Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Kehidupan dibawah. Atau ke Daftar Isi.
Kirim Puisi Sekarang

189 Puisi Kehidupan Renungan Tentang Makna Hidup Dan Motivasi

Puisi Kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi. Hingga mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan. Kenapa tidak rehat sejenak untuk merenungkan apa yang terjadi.

Puisi Kehidupan Bergambar

Puisi Kehidupan

Puisi Kehidupan bergambar diatas berjudul Akulah Pemenang karya Puspa Agustin

Membuat sebuah puisi yang mungkin menjadi penyemangat dalam mencari jalan keluar bagi permasalahan yang ada. Atau minimal menghadirkan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam berpikir. Renungan yang mampu meningkatkan pemahaman akan makna kehidupan. Bukan tidak mungkin melalui kumpulan puisi tentang kehidupan manusia khususnya cerita kehidupanmu dapat menginspirasi para pembaca.

Sebuah renungan untuk kita semua ditengah ujian dan pahitnya hidup. Sebagai motivasi dan inspirasi semangat perjuangan untuk meraih harapan dan cita-cita.

Sebenarnya tema kehidupan cukup luas, sehingga hampir seluruh tema puisi masuk dalam kategori ini. Karena kebanyakan dari puisi melahirkan satu makna yang direnungkan. Baik berdasarkan pengalaman penulis ataupun pembaca.

Berikut ide pembuatan puisi kehidupan sebagai inspirasi:

Makna Kehidupan Manusia

Dalam hal ini adalah termasuk yang menceritakan kehidupan pribadi secara khusus, atau mewakilkan kehidupan manusia secara global. Bisa mengenai hubungan dengan keluarga, bisa tentang pahitnnya tantangan hidup. Bisa juga tentang perjalanan hidup tokoh atau penulis sendiri.
Tema apapun yang dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki nilai-nilai makna yang dipahami untuk dirangkum dan direnungkan.

Puisi Kehidupan Cinta

Sebenarnya tidak jauh beda dengan yang diatas, akan tetapi ini dikhususkan pada kisah cinta. Karena kebanyakan kedewasaan seseorang itu terbentuk berawal dari sebuah kisah cinta. Jadi pantas kami masukkan tema ini sebagai inspirasi para penulis sekalian. Menurut kami ini ide paling mudah untuk membuat sebuah karya tema kehidupan.

Apakah puisi cinta termasuk puisi kehidupan ? tentu saja bukan. Ini bukan kisah cinta yang sedang dialami, melainkan hasil perenungan dari rangkuman cerita cinta yang pernah dialami.

puisi kehidupan

Renungan Tentang Makna Hidup Dan Motivasi

Puisi Kehidupan islami

Ini sebenarnya ide umum yang jarang disadari, menambah kejelasan arah renungan dalam sebuah karya kontemplasi dan motivasi. Intinya sama dengan yang ada diatas akan tetapi arahnya lebih pada makna kehidupan berdasarkan nilai-nilai keislaman.

Kumpulan Puisi Kehidupan Hingga 2020

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Kehidupan dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Kehidupan yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2020.

Oktober di Bukit

Pada bukit kami merangkak tanya
Tentang persoalan yang terus mengeras
Melihat tanda sapa menegur
Merenggut setiap tanya

Tanyaku adalah janjiku
Yang kini tertidur melampaui usiamu
Bukan aku menolak janjimu
Tapi getah resah menegur kebosananku

Oktober kembali mengatup
Memungut tanya menanam jawaban
Pada lembar bosan persoalan

0

Peluh Pembangkang

Di ambang waktu
Ku merangkak lesu termakan pilu
Membakar peluh yang jatuh bercampur debu
Merenung, membisu di kalbu
Tidakkah kau tahu?
Bendera suci di pelupuk mata
Ingin jariku menyandera
Tapi apa daya?

Fana jingga menghilang
Waktu jadikan aku pembangkang
Pembangkang penabuh genderang perang
Tak ku biarkan kobaran hilang
Tak ku ijinkan raga hangus melayang

Hati mulai merintih
>...

0

Iklim Jiwa

Dua musimku hanyalah sepi,
Hujan yang membasahi hati dan
Panas yang mengeringkan tangis

0

Senyum Sinis

Rintik hujan kala itu tak hanya membasahi sekujur tubuh
Tapi, tetesannya jatuh tepat di relung hati
Seakan tak berdaya, ku terbuai kenangan lama
Mengingat perjalanan karir yang direnggut masa

Bertahan dengan segala caci maki
Tak tumbang saat dicurangi
Silahkan kalian tertawa puas dengan sombong
Tapi esok, dunia menjadi saksi nyata
Kalian bahkan hanya sebatas limbah sampah
>...

