Puisi

Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Putus Cinta dibawah. Atau ke Daftar Isi.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

33 Puisi Putus Cinta (UPDATE 2019) ~ 500+ Contoh Puisi Bergambar

Puisi-puisi putus cinta adalah contoh kumpulan puisi tentang putus dengan kekasih atau orang yang dicintai, ribuan kata kadang ingin disampaikan guna menggambarkan betapa berharga dirinya untuk kita. Puisi Putus Cinta menjadi saksi dimana kata-kata itu berhamburan bagai bunga dandelion yang ditiup, kadang juga seperti pesta kembang api ditengah malam yang paling gelap. Namun putusnya cinta tak membuat putus urat nadi atau putusnya kreatifitas, justeru saat cintanya putus, membuat puisi dapat sedemikian mudah dan lancar, bait demi bait yang sering menyayat-nyatat, pun ketika beberapa tahun kemudian dibaca ulang.

Puisi Putus Cinta Bergambar

Puisi Putus Cinta
Puisi Putus Cinta bergambar diatas berjudul Yang Dirahasiakan Maret karya Penagenic

Daftar Isi :
  1. Intro Puisi Putus Cinta
  2. Judul Puisi:
    1. Yang Dirahasiakan Maret
    2. RIBUTNYA HUJAN BERSAMA ANGIN
    3. Akhir yang Bimbang
    4. kau tlah bersamanya
    5. Kebenaran cinta
    6. Badai
    7. Pergi
    8. Pertolongan Tuhan
    9. Melepas Senja
    10. YANG TERGERUS
    11. Sajak Rindu
    12. Nukilan resah
    13. Hujan Musim Semi
    14. Suatu Hari…
    15. teka teki hati
    16. Ku ikhlaskan kau
    17. Cinta Yang Hilang
    18. Harmoni Cinta
    19. Rindu Yang Terbawa Waktu
    20. Yang Dulu Yang Manis
  3. Daftar Kategori Puisi
  4. Subscribe Puisi Putus Cinta
  5. Media Sosial Kami
  6. Link

Kumpulan Puisi Putus Cinta Hingga 2019

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Putus Cinta dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Putus Cinta yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2019.

RIBUTNYA HUJAN BERSAMA ANGIN

jiwa yang telah dikecewakan,
kini hidup dengan senyuman alam,
bagaikan cantuman kecil membaiki jiwaku,
kamu, kamu, dan kamu,
telah menceriakan hariku,
seolah-olah hatiku bergabung dengan tiupan angin,
aku bukan sendiri,
sedangkan daun yang berguguran itu penyeri hidupku,
aku berbahagia meskipun hujan membasahi tubuhku,
dengarkan nyanyian sepi hingga tawaku,
aku bisa memainkan watak dunia,
berjalan aku >>...

~ 7 ~

Akhir yang Bimbang

Aku tidak pernah tau
Rasa yang berawal sempurna
Menjadi tidak sempurna
Karna adanya keraguan

Aku tidak pernah tau
Hubungan yang berawal nyata
Menjadi tidak nyata
karna adanya ketidakpercayaan

Aku tidak pernah tau
Pilihan yang berawal tetap
Menjadi tidak tetap
Karna adanya ketidakyakinan

~ 5 ~

kau tlah bersamanya

Apa bila esok pagi
Kau terbangun,,
Lihat lah kaca jendelamu..

Ia kan basah…

Itu bukan embun pagi
yang turun dari
ARZY sana..

Tapi…
Itu adalah air mataku
yang tlah tumpah
Karena kau…
Telah bersamanya…

~ 0 ~

Kebenaran cinta

Putih kulitmu
Wangi harum itu
Membuat semua orang terpanah dan membisu
Rambut panjang dan lurus
Tidak menghalangi wajah cantik mu
Jika benar warna kulit tidak bisa mempersatukan kita
Apakah cinta bisa menghapus itu

~ 0 ~

Badai

Badai besar itu datang tanpa ku undang..
Asaku luluh lantak..
Saat kulihat bidadariku marah..
Pondasi cintaku pun runtuh dalam sekejap..
Menyisakan puing penyesalan yang mendalam..
Wahai bidadariku..
Dengarlah harapan dari sisa keyakinanku..
Ku ingin cinta kita sekuat karang..
Jangan biarkan rindu terkikis..
Jangan biarkan harapan kita menipis..

