Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Lingkungan dibawah. Atau ke Daftar Isi.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

11 Puisi Lingkungan (UPDATE 2019) ~ 500+ Contoh Puisi Bergambar

Kita selalu tidak akan bisa lepas dari lingkungan, baik itu alam, habitat bahkan lingkungan sosial masyarakat. Puisi lingkungan memberikan contoh sentuhan puitis pada pengalaman tentang lingkungan, keprihatinan terhadap lingkungan sekitar, yang akan memberi warna berbeda.

Puisi Lingkungan Bergambar

Puisi Lingkungan
Puisi Lingkungan bergambar diatas berjudul Aku Berada Kembali karya anonym Berikut cuplikannya:

Aku berada kembali
Banyak yang asing
air mengalir tukar warna,kapal kapal, elang-elang
serta mega yang tersandar pada khatulistiwa lain

rasa laut telah berubah dan kupunya wajah
juga disinari matari lain

Hanya

Kelengangan tinggal tetap saja
Lebih lengang aku di kelok-kelok jalan
lebih lengang pula ketika berada antara
yang >[...]

Kumpulan Puisi Lingkungan Hingga 2019

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Lingkungan dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Lingkungan yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2019.

Dari Bentangan Langit

Dari bentangan langit yang semu
Ia, kemarau itu, datang kepadamu
Tumbuh perlahan. Berhembus amat panjang
Menyapu lautan. Mengekal tanah berbongkahan
menyapu hutan !
Mengekal tanah berbongkahan !
datang kepadamu, Ia, kemarau itu
dari Tuhan, yang senantiasa diam
dari tangan-Nya. Dari Tangan yang dingin dan tak menyapa
>[...]

Pada Suatu Hari Nanti

Pada suatu hari nanti,
Jasadku tak akan ada lagi,
Tapi dalam bait-bait sajak ini,
Kau tak akan kurelakan sendiri.

Pada suatu hari nanti,
Suaraku tak terdengar lagi,
Tapi di antara larik-larik sajak ini.

Kau akan tetap kusiasati,
Pada suatu hari nanti,
Impianku pun tak dikenal lagi,
Namun >[...]

Anak Nakalku

kemana saja kamu hingga kotor mukamu,,
kesayanganku dengan muka yang kotor,,
aku mencarimu sampai ikut kotor,,
dan mencuci semua bajumu,,
aku menemukan permen karet di sepatumu,,
aku tahu itu permen karetmu,,
dan aku tahu kamu bermain di tempat sampah,,
aduuh,, pusing rasanya,,
melihatmu,,
namun aku tak >[...]

Cinta Hukum

Walau jarak kita bagai matahari dan pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular
Yang tak terbatas…

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku >[...]

Masyarakat

Puluhan, ratusan bahkan ribuan,
Lalu lalang manusia bertebaran di muka bumi,
Terbagi oleh wilayah-wilayah,,
Banyak harapan, banyak perbuatan,,
Setiap harapan beda dengan yang lain,,
Pengurus wilayah pun dipusingkan denganya,,
Ada yang berjuang keras demi persatuan
Ada yang jadi malas karena lelahnya..
Setiap wilayah dibuatnya aturan untuk mempersatukannya,,
[...]

Daftar Puisi Lingkungan Terbaik

Jika dalam 11 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Kehidupan yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Pahlawan cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Lingkungan (termasuk kiriman sdr anonym diatas) tidak kami rubah, sekalipun jika ada typo. Hal ini guna menjaga originalitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Masyarakat" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Lingkungan terbaik.

Pemaknaan Puisi Lingkungan Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Masyarakat" yang telah disusun rapi oleh anonym mampu membuat kami mengerti apa arti Lingkungan baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Lingkungan lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberi masukan guna perkembangan kontributor sendiri.

Puisi Lingkungan menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Koran Peradaban

Angin menghela nafasnya,
Seolah beban membawa cuaca,
Pucuk pepohonan menari tarian gila,
Mabuk oleh air haram manusia.
Bumi malas menjaga anak-anak,
Lempeng-lempeng kerak yang selalu berjingkrak,

Manusia kian lihai berdusta,
Lengkap dengan topeng-topeng baja,
Hati bersembunyi entah dimana,
Haha… mungkin takut pada tuannya.

Tiada arah jalan untuk >[...]

Televisi

Sejak tabung sinar katoda
sihir telah bersentuhan dengan dunia
sinarnya merusakmu, tentu saja
turut mengubah perilakumu

Kini kau menyentuhnya
menggesernya ke kanan dan kiri
seolah kalian berinteraksi, padahal hanya
kau yang terpedaya sinar dan sihirnya

Drakula dan Kelelawar Berdasi

Kalau saja Bram Stoker orang Indonesia di jaman kini
inspirasi drakula adalah mereka para kelelawar berdasi
menghisap darah sesama
menyedot kering harga diri keluarga

Bagaimanapun juga mereka makhluk nokturnal bertopeng sahaja
penjara tak membuat mereka jera atau menyerah
kelelawar berdasi bukan manusia yang makan nasi
mereka hanya butuh kursi >[...]

Sudut Pandang

Kita lahir dari rahim yang sama
Membuka mata di saat berbeda
Aku menolongnya kau mencacinya
Tapi kau yang jeli dan aku tertipu belaka

Ini hanya masalah sudut pandang
Menganggap kaya berlebihan atau miskin keterlaluan
Mata rahim melihat itu semua seimbang
Kita semua lahir dari rahim yang sama, rahim keadilan

Minggu pagi

Kapan kali terakhir kita merasakan mata yang memandangi sibuknya burung gereja,
hinggap diantara ruas pohon muda,
tarikan nafas lega sedalam dalamnya,
tak mendengar bunyi klakson dan getar motor menyala,
hanya bunyi ayam jantan dan burung gereja,
masihkah kita sempat menikmati dingin dan malasnya minggu pagi,
Mungkin disaat inilah, kebaikan, >[...]

Puisi Lingkungan Pilihan

Ke-11 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Lingkungan, Kehidupan, Pahlawan atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Lingkungan kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis termasuk saudara PencilSpirit, yang telah mengirimkan karya dan bersedia disejajarkan dengan puisi Lingkungan pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka puisi berjudul "Minggu pagi" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Lingkungan

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Lingkungan ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Kehidupan, Pahlawan atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Lingkungan berjudul "Minggu pagi" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh PencilSpirit pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Lingkungan para pembaca.

Penggolongan Puisi Lingkungan diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Menu Tambahan kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Kehidupan ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.