0

Kegundahan Jiwa

Kala kata tak bisa dirangkai
Kala ungkap tak bisa lagi diurai
Kegundahan dari jiwa tak bisa direlai
Äda apa wahai jiwa yang tak bisa santai
Padahal tak ada satupun yang menimpa kecuali semua suratan dari Pencipta

Wahai jiwaku yang tertutup oleh hijab
Ketika otakmu tak mampu dan kalap
Yakinlah semua terbuka tanpa sebab

Sering karena memburu sesuatu
>...

0

Daftar Puisi Kehidupan Terbaik

Jika dalam 189 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Ibu yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Lingkungan cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Kehidupan (termasuk puisi karya Muhammad Farid H diatas) akan kami rapikan, termasuk jika ada typo. Hal ini guna menjaga kredibilitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan nilai pada fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Kegundahan Jiwa" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Kehidupan terbaik.

Pemaknaan Puisi Kehidupan Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Kegundahan Jiwa" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 6 Bait oleh Muhammad Farid H mampu membuat kami mengerti apa arti Kehidupan baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Kehidupan lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberikan pendapat guna perkembangan dunia sastra indonesia.

Puisi Kehidupan menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Hidup Hanya Sekali

Manusia kadang lupa bahwa hidup hanya sekali
Dengan bangganya berjalan di atas dunia yang dipenuhi rasa iri dan dengki
Menyombongkan diri tanpa tahu diri
Membuat alam semesta tertawa menahan geli

Tidak sadarkah bahwa dunia ini fana
Tidak sadarkah bahwa dunia sebentar lagi akan binasa
Entah surga atau neraka
Atau bahkan lebih buruk dari mereka

Sungguh sayang Sungguh >>...

0

Pilihan Usia

Pikiranku sudah berumur 27 tahun
Ia seperti memasak tubuhnya sendiri
dalam kepala
matang ataupun mentah
tergantung hatimu pandai berubah

Doa yang kau bakar malam-malam
menjadi nyala paling tajam bagi
kakimu seharian
Begitu seterusnya
Sampai kau menemukan Cinta
yang dalam

Orang-orang bertanya
“mau kemana?” , “mau jadi apa?” atau
“sudah kaya? ”
Kau tidak berlibur sekarang.
>...

0

Kolong Langit

Di atas langit raja siang bertengger
Di kolong langit ia keluar dari ufuk timur
Menari-nari hingga tenggelam di ufuk barat
Berpendar di lautan menghiasi

Ufuk barat menjadi batas ia menari
Malamnya rembulan mengganti
Apakah rembulan akan menari?
Atau sekedar bersedih hati?

Kita hanya penghuni kolong langit
Hidup karena dua orang bersentuh kulit
Menerima keadilan yang begitu rumit
>...

0

SISI

Ku Menulis Dengan pena dalam suasana sunyi
Saat dini hari dengan genggaman jemari
rasa penuh dengan emosi
merangkai kata tanpa sitasi
mempunyai arti filosofi
dimaknai dengan intuisi
hingga menjadi diksi,
berkorelasi kata kontemplasi
bergaya majas personifikasi
tiap bait Rima puisi
yang penuh ironi
hingga mampu menyentuh sanubari
berhentilah menilai aku ini hanya dari satu sisi >>...

0

PENGEMBARA NAFKAH

Ada beribu tutur nasehat
Dari setiap celotehan singkat
Ada berjuta untaian cerita
Dalam suatu keikhlasan cinta

Tepat di wajahmu yang kian menuju senja
Kutemukan kedamaian yang terpatri di sana
Tentang tetes peluh yang tak pernah palsu
Melebihi semangat yang tak pernah ragu

Andai, aku dimukjizati mantra
Berharap bisu ragamu dapat kubaca
Benarkah sepenuhnya gundukan bahagia
Ataukah >>...

7

Puisi Kehidupan Pilihan

Ke-189 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Kehidupan, Ibu, Lingkungan atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Kehidupan kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis, yang telah mengirimkan puisi karya Delia Nur Zam Zami dan bersedia disejajarkan dengan puisi Kehidupan pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 7 Bait berjudul "PENGEMBARA NAFKAH" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Kehidupan

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Kehidupan ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Ibu, Lingkungan atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Kehidupan berjudul "PENGEMBARA NAFKAH" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh Delia Nur Zam Zami pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Kehidupan para pembaca.

Merajut Asa

Hidup kadangkala penuh lika-liku
Goresan luka masa lalu masih membekas
Mau tak mau harus kuhadapi
Walau terkadang pirau, namun itu nyatanya

Waktu per waktu perlahan berlalu
Siap memanggil kejadian baru
Keputusasaan menjadi pemicu
Antara mundur dan maju

Tatapan, bisikan, hinaan, cemohan
Ahk, betapa kejam dunia ini
Tak tahukah mereka seberapa dalam lubang tengah kugali?
Tak mengertikah air >>...

