Untuk melihat gambar, silahkan pilih judul Puisi Cinta dibawah. Atau ke Daftar Isi.

Kirim Puisi Sekarang
Menu

166 Puisi Cinta Romantis Menyentuh Hati ~ UPDATE 2019 ~ Page 2 of 9 (page 2)

Sajak Nostalgia

Senja telah berakhir ketika gelap perlahan menyapa
Kulanjutkan langkah yang terhadang nostalgia
Hingga bayangmu menjelma pesona
Dan melutku celoteh tentang rindu
Mengajakku berkelana diantara belukar lebat
Yang buatku keringat untuk sesaat terasa nikmat
Pelukmu yang berat hilangkan segala sesak
Senyummu merambat mengoyak bilik jantungku
Aku terkapar dicelah-celah angin
Membelai dan mejilatiku dalam bisu
Hingga kecupmu >>...

~ 3.3 ~

Kala Bumi Terguyur Hujan

KALA BUMI TERGUYUR HUJAN

Kita bertemu kala bumi terguyur
hujan dan kita berbagi payung
menuju masing peraduan sambil kenalan.

Kita berbagi kisah sembari bumi terguyur
hujan dan senyuman kita saling bertatapan.
Kita berdua sedang kasmaran.

Kita berjanji kala bumi mendung menunggu hujan.
Kataku adalah katamu dan kata-kata kita
berjalan seiringan.

Kita becumbu tak peduli bumi berlumur hujan
Seolah kita >>...

~ 0 ~

Rasa Halu

Kita adalah sepasang sepatu yang tak pernah berpisah
Hingga kini ku menyadari bahwa salah satu sepatu tersebut akan menghilang tak tau arah
Aku sangat takut sekali jika itu akan terjadi pada diri kita
Atau mungkin saja aku hanya dihantui oleh rasa halu yang membara

Setiap malam aku selalu bermimpi bahwa salah satu sepatu tersebut tak lama >>...

~ 0 ~

Bodoh

Kalau aku mencintai
Aku mau berguru pada matahari
Yang mencintai pohon dan seluruh alam
Menghidupi
Menumbuhkan
Tanpa harap apapun
Tetap hangat
Menyelimuti,
Sampai kapan pun

~ 0 ~

Bingkisan untuk maharani

Tersapa kau yang ingin ku panggil senja
Cahaya jingga berseri merona
Hanya bisu tenangkan suasana

Kedap tak bersuara bibir tak kuasa berkata
Terpaku pada kilauan silaukan mata
Sejanak ku merasa mengapa??
Keluh lidah cipta nestapa
kala tatanan tak seirama

Merongrong tertahan ingin kumuntahkan
Kata cinta tak sempat ku sampaikan
Sebab masa tak beri kesempatan
Pada gema berpantulan >>...

~ 3 ~

Rasa dan Asa

Ada langkah terhenti kala jemari tangan tak bisa mendekap erat
Ada cinta masa lalu yg perlahan pergi tinggalkan kenangan
Sedih bukan hal yg harus di ungkapkan pada sosok yg pergi tinggalkan tonggak murung menerka jawaban tak bertuan
Ribuan guratan wajah tunjukan arti ketulusan di anggap sebuah permainan cinta tak bertuan

Adakah luka dalam yg dapat di >>...

~ 2 ~

Teresapi

Senyuman senja tampak hari ini
Indah pelangi warnai penuh arti
Siapa.? apa..?
Penuh tanya berusah bertanya
Jawaban semu hanya lukisan singkat tak bermakna

Samar bisikan datang lintasi rungu
Datang menusuk penuhi kalbu
Tersentak dan terpaku
Pada kilauan indah cahaya biru

Renyah tawa hiasi hari
Teresapi penuh arti
Tutur manis sejukan hati
Aksara bermain tanpa henti
Lentik jemari >>...

~ 2 ~

DI PENGINAPAN

Dadaku ruang kosong yang tenang
sebuah rumah segumpal hati yang hancur
dari nyala yang ingin lepas dari tubuh.

Kau bahan logam terbaik
yang memerisaiku
dari gempuran kesedihan.

Mata kau istal megah
tempat kuda-kuda paling tangguh singgah
dan di beri makan.

Jalan masih terjal
dan setapak berbatu.

Aku memainkan lagu sumbang
dari interpretasi bebas parasmu
yang >>...

~ 1.5 ~

menerkam asa

Aku rela…
Jika harus memandangimu walau tak sedikitpun tersudut senyum di bibirmu.
Aku sanggup..
Jika harus berkali-kali di tampar oleh kata-kata mu yang tak pernah mau menerimaku..
Aku terima..
Jika kau terus-menerus menyuruh ku untuk pergi tinggalkan mu dan jangan pernah kembali.. katamu!

