Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Rindu Kangen dibawah. Atau ke Daftar Isi.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

64 Puisi Rindu Kangen (UPDATE 2019) ~ 500+ Contoh Puisi Bergambar

Puisi Rindu atau kangen adalah contoh kumpulan puisi tentang rindu kekasih atau kangen pacar, seringkali kita memuaskannya dengan menelpon atau sms, namun itu tak serta merta menepis segala rasa kangen yang ada, bisa-bisa malah akan menjadi semakin rindu. Kangenku padamu tak hanya sepintas lalu, rinduku ini adalah akumulasi dari pertemuan kita, yang tak letih melapisi seluruh bongkahan cinta, sementara lapisan yang dihasilkan adalah kangen yang bertambah satu. Puisi Kangen ini adalah salah satu media bagaimana indahnya rinduku lewat kata, meskipun tak mampu mewakili semua, namun ini abadi menjadi karya puisi rindu yang sempurna untukmu. Kangenku menjadi bait-bait puisi, kerinduan yang seringkali menerpaku dalam sepi.

Puisi Rindu Kangen Bergambar

Puisi Rindu Kangen
Puisi Rindu Kangen bergambar diatas berjudul Salam karya Farah Alk. Berikut cuplikannya:

salam-salam ku kirimkan dari sudut kota,
untukmu, pria berwajah dingin namun menghangatkan
aku titip salam untuk mama mu,
agar mengingatkan mu makan teratur
dan jangan terlalu larut dalam perkemahan
nanti kamu rindu aku,
senja di penghujung hari
jaga dirimu baik-baik.

Kumpulan Puisi Rindu Kangen Hingga 2019

Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Jangankan kok baca puisi Rindu Kangen dengan kata-kata kiasan. Membaca buku saku saja semakin berkurang. Walaupun ini dipengaruhi banyak faktor, tetap saja merupakan kemunduran. Oleh karena itu, kami berusaha untuk memberikan fasilitas melalui jalur penulisan puisi.

Kami telah menyusun kumpulan karya puisi Rindu Kangen yang merupakan kiriman para kontributor hingga tahun 2019.

Alam dan Firasatnya

Firasat mungkin sekiranya adalah sebuah pertanda.
Bagaimana alam mencoba terus untuk berbahasa.
Mengirimkan tandanya lewat sekelebat halimun.
Kemudian larut menjadi tetes-tetes air hujan.

Dan bila sekiranya kita tak lagi mampu memahami,
Pesan apa yang terpahat pada ranting-ranting pepohonan.
Dan bisikan apa yang tercipta dibalik riuh angin yang bertiupan.
Sudakah >[...]

Takkan Terganti

Semua yang kukira indah
Menjelma menjadi kelabu
Awal yang kukira mutlak seakan lepas
Menjadi kilauan masa lalu

Sesuatu yang kukira terjadi
Takkan pernah kembali
Sampai tersadar bahwa kamu
Takkan pernah terganti

Masa Yang Ditetapkan

Masa seolah-oleh telah berakhir,
Aku tahu akhirnya,
Aku duduk pada masa yang telah dilalui,
Melaluinya dengan merindui masa yang dah berlalu,
Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling aku sayang,
Akan merinduinya dipersimpangan masa saat jalan sendirian..

Rindu Bukan Milikmu Saja, Sissy

rindu bukan milikmu saja
pejamlah, lihat yang lesat dari mataku
mencerabut denyut hati tanpa permisi
menarik kata dari puisi
hampir-hampir kehilangan arti
dalam ketidakrelaan ketiadaanmu
membilang detik-detik hampa
mengukur waktu kian berdebu
masih dengan rindu yang sama
setiap yang kutemui merupa dirimu
impian utuh memanggil >[...]

Menunggu Pulang

pulanglah sayang
hati yang mencintamu menunggumu
bagaimana harus kujelaskan rasanya terbelenggu rindu

jangan tersesat sayang
cinta akan membawamu pulang
tidaklah hatimu merasa sendirian
selalu ada rindu bersamamu

hari-hari tanpamu
separuh aku lepas
memburumu kian kemari
hingga negeri-negeri jauh
beri aku kabar indah dari bukit-bukit Luzern
[...]

