untuk membantu kalian, kami menyertakan beberapa contoh di bawah ini dalam pilihan gaya puitis yang ditulis oleh tangan kita sendiri.

2. Menulis Puisi untuk Ibu

Sekarang kalian akan memiliki gagasan tentang jenis puisi ibu yang akan kalian tulis. Ketika sampai pada penulisan puisi kalian, duduklah di tempat yang bisa kalian rileks dan jangan diganggu. Jika membantu, kenakan musik, lihat foto atau ingat kenangan terindah kalian untuk membantu menginspirasi kalian. Temukan ‘zona’ kalian di tempat itu hanya kalian, pena, kertas dan kata-kata kalian. Kemudian biarkan kreativitas dimulai …

3. Mengedit – Agar terlihat sempurna

Baca puisi kalian, ubah bit, potong bit, pertegas intonasi kata yang kalian sukai dan kerjakan sisanya. Tidak banyak dari kita yang bisa menulis puisi ibu yang fantastis dulu. Mengedit adalah bagian normal dari setiap jenis tulisan kreatif. Terkadang bagus untuk meninggalkan puisi kalian selama satu atau dua hari dan kembali ke sana dengan mata yang segar. Jika kalian mau, tunjukkan puisi kalian kepada anggota keluarga atau teman karena kritik konstruktif mereka. Hanya yang terbaik untuk yang akan dilakukan Mum!

Ingat, saat menulis puisi kalian, ibumu akan mencintainya karena bersifat pribadi, sudah waktunya dan tulus dan tulus. Jika kalian membaca puisi kalian dan berpikir, ya, itu ibuku. kemudian rileks, kalian sudah melakukannya, taruh pena kalian dan tinggalkan dengan baik sendirian!. Apa yang lebih baik lagi adalah kalian akan membuat ibumu merasa tersanjung pada Hari Ibu. dan itu adalah perasaan yang tak ternilai harganya, yang telah kalian buat dengan kata-kata kalian.
Begitulah, panduan praktis kami untuk menulis puisi untuk bunda. Hal yang hebat tentang panduan ini adalah kalian dapat menulis puisi kalian untuk Ibu untuk setiap kesempatan. kalian tidak perlu menunggu sampai hari ulang tahunnya atau Hari Ibu untuk memberi tahu ibu kalian betapa hebatnya dia. ibu luar biasa sepanjang masa!

Kumpulan Puisi Ibu Hingga 2019

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Ibu dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Ibu yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2019.

Bidadari tak kenal lelah

Kau wanita yang mulia
Kau wanita yang tangguh
Kau juga wanita wonder women kami….

Kau tau tak ada yang lebih berharga dari mu di dunia ini
Kau wanita yang sering disebut
Ibu…

Bu, tak pernah kau peduli apapun disekitar mu
Tak pernah kau hiraukan letih mu
Tak pernah kau hitung pengorbanan mu
Bu, kau sungguh wanita yang >>...

~ 4.2 ~

Di Dekat Tanjung, Ibu Berdoa

wajahmu seluas tanjung
ketika langit dan tanganmu terkhatub sujud
mendoakan jarak yang membentang

bumi seperti perutmu yang lapar
meminta anak baru
agar kau tidak kesepian menemani laut
sebab anak kandungmu sudah menjadi batu karang
diam mengeram dosa

deretan doa menanjak jauh
memukul-mukul dinding rumah Tuhan
berharap Ia melepas hujan
medinginkan amarah dan usia keringmu

tiba-tiba >>...

~ 5.4 ~

Terima Kasih Mak.. Pak

Mak..
Kau peri dunia terindah
Cintamu tercurah..
Kasih sayangmu melimpah..
Pak..
Kau satria berkuda paling sakti..
Pengorbananmu terperi
Seluruh tenaga kau beri
Demi cemerlangnya masa depanku nanti
Terima kasih mak..Terima kasih pak..

~ 6.2 ~

Bahagia Untuk Mamak dan Bapak

Ku pikir..
Bahagia sudah ku raih..
Tapi ku jatuh lagi karena ketidakpastian..
Tuhan..
Jangan biarkan debu halangi langkahku..
Jangan biarkan angin bawa mimpiku..
Biarkan aku rengkuh banggaku..
Agar mamak dan bapak tersenyum haru..

~ 0.8 ~

Syair untuk Bunda

Sepetik syair kunyanyikan
Padamu yang penuh kasih
Dengan nada penuh syukur
Atas tetesan kasihmu padaku

Kau hapus sedihku
Beriku tiap mimpi yang indah
Dengan doa
Kau ajarku berbudi

Namun apa daya kuberi bagimu
Bahkan, seribu bintang tak sanggup balas cintamu
Yang kuberi hanyalah
Tangis dan kecewa bagimu

Dengarkanlah syair ini
Hingga ku dapat ampundarimu
Hingga kudapat katakan
Ku >>...