~ 1 ~

Biar Tuhan saja yang tahu

Engkau memang bukanlah mentari, tapi kau mampu menghangatkan hari…
Laksana bulan purnama di malam hari, engkau mampu menerangi masa lalu kelam…
Engkau bagaikan hujan yang mampu membasahi ketandusan hati…
Bagai debur ombak jantung ini ketika berada di dekatmu…
Andai saja engkau tahu, hati ini ingin memiliki…
Namun bibir ini terasa kaku untuk menyampaikan kata…
Biar >>...

~ 1 ~

Kerinduan

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus
Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu
Dan ku berharap kau merasakan rinduku

~ 0 ~

Aku Dan Purnama

Ku pandangi langit,tanpa bintang
Hanya purnama yang terang
Sendiri diatap bumi
Purnama pandangi bumi,hampa penuh sunyi
Hanya aku diam sepi
Sendiri didasar bumi
Aku menatap purnama
Purnama menatap aku
Aku,
Purnama,
Terdiam

~ 1 ~

Sebuah Bayang

Aku adalah sebuah bayang
Mencari sang pemilik bayang
Sembunyi ia dalam bayang
Siapakah sang pemilik bayang?
Aku terdiam,terpaku
Haruskah aku berlari tanpa arah?
Lelahlah jikalau aku tak berhenti
Haruskah aku mengikuti sungai?
Itu bukanlah aku
Adakah lilin untuk melihat cermin?

~ 0 ~

Kebenaran cinta

Putih kulitmu
Wangi harum itu
Membuat semua orang terpanah dan membisu
Rambut panjang dan lurus
Tidak menghalangi wajah cantik mu
Jika benar warna kulit tidak bisa mempersatukan kita
Apakah cinta bisa menghapus itu

~ 0 ~

puisi hati

mencintamu….
itu keinginanku……
memilikimu…..
itu tujuanku……
bersamamu…
itu anugerah,
yang terindah dalam
hidupku.

~ 0 ~

R U M I T

Masa itu, aku suka sekali melihat kamu.
Hari itu, aku kagum pada paras dirimu.
Setelah itu, Rindu pula yang hadir rasa ingin selalu menguasai menjadi egois.
Kamu ilusi, yang aku ciptakan antara kenyamanan dan harapan.

Sempat tersirat, kamu akan jadi milikku.
Ingin ku genggam tapi sangat rumit.
Banyak orang yang menginginkan dirimu, dibandingkan denganku hanya mimpi >>...

~ 0 ~

Nada Tunggu

Aku benci dengan nada tunggu di hp ku..
Membiarkanku dalam ketidakpastian..
Merebakkan kepedihan tanpa kepedulian..
Bidadariku..
Jawablah panggilanku..
Jangan menggantungku untuk mendengar suaramu..
Ku rindu dengar kau sebut namaku..
Ku nestapa tak mendengar tawamu..

~ 0 ~

Aku denganmu tanda tanya

Suatu saat aku dan hujan menceritakan kisah sama
Ia tentang dirinya dan seseorang katanya.
Tentang daun dan hujan yang dijadikannya berpasangan
Bahwasanya semua diduna demikian.
Aku denganmu tanda Tanya
Apakah seperti kata hujan pada para pengagumnya ??
Mengaku aku ini para pencipta yang berpasangan.
Semua jadikan aku bahagia.
Aku denganmu tanda Tanya.

Madiun,2017

~ 0 ~

Restu

Kami masih disini
Menanti walaupun tak pasti
Harapkan restu orang tua menghampiri
Hilangkan semua keraguan hati
Dukunglah kami wahai semesta
Lindungi perjuangan ini
Sang Maha Pencipta
Agar restu ini nyata
Agar cinta ini dapat terjaga

~ 0 ~

Cincin Sempurna

Jangan minta ku ikat hatimu dengan benda
Karena ku ingin mengikatnya dengan cinta
Cincin itu memang menawan
Tapi cintaku lebih mendalam
Akan kuganti hikayat cintaku dengan umpama
Karena cintaku..
Jauh lebih sempurna

~ 0 ~
Page 2 of 9:< 1 2 3 4 5 > Last

Penggolongan Puisi Cinta diatas bukan kami yang melakukan, melainkan pilihan para penulis sendiri. Sehingga bila pada kategori selanjutnya yaitu Puisi Guru kalian (para pembaca) menemukan beberapa puisi yang tidak cocok, maka hal ini diluar kuasa kami.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ? Ini lantaran pada form pengiriman puisi tidak bisa memilih dua kategori sekaligus. Jadi apabila penulis sudah memilih Puisi Binatang ini sebagai kategori, maka tidak bisa memilih yang lain.