Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Kehidupan dibawah. Atau ke Daftar Isi.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

163 Puisi Kehidupan Renungan Pahitnya Hidup Dan Motivasi

Puisi tentang kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi. Hingga mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan. Kenapa tidak rehat sejenak untuk merenungkan apa yang terjadi.

Puisi Kehidupan Bergambar

Puisi Kehidupan
Puisi Kehidupan bergambar diatas berjudul Hati karya Arya0907

Membuat sebuah puisi yang mungkin menjadi penyemangat dalam mencari jalan keluar bagi permasalahan yang ada. Atau minimal menghadirkan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam renungan yang mampu meningkatkan pemahaman akan kehidupan. Bukan tidak mungkin melalui cerita kehidupanmu dapat menginspirasi para pembaca kumpulan puisi kehidupan manusia.

Sebuah renungan untuk kita semua ditengah ujian dan pahitnya hidup. Sebagai motivasi dan inspirasi semangat perjuangan untuk meraih harapan dan cita-cita.

Kumpulan Puisi Kehidupan Hingga 2019

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Kehidupan dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Kehidupan yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2019.

Tentang massa

Pernah ingin kembali
Namun itu tak mungkin lagi
Sebab semua sudah tak ada lagi
Sedangkan aku masih disini
Mencari cerita kembali
Tetapi itu hanya khayalan
Yang pernah aku dambakan
Bersama-sama menciptakan masa
Yang tertunda dulu
Dan kini engkau sudah berlaku
Bahkan engkau tak akan pernah tahu
Di sini aku masih menunggu
Saat-saat seperti dulu bersama >>...

~ 0 ~

TAK BERBEDA

Pagi sejuk sepi
Siang panas meradang
Malam dingin mencekam

Kosong
Pusing berdenging
Sepi tak bertepi

Bulan tersenyum memanggil
Menawarkan asa
Bintang berkedip merestui
Sesampainya di sana..

Hhmm..
Tak berbeda..

~ 4 ~

Kini dan Nanti

Dewasa adalah tujuan utama
mencari jiwa agar mudah diberi nama
terkadang maknanya sedikit salah
melampaui kisah sedikit resah

kini aku sudah tak biasa
kini aku sudah tak merasa
bersama mereka disela lara
hidup di pinggir kota
berbagi cerita bersama di teman lama

kini aku berkaca
bukan saatnya aku bercanda
dulu aku sering berjalan tanpa arah
dulu aku >>...

~ 0 ~

Idul Adha

Sepuluh dzulhijjah
Malam takbir berkumandang
Surau penuh dengan suara takbiran
Pagi bergegas
Para manusia menjalankan sholat
Menjadi barisan berkumandang
Kelak selesai
Jeritan hewan menggema gema
Takut berpisah dengan tuan dan kawan

~ 0 ~

Otak Mati

Mereka cakap kalau bengap hisap rokok,
Lelaki itu dimarahi ambil vape,
Sedut sampai tenang,
Bertenaga minum redbull,
Tak berguna ambil dadah,
Sampai otak mati,
Biar engkau mati,
Kataku baik berhenti dari bunuh diri.

Sayang diri.

~ 0 ~

Daftar Puisi Kehidupan Terbaik

Jika dalam 163 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Ibu yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Lingkungan cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Kehidupan (termasuk kiriman sdr Zainab Baudin diatas) tidak kami rubah, sekalipun jika ada typo. Hal ini guna menjaga originalitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Otak Mati" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Kehidupan terbaik.

Pemaknaan Puisi Kehidupan Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Otak Mati" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 2 Bait oleh Zainab Baudin mampu membuat kami mengerti apa arti Kehidupan baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Kehidupan lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberi masukan guna perkembangan kontributor sendiri.

Puisi Kehidupan menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Do’akanlah ibu..

Ibu…
Anakmu sedang bimbang..
Pikirannya buncah bu..
Dia lelah memikirkan hidupnya…

Ibu…
Apakah tuhan menyia-nyia doa kita bu..?
Apa kita kurang tawakal…
Atau kah kita tak pernah bersyukur…

Ibu…
Kenapa cobaan tak pernah berhenti mendera bu?

