Puisi Kehidupan

Puisi Kehidupan kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

200 Puisi Kehidupan Renungan Tentang Makna Hidup Dan Motivasi

Puisi Kehidupan sebagai salah satu contoh metode merenungkan segala permasalahan yang dihadapi. Hingga mampu melahirkan kebijaksanaan melalui penyusunan tiap-tiap bait puisi. Arti kehidupan bagi manusia salah satunya adalah bagaikan sebuah perjalanan panjang nan melelahkan. Kenapa tidak rehat sejenak untuk merenungkan apa yang terjadi.

Puisi Kehidupan Bergambar

Puisi Kehidupan

Puisi Kehidupan bergambar diatas berjudul Sepertiga Malamku karya Auliana

Membuat sebuah puisi yang mungkin menjadi penyemangat dalam mencari jalan keluar bagi permasalahan yang ada. Atau minimal menghadirkan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam berpikir. Renungan yang mampu meningkatkan pemahaman akan makna kehidupan. Bukan tidak mungkin melalui kumpulan puisi tentang kehidupan manusia khususnya cerita kehidupanmu dapat menginspirasi para pembaca.

Sebuah renungan untuk kita semua ditengah ujian dan pahitnya hidup. Sebagai motivasi dan inspirasi semangat perjuangan untuk meraih harapan dan cita-cita.

Sebenarnya tema kehidupan cukup luas, sehingga hampir seluruh tema puisi masuk dalam kategori ini. Karena kebanyakan dari puisi melahirkan satu makna yang direnungkan. Baik berdasarkan pengalaman penulis ataupun pembaca.

Berikut ide pembuatan puisi kehidupan sebagai inspirasi:

Makna Kehidupan Manusia

Dalam hal ini adalah termasuk yang menceritakan kehidupan pribadi secara khusus, atau mewakilkan kehidupan manusia secara global. Bisa mengenai hubungan dengan keluarga, bisa tentang pahitnnya tantangan hidup. Bisa juga tentang perjalanan hidup tokoh atau penulis sendiri.
Tema apapun yang dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki nilai-nilai makna yang dipahami untuk dirangkum dan direnungkan.

Puisi Kehidupan Cinta

Sebenarnya tidak jauh beda dengan yang diatas, akan tetapi ini dikhususkan pada kisah cinta. Karena kebanyakan kedewasaan seseorang itu terbentuk berawal dari sebuah kisah cinta. Jadi pantas kami masukkan tema ini sebagai inspirasi para penulis sekalian. Menurut kami ini ide paling mudah untuk membuat sebuah karya tema kehidupan.

Apakah puisi cinta termasuk puisi kehidupan ? tentu saja bukan. Ini bukan kisah cinta yang sedang dialami, melainkan hasil perenungan dari rangkuman cerita cinta yang pernah dialami.

puisi kehidupan

Renungan Tentang Makna Hidup Dan Motivasi

Puisi Kehidupan islami

Ini sebenarnya ide umum yang jarang disadari, menambah kejelasan arah renungan dalam sebuah karya kontemplasi dan motivasi. Intinya sama dengan yang ada diatas akan tetapi arahnya lebih pada makna kehidupan berdasarkan nilai-nilai keislaman.

Kumpulan Puisi Kehidupan Hingga 2020

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Kehidupan dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Kehidupan yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2020.

Semesta, Kata, dan Kita

Gurat kehidupan tak ubahnya warna semesta
Senangnya menunjukkan ketidakpastian senantiasa
Maka aku memilih menjadi rahasia
Sebab hakikat diri adalah kata

Atas setiap salah aku menata
Segalanya sudah jadi biasa
Dicinta dan mencinta
Tentu tak ada yang sempurna
Serupa pun tak sama

Lantas bagaimana kita
Dipertemukan oleh rasa
Berjalan dengan karsa
Tidak perlu bertanya
Mengapa?

Semua masih tentang kuasa-Nya
>...

10

Anak Lelaki Kecil dan Kopiah Putih

Hidup adalah keajaiban
Yang setiap saat menebar racun mematikan
Teriakan dan suara pecahan kaca
Menyambut telinga dan disaksikan oleh mata
Anak lelaki kecil itu berhadapan dengan ketakutan
Melupakan rasa ingin bermain dan menggerakkan keuda kakinya menuju lapangan

Sang malaikat tak bersayap pun menghampiri dengan peluh
Menggenggam tangan kecilnya dengan tubuh menahan pilu
Terdengar adzan berkumandang menenggelamkan >>...

0

Di peluk Nestapa

Hidup bagaikan opera
Yang terus berulang-ulang
Kadang seindah senja di sore hari
Lalu usai di telan Nestapa

Bisakah ku rangkai sepucuk surat
Mendatangkan Harsa di balik Nestapa
Namun sang ombak terus berdesik
Menghalangi datangnya sang Mentari

Tiba saat Lintang mengayun
Sepucuk impian telah ku rangkai
Akankah setetes embun membasahi
Panasnya hati yang tiada padam

Bentuk dipapah terasa di >>...