~ 0 ~

Daftar Puisi Putus Cinta Terbaik

Jika dalam 33 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Patah Hati yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Rindu Kangen cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Putus Cinta (termasuk kiriman sdr Arbani Yasiz diatas) tidak kami rubah, sekalipun jika ada typo. Hal ini guna menjaga originalitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Badai" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Putus Cinta terbaik.

Pemaknaan Puisi Putus Cinta Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Badai" yang telah disusun rapi hingga jadi Puisi 1 Bait oleh Arbani Yasiz mampu membuat kami mengerti apa arti Putus Cinta baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Putus Cinta lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberi masukan guna perkembangan kontributor sendiri.

Puisi Putus Cinta menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Pergi

Apa salahku?
Kenapa kebersamaan kami selalu diganggu..
Kenapa masalah datang
Mencuri kebersamaan dalam waktu..
Jangan pergi bidadariku
Jangan biarkan ku sendiri tersedu..

~ 3 ~

Pertolongan Tuhan

Ini benar nyata bagiku
Saat sendu tak lagi berlabu
Saat awan tak lagi kelabu
Saat haru menyeruak di kalbu
Tuhan..
Tak sedikitpun ingin ku berpaling
Dari duka yang kian hebat
Yakinku tetap tak tertanding
Pertolonganmu tak pernah datang terlambat

~ 4 ~

Melepas Senja

Menilik sepohon tua dari balik bilik
Dedaunan berguguran
Menumpuk layaknya sampah yang membusuk
Dengan warna merah tua dari cahaya di penghujung senja
Yang hangat nya menusuk hingga tulang rusuk

Sulit rasanya ketika aku mengira
bahwa Waktu terus saja berlalu tanpa aku tahu apapun
Kecuali bayang bayang yang datang untuk menghilang

Duka nestapa memeluk hampa
yang kau tinggal >>...

~ 2.5 ~

YANG TERGERUS

Sepi menyeruak,
dari raga yang t’lah lama tak sudah semarak

Kelam datang pula tak lantas lalu,
pada angin terhempas nan bisu

Malam sudah menggelayut,
tapi bintang tak juga kerlip, pekat tak surut

Ombak berdebut, menderu mengharu
Menyadar ‘kan jarak Bima yang bertuba, meragu
Ragukan hangat yang lama kian tak sambut

Setan pun tak lekas henti bertempik,
pada hati yang >>...

~ 0 ~

Sajak Rindu

Saat berhadapan denganmu
Aku terhimpit
Antara dimensi ruang dan waktu
Tak mampu mulut ini terucap
Rindu untukmu
Rindu akan cerita cerita kita
Yang penuh
canda tawa
lewat sajak ini
kulis kata
lewat puisi ini
sebagai bukti rindu yang tak terbendung lagi

~ 0 ~

Puisi Putus Cinta Pilihan

Ke-33 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Putus Cinta, Patah Hati, Rindu Kangen atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Putus Cinta kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis termasuk saudara Andri Bangun Prabowo, yang telah mengirimkan karya dan bersedia disejajarkan dengan puisi Putus Cinta pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka Puisi 1 Bait berjudul "Sajak Rindu" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Putus Cinta

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Putus Cinta ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Patah Hati, Rindu Kangen atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Putus Cinta berjudul "Sajak Rindu" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh Andri Bangun Prabowo pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Putus Cinta para pembaca.

Nukilan resah

Sabda malam ini sunguh mendayu-dayu,
Sehingga kulit jemariku bergeliak ingin menulis sebuah kata,
Aliran tangan yang mengikut susunan hati,
Tak kala ia mengikut perasaan,

Coretan batinku tak terbendung dengan amarah,
Bergetar tanpa segan,
Fikiran diawang-awang gundah gulana,
Di dalam jurang antara tirisan akar perasaan,

‘Hai sebuah perasaan’ sahut ragaku,
Menanyakan apakah ia baik-baik sahaja,
Namun tanpa kata >>...