~ 3.5 ~

Daftar Puisi Ibu Terbaik

Jika dalam 26 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Guru yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Kehidupan cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Ibu (termasuk kiriman sdr Rina diatas) tidak kami rubah, sekalipun jika ada typo. Hal ini guna menjaga originalitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Syair untuk Bunda" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Ibu terbaik.

Pemaknaan Puisi Ibu Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Syair untuk Bunda" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 4 Bait oleh Rina mampu membuat kami mengerti apa arti Ibu baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Ibu lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberi masukan guna perkembangan kontributor sendiri.

Puisi Ibu menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Dia…..mama ku

Kala itu purnama sempurna
Benderang cahayanya menyinari samudera
Kala itu seorang wanita menderita
Teriakkannya mengguncangkan
nusantara
Demi buah cinta yang terindah
Dia meradang,, dia mengerang dengan bangganya
Wahai dunia tau kah engkau
Siapa wanita yang terhebat itu
Dia….mamaku

~ 5 ~

Dari Kartini Buat Ibuku

Raga Kartini tlah lama pergi ke pangkuan Ibu Pertiwi
Namun jiwa jua ambisi Kartini tak berarti gugur bersama jasad
Melainkan bersemayam pada sesosok diri
Seorang ibu bukan dari darah biru ia disusui
Membawa pesan dan amanah dari Kartini

Padaku ia berjanji …
Untuk menghantarkan pada gemilang prestasi
Ia juga jadi benteng bagi diri ini
Di tengah >>...

~ 3 ~

Bingkisan Doa dalam Sujudku

Cinta kasih ibu telah menghapus usangnya dunia, ialah kehidupan yang dahulu kelabu
Kasihnya padaku tak hanya berakhir di batas senja, melainkan kian berlanjut seiring bergantinya masa
Jemariku menghitung detak waktu yang berlalu, tanpa ku sadari tiba pada suatu hari nan ku tunggu
Berkat dari Tuhan amat terasa berpadu bersama sang waktu, hingga ku mohonkan berjuta >>...

~ 5 ~

Betapa Berartinya

Kecil mungil…
Terlihat lembut saat kau mengusapnya,,,
Jemari-jemari yang lembut,,,
Mulai menampakan keceriaannya dikala matahari tersenyum,,,
Memandang jauh disana terlihat terang,tak seperti gelap gulita lagi,,,
Kini mulai tampak mengucapkan kata-kata,,,
Si mungil mulai memanggilnya,,
Yang pertama dan terutama di lantunkan
Lantunan untuk sang pejuang,pejuang dalam hidupnya
Kini semakin jelas lafalnya,,,dan mulai >>...

~ 0 ~

pada ibu

PADA IBU….!!!!!!!

Saat azan berkumandang,
Memanggil sekalian umat,
Tenang alunan nada suara imam,
Melontarkan alunan mengingatkan insan pada pecipta,
Perlahan-lahan suara memasuki telinga,
Seolah tak ingin menyingung rasa,
Tenang seolah tidak terjadi apa-apa,
Doctor cina menyusun kata dengan senyuman indah,
Namun saat kata-kata tersusun di minda,
Nyata ucapannya menusuk masuk ke jiwa,
Tanpa di pinta air >>...

~ 8 ~

Puisi Ibu Pilihan

Ke-26 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Ibu, Guru, Kehidupan atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Ibu kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis termasuk saudara noraidah siuh, yang telah mengirimkan karya dan bersedia disejajarkan dengan puisi Ibu pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 2 Bait berjudul "pada ibu" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Ibu

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Ibu ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Guru, Kehidupan atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Ibu berjudul "pada ibu" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh noraidah siuh pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Ibu para pembaca.

Terima Kasih Ayah dan Ibu

Ibu
Sosok wanita ayu nan perkasa
Pengharum langkah menggapai asa
Bagai bintang yang bersinar
Menghiasi langit indah di malam hari

Ibu,
Kau kokoh sekuat benteng
Kau lembut sehalus sutra
Meski kau terluka dan tersiska
Selalu tersenyum menabur kasih dan sayang

Ibu,
Tempatku berkeluh kesah
Tempatku mengaduh kesakitan
Tempatku bersandar saat ku letih
Kau slalu ada di setiap >>...

~ 5.5 ~

ibu,ayah

TERIMA KASIH IBU AYAH

Ibuku,
Pengorbananmu sungguh suci,
Pengorbanan yang engkau beri,
Daripada hati yang murni ,
Yang ikhlas untuk kami.