Daftar Puisi Rindu Kangen Terbaik

Jika dalam 64 daftar ini tidak memuaskan kalian, silahkan telusuri kumpulan Puisi Putus Cinta yang telah kami susun. Jika kalian mencari contoh puisi untuk tugas sekolah atau sebagai referensi tugas kuliah, mungkin daftar Puisi Sahabat cocok.

Sebagai wujud apresiasi kami terhadap para kontributor, setiap kiriman puisi Rindu Kangen (termasuk kiriman sdr Praminto Nugroho diatas) tidak kami rubah, sekalipun jika ada typo. Hal ini guna menjaga originalitas karya, selain itu kami juga memberi kebebasan pembaca untuk menilai. Kami mengajak para pembaca juga ikut mengapresiasi dengan memberikan fitur rating, ada 10 bintang pada masing-masing karya (silahkan cek di "Menunggu Pulang" diatas). Ini bertujuan untuk menentukan peringkat pada kategori puisi Rindu Kangen terbaik.

Pemaknaan Puisi Rindu Kangen Dari Kontributor

Pemaknaan atau intepretasi pada sebuah literatur sangat penting, misal karya berjudul "Menunggu Pulang" yang telah disusun rapi oleh Praminto Nugroho mampu membuat kami mengerti apa arti Rindu Kangen baginya. Sehingga pesan sesungguhnya dari sebuah karya tersampaikan dengan baik.

Menurut kami feedback dari pembaca puisi Rindu Kangen lain sangat penting, bagi para penulis. Inilah yang mendasari kami untuk mencantumkan kolom komentar sebagai sarana para pembaca memberikan saran atau pemahaman yang membangun. Kritik dan saran itu penting, sepanjang disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Diniatkan untuk memberi masukan guna perkembangan kontributor sendiri.

Puisi Rindu Kangen menampung sebanyak-banyaknya tulisan. Memberi kesempatan para penulis berbakat diluar sana untuk bergabung dan berkembang bersama pembaca PuisiPendek.Net.

Rindu

Hari sudah berganti lagi
Mendungku masih seperti kemarin
Seperti saat kau tinggal aku sendiri
Tanpa kata pisah kasih
Kurindu langit cerah
Burung-burung terbang diantaranya
Lalu kita menyaksikan
Dibawah pohon cinta berakar kepolosan
Sayang hari-hari baru membawa kita
Dewasa dalam kenaifan dunia
Tak lagi kulihat ketulusan
[...]

Kerinduan

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus
Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu
Dan ku berharap kau merasakan rinduku

Rujuk dalam Peluk

Ada tenteram mengukir dalam, tatkala dua jasad berrengkuh bersuam.
Tidak menimbul menenggelam, melainkan memilih untuk bersemayam.
Menolak menjelma kelam, tegas bergemerlap lir pualam.

Ada nihil terpatri pada diri, hanya mengisi sekiranya kamu kembali.
Dan kerinduan menari-nari, lekaslah kasih bawa rindumu jua menemani.

Kecewa Itu Bukan Ketakutanku

aku tak takut untuk kecewa,
terus mencuba berkali-kali,
cinta akan ku berikan seluruh jiwa,
sahabat kan ku jaga hingga ke akhirnya,
aku masih punyai kudrat untuk teruskannya,
terus mara kehadapan,
bila tak mampu kan ku nangis,
lap air mata dan teruskan berjalan pada jalan dunia,
sayang! jeritku >[...]

Rindu

Merindukanmu adalah air mata
berderai dalam kesepian tanpa suara tanpa bahasa.
Yang penuh dengan ketakutan
yang terus menerus meresahkanku.
namun memendam selaksa rindu yang masih tertahan dibibir waktu.