10

Akhir

Seperti ombak yang menghantam karang
Seperti api yang membakar hutan
Dunia terombang ambing Bagai lautan yang pasang

Pasti semua akan hancur berantakan
Kuyakin semua orang kebingungan
Takkan ada lagi kesempatan
Semua orang akan ketakutan
Semua orang akan meminta pengampunan

Kesombongan akan dihilangkan
Kebenaran pun akan diperlihatkan
Raja raja pun tak lagi punyai kekuasaan
Harta benda pun >>...

0

Buddhayah

Rentan!
Generasiku sedang tak berdaya Kembali terjajah, tak lagi jaya Identitasku dalam bahaya.
Tapi aku Milenial!
Tak sudi dibilang kolot Semuanya pasti ku jajal
Agar padaku matamu tersorot.
Peduli Setan!
Kepada tren, hamba mendamba Mohon tuan jangan cerca
Hanya ingin pengakuan jagat maya. …….
Namun!
Kapan ini berakhir ?
Semua berjalan tak seimbang Ada buddhayah >>...

10

Daftar Puisi Kehidupan Terbaik

Jika dalam 200 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Ibu yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Lingkungan cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Kehidupan (termasuk puisi karya Rhido Sahputra Azhari diatas) akan kami rapikan, termasuk jika ada typo. Hal ini guna menjaga kredibilitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan nilai pada fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Buddhayah" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Kehidupan terbaik.

Pemaknaan Puisi Kehidupan Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Buddhayah" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 1 Bait oleh Rhido Sahputra Azhari mampu membuat kami mengerti apa arti Kehidupan baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Kehidupan lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberikan pendapat guna perkembangan dunia sastra indonesia.

Puisi Kehidupan menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Lampaui

Resah tak beraturan seluruh perasaan,

hilang logika berfikir untuk menyikapi

Melawan setiap ribuan sudut pandang, berpegang hanya pada kacamata sendiri

Ribuan pedang terhunus kepadaku dan ribuan kali aku mencabutnya

Tidak ada rasa sakit hanya jiwa yang memanggil untuk bangkit.

Bergerak melawan waktu, mencari makna akan arti hidup

Berlari diantara detik demi detik kehidupan, terus meraba dan menggali potensi diri

Menghancurkan setiap >>...

0

Negeri Pertiwi

Negeriku negeri yang besar
Disusu, ditimang sang ibu pertiwi
Negeri berjuluk gemah ripah lohjinawi
Hingga tuai decak kagum mata dunia.
Namun ibu pertiwi kini dirundung duka
Kian banyak insan lupa dengan budaya
Lengah, hingga harta dicuri tetangga
Seolah tak lagi tajam mata sang garuda.
Ku lihat makin hari budaya makin terkikis
Terkikis oleh deburan keegoisan
>...

10

Intuisi Tasbih

Rintik rintik terhujat eksistensi
Dilamar guntur dan tercerca becek
Dengan merangkul segala kuasa dihujani kritik
Lewat tutur intuisi tasbih aku selalu berpasrah
Menyerah di penghujung usang
Seucap syahdu memeluk 6 elok paras agama
Dan diri makin diredupi taubah lalu mereda segala risau
Sepanjang sekilah detik dan menit pun aku tak pernah terangsang sesal
Karena lawak >>...

0

Bait kala pandemi

Hai apa kabar?
Insan yang masih sibuk bercumbu dengan rindu.
Insan yang masih menaruh harapannya kepada semesta yang sedang tidak baik baik saja.
Dan pahlawan dunia yang masih tegar berjuang meski tak jarang dihantui cemas.
Nukilan ini dicipta untuk kamu, dia dan juga kita semua.

Kepada senyum indah sang priya, aku menaruh rindu.
Kepada canda tawa >>...

10

Kaulah Pemenang!

Tendang bola pemikiran sejauh angan
Rasuki setiap nyawa yang menentang
Tajamkan tekat dan harapan
Percaya kau bisa berkembang

Rentangkan jiwa air yang tenang
Kau adalah perwira di masa depan

Semangat!
Semangat!

Hidupkan jati diri keberanian
Sentil lidah lidah yang meragukan
Jangan biarkan runyam pemikiran menerobos sisi keyakinan

Tetap berdiri, kau tak sendiri
Kau mampu
Kau pilihan >>...

10

Puisi Kehidupan Pilihan

Ke-200 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Kehidupan, Ibu, Lingkungan atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Kehidupan kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis, yang telah mengirimkan puisi karya Puspa Agustin dan bersedia disejajarkan dengan puisi Kehidupan pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 8 Bait berjudul "Kaulah Pemenang!" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Kehidupan

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Kehidupan ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Ibu, Lingkungan atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Kehidupan berjudul "Kaulah Pemenang!" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh Puspa Agustin pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Kehidupan para pembaca.