Ibu,
Berbagai rintangan engkau hadapi,
Berbagai dugaan engkau tempuhi,
Tanpa mengelu walau sekali,
Engkaulah inspirasi kami.

Ibu,
Engkau tabah dalam menabur jasa,
Walau jasadmu terseksa,
Walau dirimu terluka,
Demi keluarga tercinta engkau rela.

Ibu,Ayah,
Kami mengangumi ketabahanmu,
Kami >>...

~ 3.9 ~

saat aku menyatu dalam tubuhmu

Ketika dulu aku masih menyatu dalam ragamu..
Ku temukan Sebuah kehangatan serta keindahan di dunia itu..
Kemanapun jejak kakimu melangkah, ragaku selalu ikut menyatu dalam tubuhmu..
Tak sedikutpun aku rasakan keluhanmu dengan kehadiranku di tubuhmu yang ku anggap itu adalah duniaku..
Dan hanya suara kasih sayanglah yang selalu kudengar dalam menanti kehadiranku..
Hingga >>...

~ 0 ~

Setitik Kebahagiaan

Ku dilahirkan dengan penuh perjuangan
Dibesarkan dengan kasih sayang
Dididik dengan cinta dan kelembutan

Karena itu…..

Sebelum semua pergi
Sebelum semua sirna
Sebelum semuanya berpulang

Aku ingin,
Memberikan
Setitik kebahagiaan

Kebahagian
Seperti yang pernah
Aku rasakan .

Terima Kasih Ibu .

~ 3.8 ~

Kerinduan

Kami sedih melepasmu pergi,
tapi kamipun tak kuasa
tuk menahanmu tuk tidak pergi…

Yang tersisa kini
hanyalah kehampaan,
Kedukaan yang kian meranggas buas,
Menyisakan sayatan-sayatan luka
Yang semakin menganga nyata…

Mamah…
Hanya ratap dan harap yang kami punya;

Cepatlah pulang… cepatlah kembali…
dan jangan pernah berfikir… ‘tuk pergi lagi.

~ 5 ~

Puisi Untuk Ibu

Ibu telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah T-Qim 74, dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Ibu berjudul "Kerinduan" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Ibu.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Ibu, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Ibu adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Membuat Puisi Ibu

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Ibu singkat, ada juga tentang Guru, puisi untuk Kehidupan, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah 4 Bait Puisi berjudul "Kerinduan", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan oleh saudara T-Qim 74.

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 26 Puisi Ibu yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

Kerinduan

Gerimis bertaut membasahi tubuh
Rinainya jatuh menjadi tangisan dimataku

Rasa ini membeku…
Membatu mengingat kisah lalu

Saatku lincah nan lugu,
Waktu kecilku..

Biarlah nafasku bercerita tentangmu
Bersajak indah memanggil namamu

Ibu..
Aku teramat merindukanmu

Aku rindu..
Rindu masa itu..

Rindu saat ibu menimangku..
Berbisik doa merajut sanubariku..

Semoga ibu disana tersenyum bahagia selalu..
Doa anakmu yang selalu menyertaimu..

~ 4 ~

Ibu Yang Hebat Untukku

Tuhan menciptakan ibu yang hebat,,
ibu yang ngga pernah menua,,

Dia membuat senyumannya seperti cahaya ,,
dan Dia menjaga hatinya seperti emas,,

dalam matanya terpancar sinar bintang yang berkilau,,
dalam wajahnya terdapat banyak bunga yang indah,,

Tuhan menciptakan ibu yang hebat,,
dan Dia memberi ibu itu untukku,,

~ 4.7 ~

Berjuang Untuk Ibu

Bau rerumputan,,
mengantarkan pagi hening,,
hening sangat,,
hingga matahari mengeluarkan kekuatannya,,

semua sinarnya bebas,, liar,,
jalan panjang ini jadi terasa,,
kadang berliku,,
kadang curam,,

namun aku terus berjuang,,
demi masa depan dan ibuku,,

~ 0 ~

Ibuku

Angin ini menerpa,,
dari dasar batin,,
menggenang haru,,
kusematkan tanda kasihmu,,

hingga aku mati,,
aku akan selalu mendoakanmu,,
semua yang kau lakukan tak sebanding,,
itu yang membuatku kesal,,
aku ingin membalas kebaikanmu,,
aku ingin membahagiakanmu,,

bahagialah ibuku,,
sungguh aku sangat merindukanmu..

~ 0.5 ~
Page 1 of 2:1 2 >

Penggolongan Puisi Ibu diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Kehidupan kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Guru ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.