Aku selalu meminta kepada-Nya sehabis sujudku bu..
Aku slalu memohon hari yg terang di kemudian hari..
Aku selalu memohon untuk kebahagian keluarga >>...

~ 5.8 ~

Vishakha

Visualisasi hati
Interaksi hati
Sedetik membidik langit
Hidup?
Apakah pernah terpikirkan tentang milan?
Kembali membaca catatan-catatan
Hidup?
Apakah kita abadi?!

Jakarta, 30/07/2019

~ 0 ~

Jangan bangunkan aku

Ku ingin beristirahat
Karna tubuh ku sudah terlalu penat
Mata.. Ku pun sudah terlalu berat
Dan tak sanggup lagi untuk menatap
Satu kata pun sudah tak mampu ku ucap

Biarkanlah aku tertidur
Biarkanlah semua masalahku hancur
Jangan bangunkan aku
Disaat mimpi indah menemani tidurku
Disaat Mimpi indah mewarnai kehidupanku

Tak perlu risau
Tak usah kau slalu memantau
>...

~ 4.8 ~

Bayang sepertiga hari

Aku gelisah..
Aku berlarian menuju entah kemana
Kuratan menjalar dari kuku kaki
Titik masih serupa bayang diri di sepertiga hari
Aku berlarian entah untuk apa
Embun pun kalah pagi dengan langkah jari
Tak bergeming tak beranjak
Suara gemuruh serak

~ 1.6 ~

Tahun baru , baru harapan

Kepada langit rembulan dan bintang bintang yang terlentang di malam panjang. Rebah jiwa dan raga dalam gelap gulita malam yang merayap pelan dan diam diam. Di keheningan,ku menghitung waktu dalam kilatan cahaya merah putih kembang api yang dilontarkan tengah malam. Ku menerawang, masih adakah hari esok yang tersisa untuk ku nanti. Memandang langit rembulan dan >>...

~ 6 ~

Puisi Kehidupan Pilihan

Ke-163 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Kehidupan, Ibu, Lingkungan atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Kehidupan kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis termasuk saudara Mulyadi west, yang telah mengirimkan karya dan bersedia disejajarkan dengan puisi Kehidupan pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 1 Bait berjudul "Tahun baru , baru harapan" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Kehidupan

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Kehidupan ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Ibu, Lingkungan atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Kehidupan berjudul "Tahun baru , baru harapan" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh Mulyadi west pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Kehidupan para pembaca.

Rindu di duri kehidupan

Di jalanan kulihat pemburu waktu Di pasar kulihat pemburu uang Di kantoran kulihat pemburu pengakuan Di sekolah kulihat pemburu kurikulum Pagi ini mataku membaca berita Seorang ayah menyudahi ia dan bayinya bersama di dunia dan di akhirat Pagi ini telingaku mendengar cerita Seorang istri melukai dirinya karena terluka menganga perasaan nya Pagi ini hidungku mencium >>...

~ 1 ~

Kisah perjuangan hidupku

Sejak awal kumemulai mengenal dunia
Sejak itu juga kumemulai memahami arti hidup
Banyak kisah yang telah aku lewati
Demi mengejar impian

Semua kisah itu tak dapat ku
lupakan dari memoryku
>>...

~ 0.8 ~

Hati yang tercabik

Tersentak,terbangunku dari lelapnya tidurku.
Peluh banjiri tubuh lelah ini, fikiran berkecamuk,desak ingatan akan mimpiku barusan.

Air mata pun tak dapat kubendung hati bagai tercabik cabik,luka begitu dalam,yang sedang kualami terbawa mimpi.

Dua mataku saksikan dirimu hanyut dalam pelukkanya,jiwa meronta tak berdaya,bibir bungkam tak dapat bicara,ingin kuhindari dan berlari tapi dua kaki tak mampu berdiri.

Pasrah pilihan terbaik,ikhlas adalah >>...