~ 9 ~

Hujan Musim Semi

Tiada yang lebih merdu;
Selain suara hujan di musim semi itu;
Irama rintik rindu semestaku;
Menanti mekarnya bunga di pohon itu;

Tiada yang lebih candu;
Selain aroma hujan di musim semi itu;
Wewangian tanah yang berpalut rinduku;
Mempertegas kabut kerinduan >>...

~ 0 ~

Suatu Hari…

Akan tiba suatu hari yang dinantikan;
Ketika petikan dawai tak lagi menawan;
Dan kita bertatapan dalam kebisuan;
Namun mampukah kita pergi tak saling mengucap salam perpisahan?

Akan >>...

~ 8.5 ~

teka teki hati

malam telah tiba
kesunyian pun menghampiriku
kebimbangan turut menghampiriku
ada apa di dalam pikiran saya
teka teki semacam apa yang kau berikan
aku sulit mencari jawaban itu..
aku sulit menghilangkan kebimbangan itu..
tapi aku tak putus asa dengan teka tekimu itu..
pasti jawabanya aku belum menghubungimu sebelum malam tiba…

~ 4.6 ~

Ku ikhlaskan kau

Tangannya adalah pisau untukku
kakinya adalah hentakan senjata
yang selalu mencelakakan diriku,
mulutnya adalah serpihan racun
yang selalu menghantui hatiku
tatapan matanya adalah kesedihanku.

Dia rela membiarkan diriku
terjatuh dalam jurang kenestapaan,
Dia tega meninggalkan diriku
tanpa mengantongi izin dariku,
Dia begitu tega dan kejam
meninggalkanku dalam kesendirian.

Ku ikhlaskan kau pergi bersama
kekasih barumu disana, ku >>...

~ 0 ~

Puisi Untuk Putus Cinta

Putus Cinta telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah Moch.Farid Cahya Hendrawan, dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Putus Cinta berjudul "Ku ikhlaskan kau" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Putus Cinta.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Putus Cinta, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Putus Cinta adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Membuat Puisi Putus Cinta

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Putus Cinta singkat, ada juga tentang Patah Hati, puisi untuk Rindu Kangen, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah 3 Bait Puisi berjudul "Ku ikhlaskan kau", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan oleh saudara Moch.Farid Cahya Hendrawan.

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 33 Puisi Putus Cinta yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

Cinta Yang Hilang

Hujan sederas ini kemana kau pergi ?,
Tak seperti biasa kudengar suaraku sendiri,
Bisik yang entah menyampaikan apa,
Percakapan aku dan diriku yang hanya menghitung lubang-lubang luka.

Tiada lagi gema kataku yang kembali lewat bicaramu,
Atau pecah tawamu menyahut gurauku,
Tiada lagi dingin amarahmu,
Pagi tanpa sepasang mata yang biasa terpejam oleh kecupku,

Pada siapa akan kujatuhkan >>...

~ 0 ~

Harmoni Cinta

Cinta mulai memainkan not-not rindu,
Pada dawai senyum manismu,
Adakah kau lantunkan untukku ?,
Sebaris bait “aku mencintaimu” ?

Harmoni yang tercipta,
Bergema di dinding-dinding asa,
Mengikisnya menjadi air mata,
Hingga runtuh bersama usia.

~ 0.5 ~

Rindu Yang Terbawa Waktu

Dari manakah rindu ini terbawa,
Padahal heningnya biasa saja,
Hanya tak sadarkah aku,
Wangimu yang masih disudut kalbu.

240 purnama kukira telan kenangan,
Rentang yang cukup bagi sang bulan,
Namun justeru habis oleh batara kala,
Yang lapar kalap oleh derita.

Giras 49

~ 0 ~

Yang Dulu Yang Manis

Senyumanmu membuat aku hilang arah,,
Matamu seperti ingin menerkamku,,
Logatmu mengingatkanku akan dulu,,
Sifatmu yang berubah tak merubah apapun,,
Keberadaanmu mengganggu ku,,
Namun aku senang,,,bahkan sangat senang,,
Karena gangguanmu,,menjelaskan segala yang ada pada ku,,
Mengoreksiku,,,merobek satu persatu,,
Hingga berantakan.

~ 0 ~
Page 1 of 2:1 2 >

Penggolongan Puisi Putus Cinta diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Rindu Kangen kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Patah Hati ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.