Puisi Satire kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

6 Puisi Satire (UPDATE TIAP HARI) ~ Menyentuh Hati

Puisi Satire bermakna sindiran, sarkasme tak selalu tentang pemerintah tidak juga tentang politik lebih-lebih agama, seperti di 6 Puisi Satire (UPDATE TIAP HARI) ~ Menyentuh Hati ini. Sarkas bisa tentang manusia secara universal, bisa tentang rutinitas sehari-hari yang layak untuk dijadikan renungan.

Puisi Satire Bergambar

Puisi Satire

Puisi Satire bergambar diatas berjudul Seutuhnya Menjelma Digdaya karya Wahyu Eka Nurisdiyanto

Dalam kategori satire ini tidak ada sindiran tentang golongan, pemerintah atau perpolitikan secara keras. NO SARA, karena bagi kami freedom of speech atau freedom of publish itu tidak melanggar kebebasan orang lain.

Misalnya demi kebebasan berpendapat, anda merendahkan penikmat FTV, sehingga yang biasa nonton FTV untuk pengantar tidur jadi tidak lagi bisa menikmati.

Mau nonton, eh keinget sindiran anda, ga jadi deh. Kan jadi ngga bebas seperti sebelumnya.

Kumpulan Puisi Satire Hingga 2020

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Satire dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Satire yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2020.

Senandika Kata

Di beranda rumah sore ini
Senandika kata memperdengarkan kembali
Impresi diksi pada bait sajak bulan Juni
Dihapusnya delusi rasa dari lini masa
Biar tak lagi >>...

10

Sampaikan

lihat payoda itu
terlihat akara-akara afsun darimu

hai sarayu
jangan pilon kau

sampaikan dengan tegas
aku rindu.

10

Panggil aku si Ayak

Tiba tiba ada yang menyapa ku
Hay…kamu….
Aku palingkan wajahku dan tersenyum
Iya….kataku
Kamu anak situ….lanjutmu
Akupun bingung
Kujawab saja…. Iya..begitu
Kaupun bilang…. Oo..begitu
Sambil >>...

7

Penyakit Bangsa

Isu yang bukan isu,
Barangkali sudut pandangan sudah juling,
Dihijabkan pemikiran condong,
Malas fikir katanya,
Tapi perlu juga berfikir ke arah umpatan,
Berfikir menggunakan nafsu >>...

0

ERA

Kala dimana manusia,
Saling mencela…
Tak ada lagi tegur sapa
Yang ada hanya petaka
Manusia semakin membabibuta
Merasa paling sempurna Tak ada lagi jalinan saudara
>...

9

Daftar Puisi Satire Terbaik

Jika dalam 6 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Sahabat yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Sedih cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Satire (termasuk puisi karya Yoga Ilhamsyah diatas) akan kami rapikan, termasuk jika ada typo. Hal ini guna menjaga kredibilitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan nilai pada fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "ERA" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Satire terbaik.

Pemaknaan Puisi Satire Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "ERA" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 1 Bait oleh Yoga Ilhamsyah mampu membuat kami mengerti apa arti Satire baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Satire lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberikan pendapat guna perkembangan dunia sastra indonesia.

Puisi Satire menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Penggolongan Puisi Satire diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Sedih kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi, para penulis bisa memilih beberapa kategori. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Sahabat ini sebagai kategori, masih bisa memilih yang lain meski sedikit berhubungan.