Akulah Pemenang

Kaulah Pemenang!

Tendang bola pemikiran sejauh angan
Rasuki setiap nyawa yang menentang
Tajamkan tekat dan harapan
Percaya kau bisa berkembang

Rentangkan jiwa air yang tenang
Kau adalah perwira di masa depan

Semangat!
Semangat!

Hidupkan jati diri keberanian
Sentil lidah lidah yang meragukan
Jangan biarkan runyam pemikiran menerobos sisi keyakinan

Tetap berdiri, kau tak sendiri
Kau mampu
>...

0

Oktober di Bukit

Pada bukit kami merangkak tanya
Tentang persoalan yang terus mengeras
Melihat tanda sapa menegur
Merenggut setiap tanya

Tanyaku adalah janjiku
Yang kini tertidur melampaui usiamu
Bukan aku menolak janjimu
Tapi getah resah menegur kebosananku

Oktober kembali mengatup
Memungut tanya menanam jawaban
Pada lembar bosan persoalan

0

Peluh Pembangkang

Di ambang waktu
Ku merangkak lesu termakan pilu
Membakar peluh yang jatuh bercampur debu
Merenung, membisu di kalbu
Tidakkah kau tahu?
Bendera suci di pelupuk mata
Ingin jariku menyandera
Tapi apa daya?

Fana jingga menghilang
Waktu jadikan aku pembangkang
Pembangkang penabuh genderang perang
Tak ku biarkan kobaran hilang
Tak ku ijinkan raga hangus melayang

Hati mulai merintih
>...

0

Iklim Jiwa

Dua musimku hanyalah sepi,
Hujan yang membasahi hati dan
Panas yang mengeringkan tangis

0

Senyum Sinis

Rintik hujan kala itu tak hanya membasahi sekujur tubuh
Tapi, tetesannya jatuh tepat di relung hati
Seakan tak berdaya, ku terbuai kenangan lama
Mengingat perjalanan karir yang direnggut masa

Bertahan dengan segala caci maki
Tak tumbang saat dicurangi
Silahkan kalian tertawa puas dengan sombong
Tapi esok, dunia menjadi saksi nyata
Kalian bahkan hanya sebatas limbah sampah
>...

0

Puisi Untuk Kehidupan

Kehidupan telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah Tsania NR, dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Kehidupan berjudul "Senyum Sinis" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Kehidupan.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Kehidupan, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Kehidupan adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Membuat Puisi Kehidupan

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Kehidupan singkat, ada juga tentang Ibu, puisi untuk Lingkungan, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah 2 Bait Puisi berjudul "Senyum Sinis", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan Tsania NR.

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 200 Puisi Kehidupan yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

Kegundahan Jiwa

Kala kata tak bisa dirangkai
Kala ungkap tak bisa lagi diurai
Kegundahan dari jiwa tak bisa direlai
Äda apa wahai jiwa yang tak bisa santai
Padahal tak ada satupun yang menimpa kecuali semua suratan dari Pencipta

Wahai jiwaku yang tertutup oleh hijab
Ketika otakmu tak mampu dan kalap
Yakinlah semua terbuka tanpa sebab

Sering karena memburu sesuatu
>...

0

Hidup Hanya Sekali

Manusia kadang lupa bahwa hidup hanya sekali
Dengan bangganya berjalan di atas dunia yang dipenuhi rasa iri dan dengki
Menyombongkan diri tanpa tahu diri
Membuat alam semesta tertawa menahan geli

Tidak sadarkah bahwa dunia ini fana
Tidak sadarkah bahwa dunia sebentar lagi akan binasa
Entah surga atau neraka
Atau bahkan lebih buruk dari mereka

Sungguh sayang Sungguh >>...

0

Pilihan Usia

Pikiranku sudah berumur 27 tahun
Ia seperti memasak tubuhnya sendiri
dalam kepala
matang ataupun mentah
tergantung hatimu pandai berubah

Doa yang kau bakar malam-malam
menjadi nyala paling tajam bagi
kakimu seharian
Begitu seterusnya
Sampai kau menemukan Cinta
yang dalam

Orang-orang bertanya
“mau kemana?” , “mau jadi apa?” atau
“sudah kaya? ”
Kau tidak berlibur sekarang.
>...

10

Kolong Langit

Di atas langit raja siang bertengger
Di kolong langit ia keluar dari ufuk timur
Menari-nari hingga tenggelam di ufuk barat
Berpendar di lautan menghiasi

Ufuk barat menjadi batas ia menari
Malamnya rembulan mengganti
Apakah rembulan akan menari?
Atau sekedar bersedih hati?

Kita hanya penghuni kolong langit
Hidup karena dua orang bersentuh kulit
Menerima keadilan yang begitu rumit
>...

0

Penggolongan Puisi Kehidupan diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Lingkungan kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi, para penulis bisa memilih beberapa kategori. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Ibu ini sebagai kategori, masih bisa memilih yang lain meski sedikit berhubungan.