Puisi Kehidupan kumpulan sajak kiriman netizen, update tiap hari.
Anda bisa simak, bacain, voting, komen atau download sebagai gambar story/status. Lihat Daftar Puisi.

Kirim Puisi Sekarang
MENU

430 Puisi Kehidupan Renungan Makna Hidup Dan Motivasi ~ Laman 2 dari 22 (page 2)

Beli pulsa, cek kuota berjalan, lihat riwayat pembelian pulsa Telkomsel kini tinggal tanya Veronika asisten virtual kemudian ikuti cara akses melalui facebook, whatsapp, telegram, line kamu.

Tanya

Kepalaku penuh dengan tanya tanpa jeda,
Layaknya asisten pencari makna,
Dari berhamburnya potongan-potongan realita,
Yang dilalui waktu dan peristiwa.

Mungkin sebab akibat telah memenjara,
Bahwa segala sesuatu harus ada keduanya,
>...

9

Negeriku

Negara darurat
Polisi merapat
Melindungi sang konglomerat
Sedangkan rakyat merapat

Negara bersandang demokrasi
Namun tuli akan aspirasi
Keadilan hengkang
Rakyat membangkang

Tak ada lagi negara damai
Negara yang permai

Bangsa ini kaya
Indah >>...

10

Pilihan

Jauh sudah ku melangkah
Dalam kabut anjasmara
Hati bergidik tergetar
Mati raga
Angan sirna
Kujalani pilihan ini
Kuminum Air pahit sebagai pelepas dahaga
Lebatnya rimba hanyalah ilusi asa
Yang kutahu >>...

0

Terbelah jiwaku di masa lalu

Aku seperti sendiri
Dalam lingkaran massa yang aktif
Mereka sibuk tiada arti
Mengais sesuatu harga kumulatif

Aku seperti sendiri
Di dikte ideologi masif
Tertuang dalam petisi-petisi
Berisi dikotomi era produktif

Boleh kah >>...

9

Candu Gebu

Aku bertanya disebulir air
Tentang harap yang sungkan kukecap
Tentang asa yang mulai merenta
Adakah alasan untuk ku mencandu gebu?

Hening,
Hanya hening diantara bening yang sayup-sayup memeluk dalam gigil
Dalam >>...

9

Tantangan Siang

Hebatnya terik 12 pas
Kabut jadi kepulan panas
Lembut berubah cadas
3 jam tak jua puas,

Apalah aku hanya penikmat
Segala benda cair dan padat
Terang warna semakin pekat
Diatas bumi >>...

10

KE HIDUP AN

Mentari terbit diujung japan
menyinari pagi dengan senyumnya
membinasakan semua mata
tatkala ia menjelajah negeri fana

Aku melihat..
sesosok wanita tua yang rapuh
duduk bersimpuh ditepi adimarga
membalik punggung tangan menghadap >>...

1

Sebelas-Sebelas

Kala itu simfoni qolbuku tak menentu
antara bahagia dan kecewa
cerita dan nyata
ternyata tak menyatu
tak mampu kudiamkan semua ini
qolbuku terus mencari
kemana jalan yang harus kutapaki
hingga >>...

0

Cahaya Kalbu di Pagi Hari

Pagi hari
Aku sendiri
Munculah cahaya matahari
Aku merenungi

Merasakan angin sepoi-sepoi
Kurenungi alam ini
Menemukan obat hati
Agar selalu dekat dengan ilahi

Begitulah cahaya hati
Kegundahanku berakhir disini
Hatiku terobati
Seperti >>...

10

TERKIKIS OLEH WAKTU

Dahulu aku ingin mengubah DUNIA,
Tujuan yg sebenarnya MULIA,
Bukan sekedar untuk berita-RIA,
namun entahlah…
Sekarang semuanya terlihat sia-SIA.

Jika memang tidak TERSEDIA,
Sekarang keiinginanku hanyalah membuat kelurgaku BAHAGIA,
Sebab hanya >>...

0

RINDU

Jangan berdebat dengan rindu
Karna hanya bertemu itu yang ku mau
Jangan tanya betapa ku rindu
Karna hanya dirimu obat rindu ku

Semua terhempas terbawa angin
Hanya rindu yang tak ikut >>...

8

Hujan Menuju Esok

Rebah sejenak
Kau bilang tidak kuat berjalan
Tenang, aku duduk merangkulmu
Malah petang yang kau cari
Bukankah dia sudah pergi
Masih seperti kemaren
hanya hujan tak seramai pasar malam

Ku pesankan >>...

0

DESA KELAHIRANKU

Di desa ini aku dilahirkan
Bersama waktu iringi senyuman
Panorama yang indah dan menakjubkan
Menyatu dalam kehidupan

Saat pagi disapa oleh mentari
Gemercik air terdengar bagai melodi
Udara yang segar tanpa >>...

0

SATU HARI

Ayam berkokok menyambut pagi
mengisi perut dengan roti beragi
secangkir teh menambah energi
merangsang senyum yang siap dibagi

Matahari memancar sepanjang siang,
namun teriknya ditangkis oleh AC milik mereka yang ber-uang,
>...

7

Angin Pengembara

Hembusan angin datang menerpa
Mengalun bersama melodi irama
Menemani kesunyian hampa
Menyelimutu hati seorang hamba
Membalut luka di dalam dada
Mengobati sakit yang terasa
Mencengkam perasaan yang mendalam
Mendekap rindu >>...

9

DI BINGKAI LUKISAN SORE

Nada kukila tertata jiwa,
mengalun perlahan renjana.

Lembut namamu kusebut.

Diam-diam lalu beringsut.

Jalanan yang telah kusimpan dalam musim.

Ialah jalanan yang telah lama kukenal.

Namun melintasi jalan yang asing >>...

10

Selamat Pagi Kawan

Bahkan ketika langit sedang murung
tanpa sebait pun kicauan burung,
ini tetaplah tempat
dimulainya berbagai macam geliat.

Dahulu sekali,
aku hampir selalu melewatkan tempat ini dalam kendaraan bernama mimpi.
Aku >>...

4

Selamat Sore Kawan

Pada satu arah,
pada celah antara langit yang merekah
dan bumi yang tengah sumringah,
ada sebuah petualangan
mengarungi keabadian.

Pada arah lainnya,
melalui halaman dan pintu rumah
dengan riasan sederhana,
>...

8

Selamat Malam Kawan

Agar kau lebih percaya
bahwa aku memang bukan peniru, kukirimkan padamu sebungkus cerutu
dan salam dari si Guevara.

“Merokok kala senggang ialah sobat sejati bagi tentara yang kesepian,” katanya.

Ia >>...

0

DI HALAMAN MUSHOLA

Ada mega merah dadu di halaman mushola.
Bulan sipit mengernyit.
Anak-anak TPA mengayuh angin, mengejar Alif ba ta.

Ada mega merah dadu di halaman mushola.
Bulan jelalatan, matanya mengerling nakal.
Anak-anak >>...

10