Puisi Rindu Kangen Pilihan

Ke-64 yang kami publikasikan sudah melalui tahapan pemilihan, dari sekian banyak karya yang masuk. Kami berharap para penulis lebih semangat dalam berkreatifitas seputar tema Rindu Kangen, Putus Cinta, Sahabat atau tema yang lain. Bukan untuk kami, tapi untuk kalian (para penulis) sendiri. Kami tidak berharap semua karya puisi Rindu Kangen kalian bakal dikirimkan disini, karena kami sadar bahwa kami hanya mampu memberi fasilitas bukan reward.

Oleh karena itu perlu kami sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya untuk para penulis termasuk saudara Senja kala, yang telah mengirimkan karya dan bersedia disejajarkan dengan puisi Rindu Kangen pilihan lain. Kami telah sebutkan bahwa kami tidak bisa memberi royalti apapun. Karena persetujuan tidak tertulis tersebut disitus kami, maka puisi berjudul "Rindu" bisa kami publikasikan. Bukan karena kami tidak mau atau tidak menghargai, melainkan karena kami memang belum mampu terutama dari segi finansial. Semua alokasi dana iklan adalah untuk membuat website ini terus berjalan, bahkan kami sering tidak mendapat upah apapun dari waktu dan tenaga yang kita berikan.

Karya Puisi Tentang Rindu Kangen

Memberi adalah hal yang baik bagi kita, karena memang jauh lebih mulia dari meminta. Termasuk juga dalam bentuk Puisi Tentang Rindu Kangen ini. Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kenapa sih memberi berupa puisi? Karena melalui puisi yang dibikin dari hati, baik itu tentang Putus Cinta, Sahabat atau yang lain, nyampainya di hati pula. Seperti puisi Rindu Kangen berjudul "Rindu" diatas, yang menurut kami cukup memberi kesan, pesan yang disampaikan oleh Senja kala pada siapa saja yang membaca. Kesan inilah yang diharapkan mampu menggugah perasaan terdalam dan makna dibalik puisi Rindu Kangen para pembaca.

Lembayung Rindu

Matahari mulai kembali ke peraduannya
Menghasilkan lembayung indah
Yang menghias angkasa raya
Sejauh mata memandang

Aku melangkah dengan lunglai
Setelah kudapati fakta mengiris hati
Tawa canda yang menghiasi hari
Kini direnggut suratan takdir

Jarak yang terbentang
Menghasilkan rindu yang terlarang
Dihiasi air mata
Dan sebuah keikhlasan

>[...]

Masih Merindu

Rasanya ingin menangis
Melihat kau bersamanya
Rasanya hati teriris
Memendam cinta padanya

Putus tapi sayang
Berpisah tapi terkenang
Kisah lalu selalu membayang
Mengganggu ingatan, mimpi dan bayang

Taukah kamu..
Jika malam, mata tak terpejam
Rasa ini begitu menghujam
Dalam hati tetap menunggu
Dalam hati tetap >[...]

Dunia dalam Hujan

Tiada yang tahu kejatuhannya tanpa asal muasal;
Tiada yang melupa dimana sang hujan tercurah;
Ia yang hanya jatuh berlinangan terbasahi penuh sesal;
Ia yang menanti ketiadaan hari-hari yang cerah;

Terberkatilah wahai pepohonan yang berdesah;
Terberkati jualah hati yang menanggung gelisah;
Meneteslah wahai keakuan butir-butir awan;
Terlepaslah apa yang seharusnya >[...]

kerinduan yang mendalam

Gelap Nya malam Ini Dan hembusan
angin yang kencang
membuat ku Rindu akan seseorang.

seseorang yang kini pergi entah kemana.
dimana. siapa. aku pun tak tau.
yang aku tau sekarang aku Merindukan Dia.

dia yang jauh dari pandangan mata ku saat ini.

aku dan kenangan indah
[...]

secangkir kopi rindu

Pahitnya merindukanmu ibarat kopi robusta,
yang tidak tahu kapan ia berbunga,
seperti dirimu yang entah kapan ku harus melupakan, namun hanya diberikan kepahitan tanpa kemanisan.

senyumanmu ibarat sebuah creamer pekat, menenggelamkan kepahitan dari kopi robusta,
tapi menipu rasa,
keaslian rasa cinta yang engkau ucapkan.

aku ingin dirimu itu seperti kopi arabika,
[...]