0

Bidadari Jangan Bersedih

Kini langit kembali menangis…
Kulihat dirimu menangis…
Hati ini rasa ter- iris…

Ku tak kuasa melihat mu terpuruk…
Senyum yg hilang membuat ku seperti tertusuk…
Takkan kubiarkan keadaan kembali memburuk…

Kupastikan jika badai berani melanda…
Ia akan memberikan pelangi setelahnya…
Dirimu tak pantas untuk terluka…

Jika badai itu berani kembali…
Biar aku yang menantang nyali…!!!

0

Tertawa Dalam Penyesalan

Waktu berputar seperti roda
Semua berjalan begitu cepat
Apalah daya ku tak bisa lagi berbuat
Sesal takkan ada guna

Asa usang tanpa jejak
Ku meringkih dalam penyendiriaan dan penyesalan
Ku tertawa dalam perantauan
Meratapi harapan yang tak lagi memiliki makna

Kini aku hanya berpasrah saja
Sudah hilang aura baikku
Meratap sesal yang membeku
Meninggalkan luka yang darjana

Sesal >>...

6

HITAM

terlelap oleh gelap nya hitam

terdiam tampa ada seorang menemani

terhanyut tertarik pada kelam

kegelapan pun datang menghampiri

bercerita tentang diri hitam tak pernah lari

keinginan tak terpenuhi hitam langsung memberi

membunuh menyiksa diri hitam datang menyudahi

kini hitam bagian diri menjadi teman hingga mati

0

Dunia

Detik per detik…
Hari per hari…
Tempat ini semakin mengecil…
Sambil beranjak diusia akhir…
Berada disisi yang tak berujung ini…
Berlari mengikuti petunjuk…
Bayangan kecil kini mendatang…
Semua tempat tinggal menjadi usang…
Keindahan kawan semakin menghilang
Satu per satu bayangan berfikir…
Adakah sorakan yang mendengar nanti?..
Duniaku…ku ingin kau kembali…

0

Puisi Untuk Kehidupan

Kehidupan telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah Alfathir rizky, dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Kehidupan berjudul "Dunia" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Kehidupan.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Kehidupan, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Kehidupan adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Membuat Puisi Kehidupan

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Kehidupan singkat, ada juga tentang Ibu, puisi untuk Lingkungan, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah 1 Bait Puisi berjudul "Dunia", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan Alfathir rizky.

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 189 Puisi Kehidupan yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

Terima kasih ayah

Dulu ayah membangunkanku di pagi hari
Dulu ayah menemani aku dimalam hari
Kasih sayangmu selalu kurindukan
Engkau selalu hadir di dalam mimpiku
Mimpi yang begitu nyata bagiku
Menginginkan ayah untuk kembali

Ayah tanpamu aku bukan apa-apa
Tanpamu aku hanyalah manusia yang tidak mengerti hidup di dunia
Ayahku terima kasih karenamu aku mengerti apa arti hidup ini >>...

0

Penyesalan Dalam Penjara

SUARA HATI DALAM PENJARA

Besi putih berjejer rapat didepan ku
Batah merah bersusun rapi mengangkasa
Menutup indahnya kebebasan,
Indahnya cinta, kini tak lagi kurasakan
Hanya kerinduan yang bisa ku pendam
Cintaku kini sudah lenyap bersama para pendosa

Beku tak bernyawa,
Mengharap kebebasan mutlak dari sang penguasa
Memaksa pun percuma, hanya sakit yang menimpa

Biarkan >>...

0

Sistem kehidupan

Berjuang dalam hidup
Hadapi setiap cobaan
Terus melangkah setiap hari
Demi sesuap nasi
Tanpa tau jati diri

Bangsa sudah merdeka
Berhak menentukan pilihan
Bukan larut dalam sistem kedzaliman

Harga-harga selalu meroket naik
Tidak mungkin bisa dikendalikan
Semua itu karena sistem yang mencengkeram
Tidak ada pilihan selain menikan pendapatan
Tapi bagaimana semua itu dilakukan
Jika pemikiran saja masih >>...

0

Cinta, Sebuah Cerita Nan Panjang

Disuatu tempat terberkahi
Disuatu Tanggal Karunia
Disuatu Bulan klimaks
Disuatu Tahun penantian

Hari itu Tuhan tiupkan roh beraroma
Roh cantik jelita dan bakal bernama
Hadirnya dinanti pohon cinta
Tangisnya dirindu belai kasih mama

Tak lama berselang pecah suasana
Suaranya kalahkan jerit mama
Riuh kamar hiasi beragam harap
Raut lega ada dimanapun pandangan hinggap

Gadis hirup udara dan menangis
>...

10
Page 1 of 10:1 2 3 4 > Last

Penggolongan Puisi Kehidupan diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Lingkungan kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi, para penulis bisa memilih beberapa kategori. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Ibu ini sebagai kategori, masih bisa memilih yang lain meski sedikit berhubungan.