~ 3 ~

Syukur

Amazingly,
Aku ada kaki untuk berjalan,
Setiap detail perjalanan dapat aku hargai dengan lebih mendalam,
Aku bina hidup aku untuk menjadi lebih senang,
Saat kekayaan menggunung,
Aku akan kembali semula pada kosong,
Detik masa yang sukar hanya sementara,
Aku mula mengawal minda aku untuk tidak mengharapkan milikan selamanya,
Hidupku,
Aku mahu terus dengan iman,
Hanya >>...

~ 6 ~

Mengharapkan Pertemua Itu

Berlari mengejar mimpi,
Tersungkur aku dilembah fitnah,
Hidup dalam kesatuan,
Mencari gua ingin bersembunyi,
Dimana pautan,
Allahummasolliala saiyidina Muhammad,
Aku angankan cahaya,
Aku percayai,
Aku melihat dan merasa,
Petunjuk yang diberi,
Aku mendoakan agar dilindungi hidayah dan rahmah,
Percaya tersenyum kadang menangis,
Sahabatku kalamullah,
Dari kecil dodoyan ini dimainkan dibibir bonda,
Hidup dalam kecintaan dan >>...

~ 2.6 ~

Puisi Untuk Kehidupan

Kehidupan telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah Zainab Baudin, dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Kehidupan berjudul "Mengharapkan Pertemua Itu" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Kehidupan.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Kehidupan, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Kehidupan adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Membuat Puisi Kehidupan

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Kehidupan singkat, ada juga tentang Ibu, puisi untuk Lingkungan, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah 1 Bait Puisi berjudul "Mengharapkan Pertemua Itu", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan oleh saudara Zainab Baudin.

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 163 Puisi Kehidupan yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

JANGAN BERUBAH KERANA DUNIA

biar kita tidak boleh mengubah dunia,
tapi jangan kita berubah kerana dunia,
segalanya jenaka memberi gambaran mempersona,
keasyikannya sementara untuk berfoya-foya,
penderitaan itu akan menjadi sahabatmu mempersendakan kehancuran,
sandiwara yang tercipta semuanya palsu,
hidup di dunia ini bukan untuk jadikan kau duniawi,
hasil titik peluhmu biar sedikit digunakan untuk keperluanmu sahaja,
bukan harta yang dikumpul >>...

~ 6 ~

JAWAPAN PERSOALAN

biar mereka mencari salah,
kelak akan jumpa jawapan setiap persoalannya,
memang manusia itu diciptakan untuk selalu tertanya-tanya,
bak kata cikgu, jika tidak bertanya kau tidak akan memahami pelajaran itu,
malu bertanya juga akan sesat jalan,
biar mereka mencari salah,
sesungguhnya mereka ingin mencari cacat cela yang ingin dihebahkan,
biar mereka tertunduk malu akan pengakuannya sendiri,
>...

~ 1.3 ~

JALAN PULANG

bila aku pergi,
selagi hayat masih ada,
akan ku pulang dengan cinta,
meskipun aku tersesat,
aku akan berusaha mencari jalan pulang,
jangan bersedih,
sesungguhnya jiwaku, takdirku dan keselamatanku dalam jagaan Tuhanku,
walau kudratku lemah,
aku takkan berhenti berusaha untuk hidup tidak meminta,
cuma aku tak mahu berhenti hidup di dunia menjadi orang tidak berguna,
aku >>...

~ 7 ~

Bersih

ambillah hatiku ini ya Allah,
jangan biarkan aku sendiri meniti kehidupan,
semua yang Engkau takdirkan buatku adalah terbaik buatku,
andai sujud itu jalan menujuMu,
akan ku jadikan tahajjud itu tanda cintaku,
biar mereka berkata aku kurang akal,
atas setiap perbuatanku adalah untuk mencariMu,
merungkai segala hikmah yang Kau beri,
pimpinlah aku kembali Tuhan,
jadikan tawakkalku >>...

~ 5 ~
Page 1 of 9:1 2 3 4 > Last

Penggolongan Puisi Kehidupan diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Lingkungan kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Ibu ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.