Puisi Untuk Rindu Kangen

Rindu Kangen telah memberi kita warna dalam hidup. Sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk menggali esensi dari keberadaannya. Salah satu penulis yang mampu adalah eka tekno, dia mampu mengemas dalam rangkaian bait dan diksi. Kedalaman makna yang ada di dalam puisi Rindu Kangen berjudul "secangkir kopi rindu" mampu memberi pesan pembaca untuk hubungannya dengan Rindu Kangen.

Mungkin akan mudah membuat esai untuk menggambarkan tema ini, namun jika sampai pada bentuk puisi Rindu Kangen, kalian akan menghadapi banyak tantangan. Kalau bisa kami jabarkan, tantangan membuat Puisi untuk Rindu Kangen adalah, meringkas semua menjadi beberapa kalimat saja, mencari kiasan yang cocok, memilih diksi yang tepat, menyusunnya agar mudah dipahami pembaca, dan lain sebagainya.

Diksi Membuat Puisi Rindu Kangen

Puisi Pendek berisi juga kumpulan puisi Rindu Kangen singkat, ada juga tentang Putus Cinta, puisi untuk Sahabat, dll, yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah berjudul "secangkir kopi rindu", makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Namun demikian bukan berarti mudah untuk membuatnya, dibutuhkan kejelian memilih dan memilah diksi, seperti dicontohkan oleh saudara eka tekno.

Bait pendek dan singkat jadi tantangan tersendiri dalam membuat sebuah karya, dibutuhkan imajinasi. Namun seringkali imajinasi terjebak dalam diksi dan abstrak untuk dituliskan secara singkat. 64 Puisi Rindu Kangen yang kami berikan diharap mampu menjadi pendorong lahirnya sastrawan. Pujangga dan penyair-penyair baru yang mewarnai kekayaan dunia seni serta mampu memberi inspirasi. Melalui sajak dan bait.

Explains

I give my words
Before I try to explain all,
I dont want you’ll wrong thinking and I have wrong feeling.. All people were think wrong that
I live without you.
Please, Dont break me down.
It can make me lost my feeling to you, when you always make me >[...]

Hujan yang Melukiskanmu

setiap awan yang menampung kenangan akan selalu bermurah hati untuk mencurahkannya saat musim hujan bertandang.

seperti hari ini, hujan di kotamu kembali menyaji alinea yang pernah kita tinggali dan setiap jalan akan menggenangkan ingatan yang pernah kulewati saat aku pulang sembari memutar kisah tentang hari yang kita lewati bersama senyuman dimana waktu menjadi kita yang >[...]

Suatu Hari [Jika]

Jika suatu hari nanti, aku tak sanggup lagi.
Tapi dalam bait-bait sajak ini
Kau telah hembuskan nafas imagi

Jika suatu hari nanti, aksaraku tak terbaca lagi
Tapi di antara larik-larik sajak ini
Kau masih tetap sebuah inspirasi

Kelak, jika suatu hari nanti, impianku tak kekal abadi
Namun ada cinta pada >[...]

Tanpa Tanda Tanya

adakah yang harus dipertahankan
dari sebuah diam?
bertahan dengan tanpa perasaan
atau hanya ada dingin yang tersekam?

bagaimana bila dadaku lebih mengharap
silir dari pengembaraan yang tak terjejakkan
sekedar memastikan bahwa kita masih ada
lalu saling berjanji untuk bertemu
di sebuah senja dan saling mengucapkan cinta?

Page 1 of 4:1 2 3 4

Penggolongan Puisi Rindu Kangen diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Sahabat kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Putus Cinta ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.